KPK Sebut Ada Potensi Jerat Korporasi dalam Suap Meikarta

Selasa, 30 Juli 2019 - 03:46 WIB
KPK Sebut Ada Potensi...
KPK Sebut Ada Potensi Jerat Korporasi dalam Suap Meikarta
A A A
JAKARTA - KPK terus mengembangkan penyidikan kasus suap proyek Meikarta. Lembaga antirasuah itu menyatakan, kemungkinan adanya tersangka baru setelah penetapan tersangka Iwa Karniwa dan Bartholomeus Toto.

Wakil Ketua KPK Thony Saut Situmorang menegaskan, penetapan Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Barat Iwa Karniwa sebagai tersangka penerima suap dan mantan Presiden Direktur PT Lippo Cikarang Tbk Bartholomeus Toto sebagai tersangka pemberi suap bukan akhir dalam perjalanan kasus dugaan suap pengurusan sejumlah perizinan proyek Pembangunan Meikarta milik Lippo Group di Kabupaten Bekasi, Jawa Barat dengan total luas lokasi proyek 438 hektar (ha).

Saut memaparkan, ada sejumlah nama baik korporasi maupun sejumlah orang yang diduga terlibat dalam kasus dugaan suap ini. Keterlibatan tersebut telah tertuang dalam surat tuntutan dan pertimbangan tuntutan, tercantum dalam putusan dan pertimbangan putusan, serta fakta-fakta dalam persidangan empat terdakwa pemberi dan lima penerima suap.

Dia menggariskan, dari sisi pemberi suap telah terungkap yakni terdakwa suap Direktur Operasional Lippo Group Billy Sindoro dan tiga konsultan perizinan Lippo Group Henry Jasmen P Sihotang, Fitradjaja Purnama, dan Taryudi bersama-sama dengan Bartholomeus Toto.

"Kapan yang belum itu mereka ditersangkakan, tentu itu strategi penyidik. KPK tentu bertahap. Jadi bukan tidak diproses. Kemudian mengenai perusahaannya itu juga sama. Kita akan lihat proses tahapan berikutnya. Untuk dinaikkan ke korporasinya kita akan lihat seperti apa, sejauh apa mereka mendapatkan sesuatu dan keuntungan dari tindak pidana yang dilakukan," tegas Saut saat konferensi pers di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Senin, 29 Juli 2019 malam.

Mantan staf ahli kepala BIN ini mengungkapkan, dari sisi pejabat Pemkab Bekasi sebagai penerima suap memang tidak hanya lima terdakwa penerima suap. Saut menegaskan, untuk pengurusan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Rencana Detail Tata Ruang (RDTR) Kabupaten Bekasi 2017 tidak hanya ada peran tersangka Iwa Karniwa dan terdakwa Neneng Rahmi Nurlaili selaku Kepala Bidang Penataan Ruang Dinas PUPR Pemkab Bekasi.

Saat pembahasan dan pengesahan Perda RDTR tersebut, tutur Saut, ada peran, keterlibatan, dan penerimaan uang oleh sejumlah anggota dan pimpinan DPRD Kabupaten Bekasi. Selain itu dia membenarkan, sebelum terjadi penerimaan uang oleh tersangka Iwa Karniwa lebih dulu ada pertemuan yang dihadiri Iwa, Neneng Rahmi, dan Wakil Ketua DPRD Provinsi Jawa Barat sekaligus Bendahara DPD PDI Jawa Barat Waras Wasisto.

"Kita akan terus mengembangkan. Jadi ini hanya persoalan waktu saja. Penyidik pasti punya strategi untuk orang-orang itu ya. Intinya adalah kenapa dipisahkan (penetapan tersangka) tentu itu strategi penyidikan. Kadang-kadang pimpinan ingin cepat, tapi penyidik punya strategi," tandasnya.
(cip)
Berita Terkait
Ditangkap KPK, Ini Tiga...
Ditangkap KPK, Ini Tiga Kontroversi Bupati Penajam Paser Utara
Bupati Lampung Tengah...
Bupati Lampung Tengah Ardito Wijaya Diduga Terima Suap Rp5,7 Miliar
1 Tersangka Kasus Suap...
1 Tersangka Kasus Suap Importasi Barang di Bea Cukai Kabur dari OTT, KPK Beri Ultimatum
Usut Dugaan Suap Bupati...
Usut Dugaan Suap Bupati Cantik, KPK Geledah Tiga Lokasi di Probolinggo
OTT Hanya Dua Kali dalam...
OTT Hanya Dua Kali dalam 6 Bulan, KPK: Penjahatnya Lebih Pintar
Breaking News: KPK Gelar...
Breaking News: KPK Gelar OTT Jakarta dan Bekasi, Pejabat Negara Ditangkap
Berita Terkini
Tersangka Kasus Ijazah...
Tersangka Kasus Ijazah Jokowi Desak Polisi Buat Kepastian Hukum
Pengacara Roy Suryo:...
Pengacara Roy Suryo: Polisi dan Jaksa Ragu-ragu di Kasus Ijazah Jokowi
Kecam Ketimpangan Layanan...
Kecam Ketimpangan Layanan Dialisis, KPCDI Desak Pemerintah Benahi Sistem
Pengacara Jokowi: Ada...
Pengacara Jokowi: Ada Dugaan Manipulasi Bukti Elektronik dalam Kasus Ijazah Jokowi
PKS Sebut Sinergi Pemerintah,...
PKS Sebut Sinergi Pemerintah, Dunia Usaha, hingga Masyarakat Kunci Jaga Stabilitas
GenIUS Expo 2026 Dorong...
GenIUS Expo 2026 Dorong Siswa Kembangkan Potensi Diri melalui Karya dan Inovasi
Infografis
10 Bendera Negara Paling...
10 Bendera Negara Paling Unik di Dunia, Ada yang Bergambar Naga
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved