PPP Dorong Pemerintah Perkuat Diplomasi Sawit Indonesia

Kamis, 29 Agustus 2019 - 14:57 WIB
PPP Dorong Pemerintah...
PPP Dorong Pemerintah Perkuat Diplomasi Sawit Indonesia
A A A
JAKARTA - Produk kelapa sawit dan turunannya mempunyai tempat strategis dalam neraca perdagangan luar negeri Indonesia.

Anggota Komisi VI DPR dari Fraksi Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Abdul Aziz berharap ekspor minyak sawit tidak terganggu dengan upaya diskriminasi Uni Eropa yang menerapkan bea masuk yang besar bagi produk sawit Indonesia.

“Saat ini Uni Eropa telah melakukan diskriminasi dengan menerapkan bea masuk sebesar 8-18 persen bagi produk sawit Indonesia. Diskriminasi ini harus dilawan dengan diplomasi perdagangan di badan perdagangan dunia (WTO) atau forum internasional lainnya, serta strategi lainnya” kata Aziz, Kamis (29/8/2019).

Aziz juga menyebutkan, Indonesia juga perlu melakukan kerja sama dengan negara lain penghasil sawit seperti Malaysia dan Thailand, bahkan juga menggalang solidaritas dari negara-negara ASEAN agar produk sawit tidak mengalami diskriminasi di dunia, khususnya Eropa.

Jika perlu, sambung dia, Indonesia bisa mengancam untuk melakukan boikot pembelian produk dari Benua Biru, Eropa.

“Boikot produk asal Eropa bisa membuat mereka melihat bahwa Indonesia mempunyai daya tawar tinggi di perdagangan internasional. Apalagi saat ini sebenarnya produk kelapa sawit dan turunanya banyak dibutuhkan masyarakat dunia,” jelas Aziz.

Terkait tuduhan bahwa perkembunan sawit Indonesia kurang ramah lingkungan dan banyaknya subsidi yang diterima pengusaha kelapa sawit, menurut Aziz hal itu hanya alasan Uni Eropa untuk membenarkan tindakan diskriminatif mereka.

Tujuan utama mereka, kata dia, hanya untuk melindungi komoditas pertanian mereka sendiri dengan melakukan tindakan yang bertentangan dengan aturan perdagangan dunia yang diawasi oleh WTO.

“Komoditas pertanian Eropa seperti bunga matahari terbukti tidak mampu bersaing dengan kelapa sawit untuk menghasilkan minyak dan produk lainnya,” tutur Aziz.
(dam)
Berita Terkait
Indonesia Punya Peran...
Indonesia Punya Peran Penting dalam Diplomasi Internasional
Travel Alliance + Grab...
Travel Alliance + Grab + Trip.com = Kombo Mantap untuk Ngebolang Keliling Asia!
Kisah di Balik Monumen...
Kisah di Balik Monumen Soekarno Rancangan Ridwan Kamil di Aljazair
Memahami Pendekatan...
Memahami Pendekatan Luar Negeri Prabowo: Refleksi Lawatan ke LN
Jokowi dan Pendekatan...
Jokowi dan Pendekatan Realis dalam Kebijakan Luar Negeri Indonesia
Peringati Hari Solidaritas,...
Peringati Hari Solidaritas, Kemlu: Palestina Terpatri dalam Inti Politik Luar Negeri RI
Berita Terkini
Harumkan Nama Bangsa,...
Harumkan Nama Bangsa, Kolonel Cpn Jimmy Sirait Raih Gelar Master di US Army War College
Pimpinan Lembaga Antirasuah...
Pimpinan Lembaga Antirasuah Diduga Terseret Kasus MBG, Ini Tanggapan KPK
Rupiah dan IHSG Menguat,...
Rupiah dan IHSG Menguat, SBY: Ada Good News untuk Kita Semua
Ketum All Cipayung Nusantara...
Ketum All Cipayung Nusantara Berharap Sidang Kasus Ijazah Jokowi Digelar Terbuka
Tersangka Kasus Ijazah...
Tersangka Kasus Ijazah Jokowi Desak Polisi Buat Kepastian Hukum
Pengacara Roy Suryo:...
Pengacara Roy Suryo: Polisi dan Jaksa Ragu-ragu di Kasus Ijazah Jokowi
Infografis
Trade Misinvoicing dan...
Trade Misinvoicing dan Upaya Penguatan Integritas Perdagangan Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved