Diundang Jokowi ke Istana, BPPG: Kami Anggap Bamsoet Sudah Kantongi Restu

Selasa, 16 Juli 2019 - 16:41 WIB
Diundang Jokowi ke Istana,...
Diundang Jokowi ke Istana, BPPG: Kami Anggap Bamsoet Sudah Kantongi Restu
A A A
JAKARTA - Ketua DPR Bambang Soesatyo (Bamsoet) kemarin memenuhi undangan Presiden Joko Widodo (Jokowi) di Istana Negara, Senin (15/7/2019). Menurut pengakuan Bamsoet, Presiden Jokowi lebih banyak memberikan wejangan terkait soliditas dan kondusifitas Partai Golkar.

Menanggapi pertemuan tersebut, Koordinator Barisan Pemuda Partai Golkar (BPPG) Abdul Aziz mengatakan bahwa pertemuan itu adalah sinyal yang cukup baik untuk semua kader yang menginginkan perubahan di Partai Golkar. Bahkan, pertemuan tersebut diibaratkan seorang anak yakni Bamsoet meminta restu kepada orang tua dalam hal ini Jokowi.

“Ya, kami menganggap Mas Bamsoet sudah mengantongi restu, ibarat anak yang pamit untuk menikah, tidak mungkin wejangan rumah tangga diberikan oleh orang tua yang tidak memberikan restu," ujar Aziz di Jakarta, Selasa (16/7/2019).

Para kader Golkar, lanjut Aziz, juga sudah membaca sinyal-sinyal dari pertemuan antara Jokowi dan Bamsoet. Diyakini pertemuan tersebut menghasilkan sebuah pesan.

“Kita semua tahu baik Pak Jokowi maupun Mas Bamsoet sama-sama memegang tata krama politik yang sangat tinggi, jadi tidak mungkin eksplisit dalam mendeliver pesan, tapi menurut kami itu itu sudah cukup, sudah sampai,” jelas Aziz.

BPPG, kata Aziz, yakin dan tidak ragu mendukung Bamsoet untuk maju menuju kursi satu Golkar. Sebab, Bamsoet juga mendapat wejangan dari Jokowi agar tetap menaungi para purnawirawan dan alim ulama.

“Contohnya seperti Mas Bamsoet nantinya harus kembali merangkul Purnawirawan dan Alim Ulama, itu sinyal positif bagi kami untuk main habis mengawal beliau menuju kursi Golkar satu, karena sudah tidak ada lagi sedikitpun keraguan, ini kode keras,” pungkas Aziz.

Sebelumnya Bamsoet bertemu dengan Presiden Jokowi di Istana Kepresidenan pada Senin (15/7/2019). Bambang mengklaim, pertemuan tersebut hanya pembicaraan santai dan tak ada kaitan dengan dukung-mendukung terkait perebutan kursi Ketua Umum Partai Golkar.

Bamsoet juga mengungkapkan, Presiden Jokowi juga meminta agar Golkar dapat kembali lagi menjadi partai yang menaungi para purnawirawan.

“Golkar harus menjadi rumah besar kembali untuk purnawirawan TNI karena dahulu didirikan oleh TNI-Polri saat Sekretariat Bersama Partai Golkar. Kekuatan-kekuatan itu harus dirangkul kembali,” kata Bamsoet.
(kri)
Berita Terkait
HUT ke-57 Partai Golkar...
HUT ke-57 Partai Golkar Bertema Bersatu untuk Menang
Bahlil Lahadalia Tegaskan...
Bahlil Lahadalia Tegaskan Soliditas Kader di HUT ke-61 Partai Golkar
Persiapan Jelang Perayaan...
Persiapan Jelang Perayaan HUT Ke-61 Partai Golkar
Soal Peluang Golkar...
Soal Peluang Golkar Ubah AD/ART untuk Jokowi Maju Ketum, Aburizal Bakrie: Bisa Saja jika Daerah Mau
Pembukaan Rapimnas Partai...
Pembukaan Rapimnas Partai Golkar
Tasyakuran HUT Ke-57...
Tasyakuran HUT Ke-57 Partai Golkar
Berita Terkini
Pakar Hukum: Penetapan...
Pakar Hukum: Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Belum Diperiksa Asal Ada 2 Alat Bukti
Siapkan Relawan Tangguh...
Siapkan Relawan Tangguh Hadapi Bencana, Gus Muhaimin Resmikan Sigap Bangsa
10 Tahun Arbitrase Laut...
10 Tahun Arbitrase Laut China Selatan Tak Mempan, Saatnya Mulai Perundingan COC
Kebijakan Kemenhut Dinilai...
Kebijakan Kemenhut Dinilai Perkuat Posisi Indonesia dalam Konservasi Gajah Dunia
MPLS Ramah dan Gernas...
MPLS Ramah dan Gernas Rana: Memulai Pendidikan dengan Rasa Aman, Bukan Rasa Takut
Febrie Ditetapkan Jadi...
Febrie Ditetapkan Jadi Tersangka Tanpa Diperiksa, Pakar: Bertentangan dengan Konstitusi dan Langgar HAM
Infografis
Waspada! Ini Gejala...
Waspada! Ini Gejala Super Flu yang Masuk ke Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved