DPR Ingatkan Kaum Muda Soal Bahaya Perang Asimetris Global

Kamis, 25 Juli 2019 - 17:31 WIB
DPR Ingatkan Kaum Muda...
DPR Ingatkan Kaum Muda Soal Bahaya Perang Asimetris Global
A A A
JAKARTA - Anggota Komisi I DPR RI Bobby Aditya Rizaldy meminta Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) menyosialisasikan bahaya perang asimetris global. Menurut dia, perang asimetris salah satu tujuannya menguasai sumber daya alam.

"KNPI harus menyosialisasikan itu. Selain itu contoh bahaya perang asimetris, misalnya mendelegitimasi pemerintah," ujar Bobby dalam diskusi bertajuk Ancaman Keamanan Nasional di Tengah Perang Asimetris Global di Media Center Dewan Pengurus Pusat (DPP) KNPI di Menteng, Jakarta Pusat, Rabu (24/7/2019).
Dia menambahkan, perang asimetris yang relevan kini dengan bombardir isu. Hingga membuat pemerintah kehilangan kepercayaan dari rakyat. "Perang asimetris itu, ada temanya. Supaya tidak terjadi di sini, pemuda, KNPI tahulah, mana yang hasutan atau tidak. Perang asimetris jangan sampai memecah belah kita. Yang malah membuat konflik," tandas Bobby.

Para wakil rakyat di DPR, kata dia, juga membuat undang-ndang yang pro kepentingan nasional.

Sementara itu, Ketua DPP KNPI Bidang Intelijen Kaka Hanifa mengatakan, pihaknya sengaja membuat diskusi ini dalam rangka menyadarkan kalangan pemuda. Tema-tema seperti ancaman perang asimetris global perlu diangkat.

"Sehingga pemuda lebih bisa mencegah ancaman keamanan nasional. Kalau anak muda kalau tidak dipancing, nggak peduli. Hanya sekedar ngopi dan shoping. Perang asimetris ini tidak kita sadari," jelas Kaka.

Misalnya, kata dia, penggunaan medsos yang bebas. Ditambah lagi ujaran kebencian, hoaks, fitnah dan sebagainya. Efeknya mendelegitimasi pemerintah.
"Para pemuda jangan terlena. Manfaatkan informasi teknologi yang demikian canggih. Juga harus mengetahui, siapa tahu dalam opini-opini itu ada ancaman disintegrasi, ancaman mengganti ideologi Pancasila ataupun menawarkan ideologi lain, seperti khilafah. Pemerintah harus melakukan penguatan ideologi. Kami DPP KNPI juga akan menggelorakan di level nasional," pungkas dia.

Selain Bobby dan Kaka, hadir sebagai pembicara lainnya di diskusi tersebut Direktur Eksekutif Center of Intelligence and Strategic Studies (CISS), Ngasiman Djoyonegoro dan Ketua Dewan Pembina Puspolkam RI, Firman Djaya Daeli.
(pur)
Berita Terkait
Daftar Lengkap 580 Anggota...
Daftar Lengkap 580 Anggota DPR yang Dilantik Hari Ini
SDI Sebut Sangat Berlebihan...
SDI Sebut Sangat Berlebihan Kinerja DPR RI Sekarang Dianggap Terburuk di Era Reformasi
Dua Fraksi DPR Enggan...
Dua Fraksi DPR Enggan Laporkan Kasus Corona Anggotanya
Lewat Sebuah Buku, Desmond...
Lewat Sebuah Buku, Desmond Mahesa Ungkap Seluk-Beluk tentang DPR
Sidang Pertama DPR 2020-2021...
Sidang Pertama DPR 2020-2021 Dihadiri 98 Anggota Secara Fisik, 231 Virtual
DPR Batasi Tamu yang...
DPR Batasi Tamu yang Masuk ke Kompleks Senayan
Berita Terkini
Pakar Bedah Kasus Dugaan...
Pakar Bedah Kasus Dugaan Pidana Jabatan Mantan Jampidsus
Roy Suryo: Praperadilan...
Roy Suryo: Praperadilan Jilid 3 Bukan untuk Cari Duit
Perang Iran Menjadi...
Perang Iran Menjadi Warisan Buruk Kebijakan Luar Negeri Amerika Serikat
MUI Soroti Penangkapan...
MUI Soroti Penangkapan Ulama Palestina Sheikh Abdul Karim Raed Miqdad, Pertanyakan Verifikasi Tuduhan Terorisme
Prabowo Tunjuk Asep...
Prabowo Tunjuk Asep Nana Mulyana Jadi Wakil Jaksa Agung, Kuntadi Jabat Jampidsus
Dilantik Prabowo Jadi...
Dilantik Prabowo Jadi Kepala BGN, Sudaryono Lepas Jabatan Wamentan
Infografis
Mantan Menkes Ingatkan...
Mantan Menkes Ingatkan 3 Capres Antisipasi Ancaman Perang Biologi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved