Pakar Hukum Sebut Capim KPK dari Polri Profesional dan Kredibel

Jum'at, 09 Agustus 2019 - 20:04 WIB
Pakar Hukum Sebut Capim...
Pakar Hukum Sebut Capim KPK dari Polri Profesional dan Kredibel
A A A
JAKARTA - Seleksi calon pimpinan (capim) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kini memasuki tahap profile assessment. Tahapan ini dilaksanakan selama dua hari, yakni 8-9 Agustus 2019.

Pansel Capim KPK nantinya hanya akan menyerahkan 10 nama capim KPK kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk dipilih sebagai komisioner KPK. Permasalahannya, masih ada beberapa pihak yang meragukan Pansel Capim KPK tersebut. Namun Pakar Hukum Tata Negara Margarito Kamis memiliki pandangan berbeda.

Margarito yang selalu kritis menanggapi isu-isu sentral ini mengamati bahwa capim KPK yang sudah disaring pansel cukup profesional dan memiliki kredibelitas yang baik. Termasuk sejumlah perwira tinggi Polri yang ikut dan lolos dalam seleksi.

"Sejauh yang saya amati capim cukup profesional dalam bekerja. Mereka sangat terbuka dan responsif. Sejumlah petinggi Polri yang ikut dan lolos seleksi menurut saya cukup kredibel," kata Margarito Kamis saat dihubungi wartawan, Jumat (9/8/2019).

Menurut Margarito, lolosnya nama-nama capim KPK yang kredibel tersebut tidak terlepas dari kerja Pansel yang juga kredibel. Baginya, tidak ada alasan untuk meragukan Pansel dan perwira-perwira polri yang lolos seleksi. Termasuk juga capim-capim lain d luar Polri. "Tidak ada alasan untuk meragukan bila kelak mereka jadi pimpinan KPK," tegasnya.

Sebelumnya Ketua Pansel Capim KPK, Yenti Ganarsih menanggapi tudingan pihaknya tidak kredibel melakukan seleksi. Ia memastikan Pansel KPK menjamin kualitas hasil seleksi. "Kami juga bekerja sudah sesuai aturan yang berlaku. Kami terus fokus bekerja," kata Yenti di Jakarta, Rabu (7/8/2019).

Menurut Yenti, sama sekali tidak berdasar menuding Pansel KPK memilih calon yang tidak berintegritas. Apalagi tudingan tersebut sudah muncul sejak malam terbentuknya Pansel KPK, yakni 17 Mei 2019.
(poe)
Berita Terkait
KPK Kembali Dipimpin...
KPK Kembali Dipimpin oleh Jenderal Polisi
KPK Gaet 4 Kementerian...
KPK Gaet 4 Kementerian dan KSP Teken Komitmen Pencegahan Korupsi
Strategi Pemberantasan...
Strategi Pemberantasan Korupsi
Bangun Kepercayaan Publik,...
Bangun Kepercayaan Publik, KPK: Pemberantasan Korupsi Butuh Ikhtiar Panjang
Ormas Gerah Ingatkan...
Ormas Gerah Ingatkan KPK Jangan Jadi Alat Kekuasaan Kelompok Tertentu
Semester Pertama Bekerja,...
Semester Pertama Bekerja, Dewas KPK Lakukan Tiga Fokus Besar
Berita Terkini
Masa Penahanan Gus Yaqut...
Masa Penahanan Gus Yaqut Diperpanjang selama 30 Hari
Prabowo Minta Menkes...
Prabowo Minta Menkes Perluas CKG-Perkuat Penanggulangan TBC
Konflik PPP Banten Dinilai...
Konflik PPP Banten Dinilai Lebih dari Sekadar Pergantian Ketua
4 Oknum Prajurit TNI...
4 Oknum Prajurit TNI Terdakwa Penyiraman Air Keras ke Andrie Yunus Hari Ini Divonis
3 Guru Besar Kedokteran...
3 Guru Besar Kedokteran Bakal Jadi Saksi Ahli Dokter Tifa
Kasus Mega Korupsi BGN...
Kasus Mega Korupsi BGN dan Kitas-Kitap
Infografis
Rencana AS Keluar dari...
Rencana AS Keluar dari NATO dan PBB Didukung Elon Musk
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved