Puan: Perempuan Punya Kesempatan Tempati Posisi Strategis di Indonesia

Sabtu, 05 Oktober 2019 - 06:02 WIB
Puan: Perempuan Punya...
Puan: Perempuan Punya Kesempatan Tempati Posisi Strategis di Indonesia
A A A
JAKARTA - Putri Ketua Umum Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Megawati Soekarnoputri, Puan Maharani telah dilantik sebagai Ketua DPR RI periode 2019-2024 pada Selasa 1 Oktober 2019. Mantan Menteri Koordinator bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) ini menjadi ketua DPR RI pertama dari kalangan perempuan.

Puan mengatakan, dengan terpilih dirinya sebagai ketua DPR, perempuan di Indonesia mempunyai kesempatan yang sama untuk menempati posisi yang strategis di negeri ini. (Baca juga: Dilantik Jadi Anggota DPR, Puan Maharani Mundur dari Menko PMK )

"Artinya bahwa perempuan Indonesia selama punya kesempatan, punya semangat untuk bekerja dan mempunyai kemampuan bisa menempati posisi-posisi apapun yang strategis di Indonesia," ujar Puan Maharani di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat (4/10/2019).

Dia mengungkapkan, presiden RI pernah dijabat oleh seorang perempuan. Yakni ibunya, Megawati Soekarnoputri, Presiden RI Kelima. Kemudian, kata dia, wakil presiden RI pernah dijabat oleh seorang perempuan, yakni ibunya pula, Megawati Soekarnoputri ketika mendiang Abdurrahman Wahid (Gus Dur) sebagai presidennya.

"Kemudian Menko Perempuan, sekarang menteri-menteri pun dari 34 menteri, tadinya 9 sekarang 8, dan sekarang ada ketua DPR, itu harusnya bisa jadi semangat atau inspirasi bagi para perempuan di Indonesia bahwa kalau kita benar-benar bekerja keras, bersungguh-sungguh dan diberikan kesempatan pasti kita mampu untuk bisa memperjuangkan apa yang kita miliki untuk bangsa," terang Puan.

Dirinya mengaku harus berkoordinasi terlebih dahulu dengan semua wakil ketua DPR, Rachmat Gobel (Nasdem), Aziz Syamsuddin (Golkar), Muhaimin Iskandar (PKB) dan Sufmi Dasco Ahmad (Gerindra). Selain itu, dirinya ingin bertemu dengan semua pimpinan fraksi di parlemen.

Karena, kata dia, ada pula pimpinan fraksi yang tidak berubah dari periode 2014-2019. Maka itu, kata dia, pihaknya bakal berkoordinasi dengan ketua fraksi untuk menjalankan roda DPR selama lima tahun ke depan.

"Ada yang juga pimpinan fraksi yang ditunjuk partainya baru. Jadi, saya akan konsolidasi bersama. Karena DPR itu kan tidak bisa hanya ditentukan oleh ketua DPR saja, tapi seluruh pihak yang ada di DPR harus sama-sama untuk melaksanakan hal-hal yang sudah jadi komitmen bersama," kata Puan.
(mhd)
Berita Terkait
Daftar Lengkap 580 Anggota...
Daftar Lengkap 580 Anggota DPR yang Dilantik Hari Ini
SDI Sebut Sangat Berlebihan...
SDI Sebut Sangat Berlebihan Kinerja DPR RI Sekarang Dianggap Terburuk di Era Reformasi
Dua Fraksi DPR Enggan...
Dua Fraksi DPR Enggan Laporkan Kasus Corona Anggotanya
Lewat Sebuah Buku, Desmond...
Lewat Sebuah Buku, Desmond Mahesa Ungkap Seluk-Beluk tentang DPR
Sidang Pertama DPR 2020-2021...
Sidang Pertama DPR 2020-2021 Dihadiri 98 Anggota Secara Fisik, 231 Virtual
DPR Batasi Tamu yang...
DPR Batasi Tamu yang Masuk ke Kompleks Senayan
Berita Terkini
Amien Desak Prabowo...
Amien Desak Prabowo Perintahkan KPK Ambil Alih Kasus Febrie Adriansyah
Ekonomi Piala Dunia...
Ekonomi Piala Dunia dan Problem Institusi di Indonesia
Alumni KPK Masuk Tim...
Alumni KPK Masuk Tim Khusus Usut Kasus Febrie Adriansyah, Budi Prasetyo: Progres yang Positif
Prabowo Pimpin Rapat...
Prabowo Pimpin Rapat 5 Jam soal Koperasi Desa Merah Putih di Istana, Ini Hasilnya
Di Forum BRICS 2026,...
Di Forum BRICS 2026, KSPSI AGN Dorong AI Berpihak pada Pekerja
Kejagung Ralat Pernyataan,...
Kejagung Ralat Pernyataan, Status Febrie Adriansyah Tetap Tersangka di 3 Sprindik Baru
Infografis
Joao Pinheiro, Wasit...
Joao Pinheiro, Wasit Kontroversial di Laga Argentina vs Swiss
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved