Jelang Pilkada Serentak 2020, Parpol Mulai Jajaki Koalisi

Rabu, 11 September 2019 - 17:02 WIB
Jelang Pilkada Serentak...
Jelang Pilkada Serentak 2020, Parpol Mulai Jajaki Koalisi
A A A
JAKARTA - Sejumlah partai politik (parpol) mulai melakukan penjajakan koalisi untuk menyambut pemilihan kepala daerah (Pilkada) serentak yang akan digelar pada 2020. Koalisi di tingkat pusat tidak bisa menjadi patokan untuk pesta demokrasi yang akan dilaksanakan di 270 daerah itu.

Sekjen PKB M Hasanuddin Wahid mengatakan, DPC dan DPW PKB sudah mulai melakukan penjajakan koalisi pilkada. Di masing-masing daerah, mereka sudah mulai mengadakan pembicaraan dengan partai lain. Penjajakan dilakukan untuk mengetahui peluang PKB dalam menjalin koalisi dengan partai dalam pilkada. “Kalau di DPP nanti akan ada waktu khusus untuk memulai proses pilkada,” ujarnya, Rabu, (11/9/2019).

Hasan mengatakan, setiap daerah mempunyai karakteristik dan kekhususan sendiri. Jadi, koalisi di pusat tidak mencerminkan koalisi di daerah. Sebab, koalisi kelapa daerah akan melihat kebutuhan lokal, dan dinamika politik yang ada. “Masing-masing daerah berbeda. Intinya yang terbaik untuk daerah,” ungkapnya.

Saat ini, partainya masih menunggu selesainya pelantikan. Di beberapa daerah, masih ada DPRD yang belum dilakukan pelantikan. Selain pelantikan, partainya juga menunggu penetapan pimpinan di alat kelengkapan dewan (AKD).

Politikus asal Malang itu mengatakan, pada Oktober mendatang, proses pelantikan akan rampung. Setelah itu, PKB akan mulai mematangkan persiapan. Pihaknya akan mengelar seleksi terbuka bagi para calon kepala daerah. Seleksi dilakukan berjenjang, mulai tingkat DPC, DPW kemudian DPP.

Dalam proses seleksi, PKB akan melakukan fit and proper test, uji kelayakan dan kepatutan, dan pendalaman track record. Selain hasil uji kelayakan dan kepatutan, dan latar belakang calon, partainya juga melihat hasil survei. “Jadi, berbagai macam sisi kami lihat,” kata mantan Wasekjen PKB itu.

Tidak cukup hanya uji kompetensi, tapi juga hasil survei terkait para calon. Menurut dia, survei sangat penting, karena akan diketahui bagaimana popularitas dan elektabilitas calon yang akan diusung. Survei akan menjadi salah satu pertimbangan dalam mengusung calon kepala daerah.

Sekjen PPP Arsul Sani mengatakan, partainya juga sudah mulai melakukan penjajakan koalisi. Salah satunya dengan Partai Gerindra. Menurut dia, pihaknya sudah bertemu dengan Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto untuk membahas kemungkinan koalisi di pilkada.

Anggota DPR itu mengatakan, PPP cocok dengan Partai Gerindra di beberapa daerah. Dia tidak tahu persis di berapa daerah PPP akan berkoalisi dengan Partai Gerindra. Ada beberapa faktor yang menjadikan kedua partai cocok yaitu, calon kepala daerah yang akan diusung, dan kecocokan antar pengurus partai. “Polanya di daerah seperti itu,” ujarnya.
(cip)
Berita Terkait
PKB Targetkan 80% Kemenangan...
PKB Targetkan 80% Kemenangan di Pilkada Serentak 2020
Tommy Kurniawan Instruksikan...
Tommy Kurniawan Instruksikan Kader Garda Bangsa Total Menangkan Kandidat dari PKB
PKB-Demokrat Jalin Koalisi...
PKB-Demokrat Jalin Koalisi di 30 Pilkada Serentak 2020
Gelar Halalbihalal,...
Gelar Halalbihalal, PKB Ajak PPP Kerja Sama di Pilkada 2024
Menteri hingga Wakil...
Menteri hingga Wakil Ketua MPR Jadi Jurkamnas PKB di Pilkada 2020
Ulama PPP Jawa Barat...
Ulama PPP Jawa Barat Solid Dukung Mardiono, Targetkan Kebangkitan Partai
Berita Terkini
Vesak Festival 2026,...
Vesak Festival 2026, Stafsus Menag Doakan Presiden Prabowo Diberi Kekuatan Memimpin Bangsa
Relawan Sebut Prabowo...
Relawan Sebut Prabowo Sedang Memimpin Perang Besar Melawan Mafia Ekonomi dan SDA
Ajakan Tobat Ekologis...
Ajakan Tobat Ekologis Menteri Jumhur Sangat Tepat dan Relevan
KPK Sebut Penerimaan...
KPK Sebut Penerimaan Murid Baru Masih Dibayangi Pungli
Ditetapkan Tersangka...
Ditetapkan Tersangka oleh KPK, Bupati Cilacap Syamsul Ajukan Praperadilan
Langkah Berani Kejagung...
Langkah Berani Kejagung Sentuh Korupsi MBG Jadi Sinyal Kuat Penegakan Hukum Tanpa Impunitas
Infografis
AS Mulai Bagikan Info...
AS Mulai Bagikan Info Intel Ruang Angkasa Sensitif China-Rusia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved