Indonesia Dukung Rancangan Internasional untuk Kebebasan Media

Sabtu, 20 Juli 2019 - 16:35 WIB
Indonesia Dukung Rancangan...
Indonesia Dukung Rancangan Internasional untuk Kebebasan Media
A A A
LONDON - Profesi seorang jurnalis dalam menjalankan tugasnya rentan mendapat kekerasan dan persekusi. Di Indonesia, hal ini mengalami peningkatan dalam beberapa tahun terakhir. Adapun yang dimaksud kategori kekerasan mencakup pengusiran, serangan fisik, hingga pemidanaan karya jurnalistik.

Berdasarkan data yang dirilis Aliansi Jurnalis Independen (AJI), setidaknya dalam 3 tahun terakhir, kekerasan terhadap jurnalis meningkat. Tercatat, pada tahun 2017 sebanyak 64 kasus. Tahun 2018 ada 64 kasus. Sementara kekerasan pada aksi 22 Mei 2019 kemarin ditemukan 20 kasus.

Berkaitan dengan hal tersebut, saat ini tengah digelar Konferensi Global untuk Kebebasan Media. Indonesia turut berkomitmen untuk mendukung dan meningkatkan upaya mengatasi kekerasan terhadap jurnalis melalui institusi multilateral, asosiasi para jurnalis, dan organisasi sipil.

“Upaya ini sebagai komitmen bersama, tentunya semua negara yang hadir memberikan dukungan untuk pekerja dan entitas media yang resiko ancaman kekerasannya cukup tinggi,” ujar Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara di London dalam rilisnya kepada SINDOnews, Sabtu (20/7/2019).

Selain itu, pemerintah juga berkomitmen untuk memperkuat kebebasan media. Termasuk bersinergi bersama masyarakat sipil, organisasi media, para ahli komunikasi dan lain sebagainya untuk membuat berbagai rencana visioner.

“Tujuan ini sebenarnya bagus. Kenapa? Karena ini semua akan menunjukkan bahwa ada solidaritas pemerintah bersama dengan ekosistem di pers. Salah satu ouputnya nanti untuk menciptakan kerangka nasional dan perencanaan aksi demi keamanan teman-teman jurnalis,” imbuhnya.

Menteri Rudiantara menjelaskan, rancangan internasional yang digagas tersebut sebagai upaya yang didorong semua negara peserta konferensi global melalui PBB dan organisasi internasional lainnya. "Harapannya nanti memang membangun Satuan Tugas," pungkasnya.
(kri)
Berita Terkait
Keterbukaan Informasi,...
Keterbukaan Informasi, Ditjen Pemasyarakatan Bersinergi dengan Media
Ungkap Penembak Pimred...
Ungkap Penembak Pimred Media Online, Polisi Gali Informasi dari Wartawan
Jurnalisnya Diteror...
Jurnalisnya Diteror Terkait Pemberitaan, Liputan6 Tempuh Jalur Hukum
Media Massa Harus Pikirkan...
Media Massa Harus Pikirkan Efek Pemberitaan
Perkuat Pemberitaan...
Perkuat Pemberitaan Ramah Anak, STC Bentuk Jurnalis Sahabat Anak di Sulsel
Hari Kebebasan Pers...
Hari Kebebasan Pers Sedunia, IJTI Serukan Perlindungan Jurnalis dan Kedaulatan Informasi
Berita Terkini
ASEAN Diminta Jaga Sentralitas...
ASEAN Diminta Jaga Sentralitas di Tengah Tarik-Menarik Kepentingan Laut China Selatan
Lelang Jabatan Sekda,...
Lelang Jabatan Sekda, Bupati Kuansing Minta Mobil Land Cruiser
Fuad Hasan Mangkir dari...
Fuad Hasan Mangkir dari Panggilan Penyidik, KPK: Sedang di Luar Negeri
Wali Kota Agustina Dorong...
Wali Kota Agustina Dorong Gerakan Nasional Penyelamatan Heritage Kota Maritim
HUT ke-118, Ikatan Notaris...
HUT ke-118, Ikatan Notaris Indonesia Dorong Penegakan Etik dan Adaptasi Digital
PN Jaktim Izinkan Siaran...
PN Jaktim Izinkan Siaran Langsung Sidang Dokter Tifa kecuali Tahap Pembuktian
Infografis
Sensus Ekonomi 2026:...
Sensus Ekonomi 2026: Data untuk Memperkuat UMKM dan Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved