Hasto: Perkuat Energi Positif untuk Hadapi Tantangan yang Semakin Berat

Jum'at, 27 September 2019 - 11:24 WIB
Hasto: Perkuat Energi...
Hasto: Perkuat Energi Positif untuk Hadapi Tantangan yang Semakin Berat
A A A
JAKARTA - PDI Perjuangan menilai, tantangan yang dihadapi bangsa dan negara saat ini tidak ringan. Jelang pelantikan anggota DPR, DPD dan MPR pada 1 Oktober 2019 mendatang, PDI Perjuangan menyuarakan perlunya energi positif dan gotong royong seluruh anak negeri dalam menghadapi berbagai persoalan dalam negeri.
"Saatnya perkuat energi positif bangsa. Gotong royong di seluruh lini kehidupan anak bangsa diperlukan agar kita bisa menghadapi berbagai persoalan dalam negeri bersama-sama. Adapun terkait dengan persoalan ideologis seharusnya sudah selesai. Pancasila membuat Indonesia kokoh bersatu, jangan bawa ideologi lain yang bisa memecah belah bangsa," kata Sekjen DPP PDIP, Hasto Kristiyanto dalam keterangan persnya, Jumat (27/9/2019).

PDI Perjuangan mengingatkan bahwa persatuan dan kesatuan nasional sangatlah penting. Ancaman dari luar nyata dan ada.
"Kita harus mencermati apa yang terjadi di Arab Saudi. Artinya ancaman dari luar itu sangat nyata. Dalam situasi ketidakpastian dunia ini, seluruh bangsa Indonesia seharusnya bersatu. Jika energi bangsa dihabiskan ke dalam, maka kita akan kehilangan orientasi di dalam mewujudkan tanggung jawab membangun persaudaraan nasional," ujarnya.

Selain itu, lanjut Hasto, PDI Perjuangan juga mengingatkan bahwa Indonesia adalah bangsa besar dengan rekam jejak sejarah yang mengagumkan. Menurutnya, tidak hanya rekam jejak sejarah peradaban dengan Borobudur dan Prambanan pada Abad 7-8. Dikatakannya, pada abad 20 pun, Indonesia berhasil mengguncangkan dunia dengan Konferensi Asia Afrika 1955 di Bandung.
"Ini bukti bahwa Indonesia mampu hadir sebagai bangsa pelopor sehingga angkatan bersenjata Indonesia pun terkuat di belahan bumi selatan pada periode 1960-an," ujarnya.
Apa yang terjadi di India, kata Hasto, mitra Indonesia di KAA 1955, penting sebagai pembanding. India sudah berhasil dengan teknologi luar angkasa sehingga bisa meluncurkan roket tanpa awak ke bulan. Mereka juga lebih maju dalam penguasaan teknologi informasi.
"Karena itulah apa yang dicanangkan Presiden Jokowi agar Indonesia berkemajuan melalui peningkatan kualitas SDM secara progresif dan masif sangatlah tepat. Kedepankan open mind dan ourward looking agar Indonesia sungguh berkemajuan dan berkontribusi besar pada peradaban dunia yang merindukan keadilan dan kedamaian,"katanya. (Rakhmat)
(cip)
Berita Terkait
Evita Nursanty Minta...
Evita Nursanty Minta Pengawasan Industri Diperketat saat New Normal
Bantah Cucu PKI, Arteria...
Bantah Cucu PKI, Arteria Tegaskan Keluarganya Ngotot Jalur Hukum
Cukup Aspiratif, Kepemimpinan...
Cukup Aspiratif, Kepemimpinan Puan di DPR Patut Diapresiasi
Fraksi PDIP Sebut RUU...
Fraksi PDIP Sebut RUU Ciptaker Bentuk Negara Hadir untuk Bantu Rakyat
Politikus DPR RI Fraksi...
Politikus DPR RI Fraksi PDIP, Jimmy Demianus Ijie Meninggal
Heboh Polemik Cucu PKI,...
Heboh Polemik Cucu PKI, Hasril Chaniago Minta Maaf ke Arteria Dahlan
Berita Terkini
Praperadilan Roy Suryo...
Praperadilan Roy Suryo Dikabulkan Sebagian, Pakar Hukum Pidana: Tak Batalkan Status Tersangka dan Pokok Perkara
Prabowo Puji India:...
Prabowo Puji India: Penduduk 1,4 Miliar, Transisi Pemerintahan Damai
Napi Diusulkan Ikut...
Napi Diusulkan Ikut Komcad usai Amnesti, Menteri Imipas: Belum Final
Kepala BPOM Dorong ASEAN...
Kepala BPOM Dorong ASEAN Perkuat Sistem Darurat Keamanan Pangan
Menhaj Buka Peluang...
Menhaj Buka Peluang BPIH Haji 2027 Turun jika Harga Minyak Dunia Terus Merosot
Prabowo dan Narendra...
Prabowo dan Narendra Modi Resmikan Konservasi Candi Prambanan Pagi Ini
Infografis
5 Buah Rendah Gula yang...
5 Buah Rendah Gula yang Aman untuk Diet, Tetap Manis dan Menyegarkan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved