PDIP: Jaksa Agung Sebaiknya dari Internal

Kamis, 01 Agustus 2019 - 14:33 WIB
PDIP: Jaksa Agung Sebaiknya...
PDIP: Jaksa Agung Sebaiknya dari Internal
A A A
JAKARTA - PDIP memberikan sinyal bahwa jabatan Jaksa Agung ke depan sebaiknya berasal dari jaksa karir yang diambilkan dari internal Kejaksaan Agung.

Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto mengatakan, Jaksa Agung yang berasal dari lembaga Kejaksaan bisa menciptakan stabilitas dalam sistem di lembaga tersebut.

"Ya kalau kita mendorong stabilitas sebuah sistem termasuk di dalam kementerian, manakala kita juga memberikan ruang bagi kader-kader dari internal lembaga kementerian negara tersebut untuk mendapatkan ruang jabatan yang tertinggi," ujar Hasto di Kantor DPP PDIP, Jalan Diponegoro, Jakarta Pusat, Kamis (1/8/2019).

Selama ini, jabatan Jaksa Agung menjadi perbincangan hangat di berbagai kalangan apakah sebaiknya diambilkan dari jaksa karir atau boleh dari kalangan partai politik (parpol). Sejumlah kalangan mengkhawatirkan jika posisi Jaksa Agung kembali diambilkan dari parpol maka independensi penegakan hukumnya dipertanyakan.

PDIP mendengarkan berbagai aspirasi yang diberikan publik terkait posisi jaksa agung agar dipimpin oleh jaksa karir dari internal kejaksaan. Hal ini diperlukan agar jaksa memiliki dedikasi dalam membangun sistem dan komitmen seluruh elemen aparat Kejaksaan Agung dalam menegakkan hukum dengan sebaik-baiknya. "Itu juga ditangkap oleh PDIP dan kami memberikan dukungan terhadap aspirasi itu," tuturnya.

Hasto mengatakan, seorang Jaksa Agung harus mengedepankan penegakan prinsip hukum secara berkeadilan sehingga esensi keadilan yang bertanggung jawab kepada aspek kemanusiaan sesuai dengan tata tertib hukum benar-benar terjaga.

"Gak boleh melakukan pelanggaran, apalagi hukum hanya ditegakkan untuk kepentingan politik tertentu, itu enggak boleh. Di sini diperlukan kedewasaan, di sini diperlukan sebuah tanggung jawab, integritas dari aparat penegak hukum," katanya.

Berdasarkan pengalaman selama ini, kekuasaan tidak bisa dibangun melalui jalan pintas dengan menggunakan instrumen hukum. ”Mari seluruh upaya di dalam penempatan jabatan strategis terhadap mereka yang punya tanggung jawab dalam menegakkan hukum yang berkeadilan itu betul-betul dapat menjalankan tugasnya dengan baik, tanpa intervensi politik kekuasaan dari pihak tertentu,” ucapnya.
(cip)
Berita Terkait
Jaksa Agung Tekankan...
Jaksa Agung Tekankan Kejaksaan Harus Jadi Wajah Penegakan Hukum Indonesia
Cerita Megawati yang...
Cerita Megawati yang Bikin Muka Jaksa Agung Pucat
RUU Kejaksaan Diyakini...
RUU Kejaksaan Diyakini Perkuat Kinerja Penegakan Hukum Kejagung
Revisi UU Kejaksaan...
Revisi UU Kejaksaan dan KUHAP Bukti Ketidakpastian Hukum di Indonesia
Ketegasan Kejagung Dinilai...
Ketegasan Kejagung Dinilai sebagai Bukti Penegakan Hukum Tanpa Pandang Bulu
Pengamat Apresiasi Jaksa...
Pengamat Apresiasi Jaksa Agung di Rakernas Kejaksaan, Kuatkan Asa Penegakan Hukum Berkeadilan
Berita Terkini
Dirjen Imigrasi Sebut...
Dirjen Imigrasi Sebut Pencekalan Febrie Adriansyah Masih Berlaku
Yusril Tegaskan Abdul...
Yusril Tegaskan Abdul Karim Bukan Ulama dan Aktivis Kemanusiaan Gaza
Soal Peluang Periksa...
Soal Peluang Periksa Nanik S Deyang di Kasus MBG, Kejagung: Minggu Ini Belum Ada Jadwal
Yusril Berkunjung ke...
Yusril Berkunjung ke MUI Malam Ini, Jelaskan Penangkapan WNA Palestina Abdul Karim Raeq Miqdad
KPK Panggil 4 Tersangka...
KPK Panggil 4 Tersangka Kasus Suap Dana Hibah Jatim
Pakar Minta Polisi Objektif...
Pakar Minta Polisi Objektif Usut Dugaan Penghinaan Terhadap Jurnalis
Infografis
10 Figur Publik Penerima...
10 Figur Publik Penerima Beasiswa LPDP, dari Mutiara Baswedan hingga Maudy Ayunda
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved