Usai Bertemu, Prabowo dan Surya Paloh Sepakati Tiga Hal Ini

Minggu, 13 Oktober 2019 - 21:51 WIB
Usai Bertemu, Prabowo...
Usai Bertemu, Prabowo dan Surya Paloh Sepakati Tiga Hal Ini
A A A
JAKARTA - Ketua Umum DPP Partai Gerindra, Prabowo Subianto dan Ketua Umum DPP Partai Nasdem, Surya Paloh telah selesai menggelar pertemuan secara tertutup. Prabowo mengatakan, pertemuan ini merupakan pertemuan persahabatan yang meski sempat mengalami perbedaan politik dalam pemilu.

Kata Prabowo, pertemuan berlangsung sangat cair dengan suasana cinta tanah air, cinta terhadap bangsa dan negara.

"Tadi kita bahas kita menemukan titik-titik persamaan yang baik kita tidak ingin Indonesia rusak," ujar Prabowo di kediaman Paloh, Permata Hijau, Jakarta Selatan, Minggu (13/10/2019) malam.

"Kita tidak ingin negara kita pecah belah dan kita sepakat menjaga keutuhan dan persatuan nasional. Kita sepakat menempatkan kepentingan nasional di atas segala kepentingan," sambung Prabowo.

Menurut mantan Danjen Kopassus itu, titik temu telah disepakati dalam pertemuan tertutup itu. Namun begitu, Prabowo enggan mengungkap titik tertemu tersebut. Mantan Capres 2019 itu hanya sempat berseloroh disuguhi makan soto mie yang enak dari Paloh.

Sementara itu, Paloh juga tampak enggan merinci hasil titik temu dan kesepakatan yang dicapai antara dirinya dengan Prabowo. Paloh justru meminta Sekjen DPP Nasdem, Johnny G Plate untuk membacakan poin kesepakatan dalam pertemuan.

"Pak surya, Pak prabowo, saya bacakan kesepakatan politik antara Partai Nasdem dan Partai Gerindra," ucap Plate meminta izin kepada dua pemimpin parpol itu untuk membacakan.

Berikut tiga poin kesepakatan:

1. Bahwa pemimpin partai politik sepakat memperbaiki citra partai politik dengan meletakan kepentingan nasional di atas segala kepentingan lain dan menjadikan persatuan nasional sebagai orientasi perjuangan serta menjaga keutuhan bangsa.

2. Kedua pemimpin partai politik sepakat melakukan segala hal yang dianggap perlu untuk mencegah dan melawan segala tindakan radikalisme, berdasarkan paham apapun yang dapat merongrong ideologi pancasila dan konsesus kebangsaan

3. Kedua pemimpin partai politik sepakat, bahwa amandemen Undang-Undang Dasar 1945 sebaiknya bersifat menyeluruh yang menyangkut kebutuhan tata kelola negara, sehubungan dengan tantangan kekinian dan masa depan kehidupan berbangsa yang lebih baik.
(maf)
Berita Terkait
Demokrat Ngaku Kunjungan...
Demokrat Ngaku Kunjungan Nasdem ke Sekber Gerindra-PKB Sudah Dikomunikasikan
Partai Nasdem Kunjungi...
Partai Nasdem Kunjungi Sekber Gerindra-PKB
Survei Indometer: Elektabilitas...
Survei Indometer: Elektabilitas Gerindra Bayangi PDIP, Nasdem Terus Turun
Mundurnya Hanafi dari...
Mundurnya Hanafi dari PAN dan Anggota DPR Diduga Atas Masukan Amien Rais
Mahkamah Partai Gerindra...
Mahkamah Partai Gerindra Telisik Dugaan Kader Ikut KLB Demokrat
PKS, PD, Nasdem Tak...
PKS, PD, Nasdem Tak Masuk Daftar Undangan, PAN: Yang Diundang Atas Restu Presiden
Berita Terkini
Momen Prabowo Beri Angklung...
Momen Prabowo Beri Angklung ke Presiden Narendra Modi Jadi Bukti Simbol Persahabatan
Prabowo Minta Dibentuk...
Prabowo Minta Dibentuk Satgas Akademisi, Begini Reaksi Mendiktisaintek
PTUN Jakarta Kabulkan...
PTUN Jakarta Kabulkan Gugatan Pegawai Kemenham ke Natalius Pigai
Polisi Tetapkan 32 Tersangka...
Polisi Tetapkan 32 Tersangka Kasus Dugaan Haji Ilegal, Kerugian Rp116 Miliar
Inovasi AI Sampah Semarang...
Inovasi AI Sampah Semarang Raih Guangzhou Award 2026
Reaksi Praperadilan...
Reaksi Praperadilan Roy Suryo, Ade Darmawan: Jangan Senang Dulu, Pokok Perkara Tidak Gugur
Infografis
Waspada! 4 Makanan Ini...
Waspada! 4 Makanan Ini Bisa Picu Kesemutan di Tangan dan Kaki
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved