Soal Kursi Jaksa Agung, Nasdem: Semua Partai Boleh Lirik Posisi Itu

Selasa, 30 Juli 2019 - 16:47 WIB
Soal Kursi Jaksa Agung,...
Soal Kursi Jaksa Agung, Nasdem: Semua Partai Boleh Lirik Posisi Itu
A A A
JAKARTA - Partai Nasional Demokrat (Nasdem) mengakui masih mengharapkan kursi jaksa agung pada kabinet mendatang. Saat ini kursi Jaksa Agung dipegang HM Prasetyo yang juga merupakan kader Nasdem.

Politikus Partai Nasdem, Taufiqulhadi mengatakan posisi jaksa agung adalah jabatan politik dalam konteks perpolitikan di Indonesia.

”Semua partai boleh melirik posisi tersebut, tetapi keputusan akhir pada Presiden, pada Pak Jokowi,” ujar Taufiqulhadi ditemui di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (30/7/2019).

Ditanya apakah Nasdem akan mempertahankan posisi tersebut, anggota Komisi III DPR ini mengatakan bukan soal mempertahankan atau tidak. "Yang jelas karena semua melirik maka Nasdem tetap melirik. Boleh kan?”

Menurut Taufiqulhadi, posisi Jaksa Agung harus dari sosok yang memiliki latar belakang tentang penuntutan yang sangat kuat. Alasannya, jabatan Jaksa Agung merupakan pengacara negara sehingga dia berdiri untuk mempertahankan negara Indonesia.

”Karena itu dia tentu saja orang-orang yang sangat baik. Apakah ada? menurut saya di Nasdem pasti ada,” katanya.

Mengenai penolakan dari sejumlah pihak yang berharap agar posisi Jaksa Agung tidak berasal dari partai politik untuk menjaga netralitas dalam penegakan hukum yang dilakukan, Taufiqulhadi mengatakan jaksa agung merupakan jabatan politik sehingga boleh diincar oleh partai politik.

Dia mencontohkan, posisi menteri BUMN ataupun menteri keuangan, merupakan jabatan politik sehingga tidak ada salahnya ketika kader parpol menduduki posisi sebagai menteri BUMN ataupun menteri keuangan. Begitu pula jaksa agung.
(dam)
Berita Terkait
PAN Gabung Koalisi Jokowi,...
PAN Gabung Koalisi Jokowi, Pengamat: Tidak Selalu Harus Masuk Kabinet
Koalisi Aksi Menyelamatkan...
Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia sebagai Kontrol Pemerintah
Irma Suryani Mengaku...
Irma Suryani Mengaku Gagal Paham dengan Koalisi Selamatkan Indonesia
Langkah ICW Minta Jokowi...
Langkah ICW Minta Jokowi Berhentikan Jaksa Agung Dinilai Berlebihan
Pembentukan KAMI Dinilai...
Pembentukan KAMI Dinilai Sarat dengan Kepentingan Politis
SMRC Sebut Keberadaan...
SMRC Sebut Keberadaan KAMI Menunjukkan Demokrasi di Indonesia Masih Jalan
Berita Terkini
Istana Wapres Sebut...
Istana Wapres Sebut Tidak Ada Kesepakatan soal Tenggat Waktu Realisasikan Tuntutan Mahasiswa
Prabowo Terima Telepon...
Prabowo Terima Telepon Mahmoud Abbas, Tegaskan Indonesia Berdiri Bersama Palestina
BGN Pastikan Anggaran...
BGN Pastikan Anggaran MBG Dikurangi, Ini Alasannya
Temui Gibran, Mahasiswa...
Temui Gibran, Mahasiswa Beri Tenggat Waktu 5 Hari ke Pemerintah untuk Realisasikan Tuntutan
Prabowo Bertemu Menlu...
Prabowo Bertemu Menlu Qatar di Istana Merdeka, Ini Tiga Poin yang Dibahas
Sekjen GMNI Serukan...
Sekjen GMNI Serukan Gotong Royong dan Persatuan Nasional
Infografis
Fadli Zon Kritik Luhut...
Fadli Zon Kritik Luhut soal WNA Boleh Masuk ke Indonesia  
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved