Wajah DPR Baru Diragukan Mampu Maksimalkan Fungsi dan Kewenangan

Minggu, 01 September 2019 - 08:55 WIB
Wajah DPR Baru Diragukan...
Wajah DPR Baru Diragukan Mampu Maksimalkan Fungsi dan Kewenangan
A A A
JAKARTA - Komisi Pemilihan Umum (KPU) telah menetapkan Anggota DPR dan DPD RI periode 2019-2024 dalam rapat pleno dan penetapan yang dilakukan secara terbuka kemarin. Nantinya, wajah wakil rakyat baru di Senayan itu akan dilantik pada 1 Oktober 2019 mendatang.

Direktur Indonesia Political Review (IPR), Ujang Komarudin mengatakan, meragukan anggota DPR baru akan banyak perubahan dari sisi fungsi dan kewenangan. Dia menilai, wajah baru DPR akan sama seperti DPR periode lama.

"Mereka akan mengutamakan kepentingan pribadi, kelompok dan partainya. Kepentingan rakyat akan terbaikan," ujar Ujang saat dihubungi SINDOnews, Minggu (1/9/2019).

Menurut Ujang, dari tiga kewenangan yang mereka miliki tak akan bisa mengubah wajah DPR yang dianggapnya masih bopeng. Bahkan, bisa saja ketiga kewenangan yang dimiliki yakni fungsi legislasi, pengawasan, dan budgeting ditengarai akan banyak disalahgunakan.

Dia menuturkan kewenangan membuat undang-undang bisa saja akan digunakan untuk bergaining politik dengan pihak lain untuk mendapatkan 'pemasukan'. Kemudian, kata Ujang, kewenangan pengawasan juga bisa saja digunakan untuk kongkalingkong dengan eksekutif.

"Apalagi kewenangan anggaran. Ini yang biasanya mereka mainkan sehingga banyak yang kena OTT KPK," jelasnya.

"Masih akan sama seperti wajah DPR lama. Miskin produktivitas dalam membuat UU. Melempem dalam pengawasan. Dan suka memainkan anggaran APBN," imbuh dia.

Ditambakan Ujang, para wakil rakyat tersebut digaji menggunakan uang negara. Oleh karenanya, idealnya mereka harus berbuat yang terbaik untuk masyarakat. Mereka yang duduk di Senayan juga seharusnya bersuara lantang dalam memperjuangkan nasib rakyat.

"Tapi biasanya ketika sudah menjabat, mereka lupa. Lupa dengan kenikmatan kekuasaan dan fasilitas dimiliki, sehingga para anggota DPR menjauh dari rakyat. Dan ketika musim kampanye, mereka akan datang lagi," pungkasnya.
(kri)
Berita Terkait
Daftar Lengkap 580 Anggota...
Daftar Lengkap 580 Anggota DPR yang Dilantik Hari Ini
SDI Sebut Sangat Berlebihan...
SDI Sebut Sangat Berlebihan Kinerja DPR RI Sekarang Dianggap Terburuk di Era Reformasi
Dua Fraksi DPR Enggan...
Dua Fraksi DPR Enggan Laporkan Kasus Corona Anggotanya
Lewat Sebuah Buku, Desmond...
Lewat Sebuah Buku, Desmond Mahesa Ungkap Seluk-Beluk tentang DPR
Sidang Pertama DPR 2020-2021...
Sidang Pertama DPR 2020-2021 Dihadiri 98 Anggota Secara Fisik, 231 Virtual
DPR Batasi Tamu yang...
DPR Batasi Tamu yang Masuk ke Kompleks Senayan
Berita Terkini
Bareskrim Tangkap Kartel...
Bareskrim Tangkap Kartel Narkoba Asal Australia sebelum Terbang dengan Jet Pribadi
Dewan Pers dan Konstituen...
Dewan Pers dan Konstituen Matangkan Usulan Pengaturan Karya Jurnalistik dalam RUU Hak Cipta
Mensesneg Sebut Bakal...
Mensesneg Sebut Bakal Ada Pengurangan Anggaran MBG
Dubes Wang Lutong Ungkap...
Dubes Wang Lutong Ungkap Purbaya Bakal ke China Pekan Depan, Bahas Apa?
Ketum Rampai Nusantara:...
Ketum Rampai Nusantara: Kami Yakin Roy Suryo Akan Segera Ditahan
Yusril Bicara Kedekatan...
Yusril Bicara Kedekatan Prabowo-Trump, Sebut Hubungan RI-AS Tak Sekadar Urusan Pemerintah
Infografis
5 Alasan Perdamaian...
5 Alasan Perdamaian Amerika Serikat dan Iran Sulit Terwujud
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved