Pakaian Pelantikan untuk Jokowi-Ma'ruf Masih Tanda Tanya

Rabu, 09 Oktober 2019 - 14:43 WIB
Pakaian Pelantikan untuk...
Pakaian Pelantikan untuk Jokowi-Ma'ruf Masih Tanda Tanya
A A A
JAKARTA - Joko Widodo (Jokowi) akan dilantik kembali sebagai Presiden dalam masa jabatan periode 2019-2024. Pelantikan akan dilaksanakan pada 20 Oktober 2019 mendatang.

Sementara bagi KH Ma'ruf Amin, selaku Wakil Presiden terpilih menjadi pengalaman pertama. Pada 20 Oktober nanti, Ketua Umum MUI itu akan dilantik untuk pertama kalinya sebagai orang nomor dua di Indonesia, menggantikan posisi Jusuf Kalla (JK).

(Baca juga: Korupsi di Daerah Masih Marak Terjadi)

Belum ada informasi resmi tentang persiapan yang akan dilakukan Jokowi dan Ma'ruf jelang pelantikan mereka dari internal protokoler maupun pihak keluarga.

"Wah saya belum tahu. Soal pakaian yang nanti atur ya beliau berdua dan protokoler," kata Sekjen DPP PPP, Arsul Sani saat dihubungi SINDOnews, Rabu (9/10/2019).

Pada saat menyampaikan sumpah dan janji jabatan sebagai Presiden 2014 lalu, Jokowi terlihat mengenakan setelan jas, dan hal itu juga diikuti oleh Wapres JK.

Saat ini, Jokowi tak lagi bersama JK, melainkan Kiai Ma'ruf yang tampak kesehariannya mengenakan sarung baik untuk kegiatan resmi, undanga-undangan maupun saat santai bersama keluarga.

Belum diketahui secara pasti apakah Kiai Ma'ruf akan tetap mengenakan sarung seperti biasanya pada saat pelantikan atau justeru berani melepas identitas yang selama ini dikenakan dan memilih memakai celana dan setelan jas.

Putra Kiai Ma'ruf, Ahmad Sauqi atau akrab disapa Gus Oqi yang dihubungi belum memberi jawaban saat dimintai komentar terkait 'bocoran' persiapan sang ayah menuju pelantikan.

Namun kembali ke soal Sarung, apakah Kiai Ma'ruf akan tetap mengenakan hal itu, Arsul mengatakan, dari sisi aturan tidak ada keharusan memakai celana. Artinya, Mustasyar PBNU itu masih boleh memakai sarung.

"Seingat saya tidak ada (aturan melarang pihak yang dilantik memakai sarung)," kata Arsul yang juga mantan Wakil Ketua Tim Kampanye Nasional (TKN) pasangan Jokowi-Ma'ruf itu menandaskan.
(maf)
Berita Terkait
Selain Wapres, Jokowi...
Selain Wapres, Jokowi Disarankan Aktifkan Ma'ruf Amin Jadi Penasihat
Jejak Reshuffle Kabinet...
Jejak Reshuffle Kabinet Era Jokowi-Ma'ruf Amin
Pemerintah Diimbau Antisipasi...
Pemerintah Diimbau Antisipasi Gimik Politik Terkait Dana Stimulus UMKM
Penilaian 6 Menteri...
Penilaian 6 Menteri Baru di Mata Jokowi
Reshuffle Kabinet, PKS...
Reshuffle Kabinet, PKS Sarankan Jokowi Libatkan KPK Pilih Calon Menteri
Istana Buka Kemungkinan...
Istana Buka Kemungkinan Reshuffle Kabinet Sebelum 2020 Berakhir
Berita Terkini
Menteri Dody Ungkap...
Menteri Dody Ungkap Masalah Internal Kementerian PU Sangat Serius, Bongkar Berbagai Kasus termasuk Korupsi
OTT di Lombok Barat,...
OTT di Lombok Barat, KPK Sita Barang Bukti Rp9,06 Miliar
Kemendagri Kawal Penanganan...
Kemendagri Kawal Penanganan Tuberkulosis dalam RPJMD, RKPD, hingga APBD
Sangkal Isu Reshuffle,...
Sangkal Isu Reshuffle, Mensesneg: Evaluasi Tak Selalu Berujung Pergantian Menteri
Dukungan Publik Jadi...
Dukungan Publik Jadi Kunci Kejagung Tuntaskan Kasus Febrie Adriansyah
Mensesneg Ungkap Anggaran...
Mensesneg Ungkap Anggaran MBG Berpotensi Turun usai Validasi Data
Infografis
10 Negara dengan Cadangan...
10 Negara dengan Cadangan Emas Terbesar Dunia, AS Masih Teratas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved