Calon Pimpinan KPK Harus Punya Kapasitas dan Integritas

Jum'at, 05 Juli 2019 - 13:33 WIB
Calon Pimpinan KPK Harus...
Calon Pimpinan KPK Harus Punya Kapasitas dan Integritas
A A A
JAKARTA - Proses seleksi calon pimpinan (capim) KPK hingga saat ini masih berlangsung. Para calon harus memiliki kriteria yang telah diatur dalam Pasal 29 UU No 30/2002 tentang Komisi Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.

Koordinator Indonesian Corruption Watch (ICW), Adnan Topan Husodo mengatakan kriteria tersebut di antaranya memiliki integritas dan kapasitas sebagai pemimpin lembaga itu.

“Kalau kita merujuk kepada kriteria calon KPK jelas itu di dalam UU KPK sudah diatur, ada 11 kriteria yang paling utama dan paling berat yakni tidak pernah terlibat dalam perbuatan tercela. Kemudian integritas yang baik, punya kapasitas sebagai pimpinan lembaga yang kuat di KPK ini,” ungkapnya.

Adnan juga mengatakan panitia seleksi capim KPK harus tetap objektif untuk mencari calon pemimpin KPK yang sesuai dengan UU KPK. “Saya kira Pansel Capim KPK harus tetap objektif dalam menjalankan tugasnya. Tentu Pansel KPK harus menunjukkan gesture mereka ke publik mereka tidak condong ke pihak atau kelompok tertentu. Di luar itu kriteria yang umum sifatnya, oleh karena itu saya kira Pansel Capim KPK harus meletakkan kriteria dalam undang-undang itu,” katanya.

Adnan menegaskan jika ada satu institusi yang mengajukan calon untuk maju sebagai calon ketua KPK harus dibungkus sebagai hak semua orang untuk mengajukan diri. “Akan tetapi proses rekrutmen dan screening nya di pansel tetap tidak boleh membangun satu model, harus ada kelompok ini, kelompok itu dan sebagainya,” ucapnya.

Munculnya wacana pelabelan bahwa ada keinginan kelompok tertentu masuk sebagai pimpinan KPK, kata dia, adalah hal yang wajar karena KPK ini lembaga yang tidak disukai banyak pihak oleh karena itu harus dikendalikan. Salah salah satu caranya adalah menempatkan orangnya di dalam. "Banyak pihak yang punya kepentingan untuk masuk atau menempatkan orang-orangnya di dalam. Nah ini yang harus diwaspadai oleh pansel,” ujar Adnan

Adnan berharap Pansel Capim KPK tidak membuat gesture-gesture yang akan membuat condong ke pihak tertentu. “Siapapun bisa masuk dan mencalonkan diri yang penting memiliki kapasitas dan integritas. Yang perlu ditekankan, panselnya jangan membangun yang politis. Karena yang dibutuhkan sekarang adalah mencari orang terbaik untuk duduk menjadi pimpinan KPK. Itu yang diharapkan masyarakat,” tegas Adnan.
(cip)
Berita Terkait
KPK Beberkan Kinerja...
KPK Beberkan Kinerja Bidang Penindakan di Semester I 2022
Menyorot Kinerja KPK,...
Menyorot Kinerja KPK, Butuh Konsistensi Berkelanjutan
KPK Gaet 4 Kementerian...
KPK Gaet 4 Kementerian dan KSP Teken Komitmen Pencegahan Korupsi
KPK Kembali Dipimpin...
KPK Kembali Dipimpin oleh Jenderal Polisi
Pegawai KPK Tolak Pelatihan...
Pegawai KPK Tolak Pelatihan Bela Negara di Kemenhan
Ditangkap KPK, Ini Tiga...
Ditangkap KPK, Ini Tiga Kontroversi Bupati Penajam Paser Utara
Berita Terkini
Kasus Korupsi MBG Jadi...
Kasus Korupsi MBG Jadi Alarm Integritas Yayasan, PFI Dorong Audit dan Pengawasan Ketat
BI Rate Naik dan Rupiah...
BI Rate Naik dan Rupiah (tetap) Melemah
Penahanan Sudewo Dipindah...
Penahanan Sudewo Dipindah ke Semarang Jelang Sidang Perdana Kasusnya
Mensos Gus Ipul Tegaskan...
Mensos Gus Ipul Tegaskan Tak Ada Zona Aman untuk Korupsi di Kemensos
Alasan Natalius Pigai...
Alasan Natalius Pigai Usul Jabatan Utama Polri Bisa Diisi Sipil
Silmy Karim Cs Ditahan...
Silmy Karim Cs Ditahan KPK, DPR Bakal Minta Penjelasan Kemenimipas
Infografis
10 Wonderkid Calon Bintang...
10 Wonderkid Calon Bintang di Piala Dunia 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved