Paripurna DPR Setujui Amnesti, Baiq Nuril Sujud Syukur

Kamis, 25 Juli 2019 - 13:44 WIB
Paripurna DPR Setujui...
Paripurna DPR Setujui Amnesti, Baiq Nuril Sujud Syukur
A A A
JAKARTA - Korban pelecehan seksual sekaligus terpidana kasus pelanggaran Undang-Undang tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE), Baiq Nuril Maknun sujud syukur di Balkon Ruang Paripurna DPR.

Hal itu dilakukan setelah Baiq Nuril mendengar hasil rapat paripurna siang ini yang menyetujui amnesti untuk dirinya dari Presiden Jokowi. Putranya, Rafi pun ikut sujud syukur di sampingnya. Usai sujud syukur, Baiq Nuril mencium dan memeluk putranya itu.

Sebelumnya, Wakil Ketua Komisi III DPR Erma Suryani Ranik memaparkan laporan Komisi lll DPR RI terhadap pertimbangan atas pemberian amnesti kepada Baiq Nuril.

"Kami sampaikan, Komisi III dengan mengedepankan prinsip musyawarah mufakat secara aklamasi menyatakan menyetujui untuk memberikan pertimbangan pada Presiden Indonesia agar saudara Baiq Nuril Maknun dapat diberikan amnesti, 10 fraksi setujui secara aklamasi," kata Erma dalam laporannya pada Rapat Paripurna DPR, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (25/7/2019).

Kemudian, Wakil Ketua DPR Utut Adianto selaku pimpinan rapat paripurna meminta persetujuan para anggota DPR yang hadir siang ini. "Sekarang perkenankan saya menanyakan pada dewan sidang terhormat, apakah laporan Komisi III DPR RI tentang pertimbangan atas pemberian amnesti terhadap Baiq Nuril Maknun dapat disetujui?" tanya Utut.

"Setuju," jawab para anggota DPR yang hadir di rapat paripurna DPR hari ini.

Lalu, Utut Adianto mempersilakan Baiq Nuril Maknun berdiri. "Kita beri aplause pada saudara Baiq Nuril," ujar Politikus Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) ini.

baca juga: Ironi Hukum Indonesia untuk Baiq Nuril Jadi Sorotan Dunia

Diketahui, Mahkamah Agung (MA) telah menolak gugatan Peninjauan Kembali (PK) yang diajukan terpidana Baiq Nuril Maknun, dalam kasus penyebaran konten bermuatan asusila. Ibu tiga anak adalah terpidana kasus pelanggaran Pasal 27 (1) UU ITE dengan tuduhan menyebarkan rekaman tanpa hak.

Padahal seperti diungkapkan Nuril, rekaman itu adalah percakapan bermuatan unsur pelecehan seksual terhadap dirinya. Dengan putusan MA itu maka Nuril tetap dihukum enam bulan penjara dan denda Rp500 juta subsider tiga bulan kurungan.
(cip)
Berita Terkait
Lapor ke Mabes Polri...
Lapor ke Mabes Polri dan Kompolnas, Terdakwa Kasus UU ITE Minta Keadilan
Kapolri Terbitkan Pedoman...
Kapolri Terbitkan Pedoman Penanganan Kasus UU ITE ke Seluruh Kapolda dan Jajaran
Fahri Hamzah Colek Mahfud...
Fahri Hamzah 'Colek' Mahfud MD Soal Kasus Jerinx SID
Dapat Asimilasi Covid-19,...
Dapat Asimilasi Covid-19, Ibu Terpidana Kasus ITE Dibebaskan
Soal Revisi UU ITE dan...
Soal Revisi UU ITE dan SE Kapolri, Pakar Pidana Ini Kaitkan dengan Kasus Abu Janda
Adam Deni Divonis 4...
Adam Deni Divonis 4 Tahun Penjara Atas Kasus Pelanggaran UU ITE
Berita Terkini
Kapolri: Hari Bhayangkara...
Kapolri: Hari Bhayangkara Jadi Momentum Evaluasi dan Mendengar Masukan Masyarakat
Prabowo Terima Usulan...
Prabowo Terima Usulan Rektor, Keuntungan BUMN untuk Riset dan Inovasi
Hadiri Pekan Olahraga...
Hadiri Pekan Olahraga Polri dan CFD, Kapolri: Momentum Perkuat Kedekatan dengan Masyarakat
Jokowi Injak Kepala...
Jokowi Injak Kepala Kerbau saat Terima Gelar Adat, PDIP: Bagian Adat atau Simbol Perendahan Politik?
MUI Susun Naskah Akademik...
MUI Susun Naskah Akademik RUU Pidana LGBT, Dorong Masuk Prolegnas
Kecam Dugaan Intimidasi...
Kecam Dugaan Intimidasi Dokter di NTT, Ninik: Sanksi Disiplin Jika Kader PKB Terlibat
Infografis
Riwayat Pendidikan Ahmad...
Riwayat Pendidikan Ahmad Sahroni, Anggota DPR yang Jadi Sorotan Publik
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved