Gus Yaqut: Penusukan Wiranto Teror Menciptakan Ketakutan Publik

Kamis, 10 Oktober 2019 - 17:06 WIB
Gus Yaqut: Penusukan...
Gus Yaqut: Penusukan Wiranto Teror Menciptakan Ketakutan Publik
A A A
JAKARTA - Insiden penusukan terhadap Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Wiranto di Alun-alun Menes, Desa Purwareja, Kecamatan Menes, Kabupaten Kecamatan, Banten, Kamis (10/10/2019) siang mengagetkan publik.

Pelaku penusukan yang diduga kuat terafiliasi dengan kelompok radikal ini jelas berupaya menciptakan teror agar masyarakat menjadi takut.
(Baca juga: Detik-detik Wiranto Diserang Orang Tak Dikenal di Pandeglang)

Ketua DPP Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Bidang Pertahanan dan Keamanan Yaqut Cholil Qoumas sangat mengecam aksi penusukan terhadap Wiranto. Aksi ini, menurut Gus Yaqut, panggilan akrabnya, adalah bentuk ancaman nyata.

Dia mengapresiasi tindakan aparat yang berhasil membekuk pelaku penusukan saat kejadian, yakni Syahril Alamsyah alias Abu Rara. Namun demikian, Gus Yaqut juga mendesak aparat bisa bekerja cepat mengungkap motif dan kemungkinan jaringan yang menggerakkan para pelaku.

"Segera ungkap dan bongkar sejelas-jelasnya karena ini sebenarnya sangat membahayakan bangsa Indonesia," ujar Gus Yaqut. (Baca juga: Kronologi Penusukan Menkopolhukam Wiranto di Pandeglang)

Dia menduga penusukan ini adalah skenario nyata kelompok radikal untuk membuat tertib sosial menjadi kacau. Kelompok radikal ini bisa saja ISIS, JI, HTI atau bisa saja lone wolf. Sasaran penusukan adalah pejabat pemerintah, aparat keamanan, pejabat publik dan tokoh-tokoh yang menurut pandangan mereka adalah thoghut. Karena dianggap musuh maka mereka menggunakan berbagai cara untuk menghabisi para pejabat dan tokoh Indonesia tersebut.

Kelompok ini, tandas Gus Yaqut, harus dilawan dan ditumpas hingga akar-akarnya. "Kalau tertib sosial kacau, maka kelompok teror dengan ideologi dan tujuannya untuk mendirikan negara khilafah jalannya makin lempeng. Jauh lebih mudah," katanya.

Gus Yaqut mengajak seluruh masyarakat untuk tidak terpancing dengan upaya kelompok-kelompok radikal yang berupaya mengacaukan keutuhan NKRI. Dia juga berharap masyarakat semakin waspada dengan kondisi keamanan di lingkungan sekitarnya.

"Kejadian di Pandeglang ini bukti bahwa kelompok radikal itu nyata ada di sekitar kita. Mereka siap bertaruh nyawa," katanya.

Penusukan Wiranto terjadi saat melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Pandeglang tadi pagi. Sekitar pukul 11.50 WIB saat akan meninggalkan Pandeglang dengan naik helikopter dari Alun-Alun Menes, tiba-tiba Wiranto diserang oleh Syahril Alamsyah.

Selain mengenai Wiranto, serangan Syahrial juga melukai Kapolsek Menes Kompol Dariyanto. Akibat penusukan membabi buta itu, Wiranto sempat dilarikan ke Klinik Menes Medical Center di Memes can RSUD Pandeglang untuk perawatan.
(cip)
Berita Terkait
Konflik PKB-PBNU Meruncing,...
Konflik PKB-PBNU Meruncing, Mantan Sekjen PKB Lukman Edy Dilaporkan ke Bareskrim
Sambut Harlah PKB, Perempuan...
Sambut Harlah PKB, Perempuan Bangsa Gelar Lomba Masak dan Rias Tumpeng
Cak Imin Tegaskan PKB...
Cak Imin Tegaskan PKB Solid: Yang Mau Ganggu Sampai Sungkan
Dewan Syura PKB Jawa...
Dewan Syura PKB Jawa Barat Sepakat Pertahankan Soliditas Partai
Vaksinasi Hari Kedua,...
Vaksinasi Hari Kedua, PKB Ingin Herd Immunity Cepat Terwujud
Buka Sespim Perubahan...
Buka Sespim Perubahan di Palembang, Gus Imin: Pemimpin PKB Harus Jadi Solusi Bangsa
Berita Terkini
Imigrasi Tangkap WNA...
Imigrasi Tangkap WNA Australia Buronan Interpol Kasus Penyelundupan Narkoba
Anggota DPD RI Filep...
Anggota DPD RI Filep Desak Pembentukan Satgas Pencegahan Pungli di Kantor Imigrasi
ASN BPK Ditahan KPK...
ASN BPK Ditahan KPK setelah Terjaring OTT: Saya Enggak Terima Uang, Ini Enggak Adil
Kementerian PPPA Perkuat...
Kementerian PPPA Perkuat Perlindungan Anak dari Ancaman Judol
Polri Tetapkan Founder...
Polri Tetapkan Founder PT DSI Tersangka Kasus Dugaan Penipuan
ASN BPK Kenakan Rompi...
ASN BPK Kenakan Rompi Oranye KPK
Infografis
Deretan Tokoh Bangsa...
Deretan Tokoh Bangsa Lulusan Pesantren, Ada Gus Dur hingga Haedar Nashir
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved