Kemhan Sebut Ibu Kota Pindah Pengaruhi Postur Pertahanan

Kamis, 26 September 2019 - 22:29 WIB
Kemhan Sebut Ibu Kota...
Kemhan Sebut Ibu Kota Pindah Pengaruhi Postur Pertahanan
A A A
JAKARTA - Kementerian Pertahanan (Kemhan) menyampaikan bahwa pemindahan ibu kota akan mempengaruhi postur pertahanan. Sekretaris Jenderal Kemhan, Laksamana Madya TNI, Agus Setiadji mengatakan, postur pertahanan itu bidangnya Kemhan yang setiap saat direvisi karena disesuaikan dengan ancaman yang ada.

"Pemindahan ibu kota akan memperngaruhi postur pertahanan," ujar Agus dalam rapat panitia khusus (Pansus) pemindahan ibu kota di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Kamis (26/9/2019).

Di samping itu kata dia, tata ruang secara geografis akan mempengaruhi medan pertahanan. "Baik medan penyangga di luar batas ZEE dan lapisan udara di atasnya, berikutnya medan pertahanan utama sebagai medan operasi laut ZEE sampai laut teritorial dan lapisan udara di atasnya," ujarnya.

Kemudian lanjut dia, medan perlawanan termasuk perairan kepulauan dan lapisan udara. "Ini juga meliputi daerah pertempuran daerah komunikasi serta daerah pangkal pertahanan dan perlawanan," ungkapnya.

Dia menjelaskan, yang harus dipertimbangkan dalam Medan pertahanan itu adalah kemungkinan serangan ancaman militer oleh negara lain.

"Selanjutnya untuk konteks calon pengganti ibu kota, lokasi tersebut telah memenuhi kriteria namun akan masih diperlukan kajian yang lebih komprehensif integral dan holistik," tuturnya.

Sedangkan untuk memenuhi standar kekuatan pertahanan dan keamanan ibu kota negara, kata dia, diperlukan adanya peningkatan dan penguatan postur TNI Angkatan Darat (AD), Angkatan Laut (AL), Angkatan Udara (AU) di wilayah Kalimantan.

"Karena kita tahu sendiri otomatis dengan adanya pemindahan dari Jakarta ke kalimantan timur pasti akan terjadi pergeseran centre of gravity, yang berikutnya yang meliputi kemampuan personel, materil dan fasilitas," ujarnya.
(maf)
Berita Terkait
India Buka Peluang Ekspor...
India Buka Peluang Ekspor Pertahanan ke Indonesia
Daftar Negara Asia Tenggara...
Daftar Negara Asia Tenggara yang Jadi Koridor Udara Militer AS, Indonesia Kini Jadi Sorotan
Brigjen Fahrid Amran:...
Brigjen Fahrid Amran: Sumber Daya Alam dan Buatan Komponen Penting Pertahanan Negara
Bertemu Dubes Denmark,...
Bertemu Dubes Denmark, Prabowo Bahas Pentingnya Pertahanan Udara
Sekjen Kemhan: Konflik...
Sekjen Kemhan: Konflik Antarnegara Menyulut Tumbuhnya Kelompok Ekstrem
Ancaman Siber Kian Canggih,...
Ancaman Siber Kian Canggih, ITSEC Cyber Academy Siapkan Tentara Digital untuk Kemhan Senilai Rp960 Miliar
Berita Terkini
Akui Program Pemerintah...
Akui Program Pemerintah Banyak Kekurangan, Wapres Gibran: Kita Perbaiki Bersama
Megawati Tegaskan Prabowo...
Megawati Tegaskan Prabowo Bukan Musuh: Itu Teman Saya
BGN Evaluasi Insentif...
BGN Evaluasi Insentif SPPG Rp6 Juta per Hari
Istana Wapres Sebut...
Istana Wapres Sebut Tidak Ada Kesepakatan soal Tenggat Waktu Realisasikan Tuntutan Mahasiswa
Prabowo Terima Telepon...
Prabowo Terima Telepon Mahmoud Abbas, Tegaskan Indonesia Berdiri Bersama Palestina
BGN Pastikan Anggaran...
BGN Pastikan Anggaran MBG Dikurangi, Ini Alasannya
Infografis
5 Rudal Paling Mematikan...
5 Rudal Paling Mematikan di Dunia, Satan II Rusia Bisa Hancurkan Banyak Kota Sekaligus
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved