Soal Istilah 'Kecurangan Sebagian dari Demokrasi', Ini Penjelasan Yusril

Jum'at, 21 Juni 2019 - 16:11 WIB
Soal Istilah Kecurangan...
Soal Istilah 'Kecurangan Sebagian dari Demokrasi', Ini Penjelasan Yusril
A A A
JAKARTA - Ketua Tim Hukum Jokowi-Ma'ruf Amin, Yusril Ihza Mahendra menilai saksi fakta pertama yang diajukan kubunya telah menerangkan secara jelas apa adanya.

Sementara saksi kedua bernama Anas Nashihin menegaskan fakta soal pelatihan saksi Tim Kampanye Nasional (TKN) yang disebut Saksi Pemohon 02, Hairul Anas Suaidi telah memberikan materi kecurangan pemilu.

"Saksi yang sekarang ini adalah ketua panitia kegiatan ToT itu dan dia membantah itu slide yang digunakan oleh Pak Ganjar ataupun Pak Moeldoko," ujar Yusril di Gedung MK, Jakarta, Jumat (21/6/2019).

Yusril menegaskan Moeldoko hanya menutup kegiatan Traning of Trenee (ToT) atau pelatihan calon saksi TKN 01. Sedangkan slide yang ditampilkan merupakan materi dari Anas Nashihin.

"Dan dia sudah menjelaskan bahwa kata-kata kecurangan adalah bagian dari demokrasi, semacam satu shock disampaikan kepada peserta agar peserta itu kaget," jelasnya.

Kemudian, kata Yusril, Anas Nashihin yang bersaksi dalam persidangan kali ini merasa istilah tersebut disalahtafsirkan. Kata Yusril, diksi kecurangan sebagian dari demokrasi mengandung arti bahwa dalam setiap pemilu kerap kali terjadi kecurangan sehingga hal tersebut harus diantisipasi para saksi 01.

"Dia sendiri yang bikin slide itu, dan dia yang sampaikan materi dan dia sudah jelaskan apa makna dari kata-kata itu dan dia tegaskan tidak ada sama sekali dimaksudkan supaya saksi-saksi yang dilatih ini dari pihak Paslon 01 supaya melakukan kecurangan dalam pemilu dan pilpres. Itu tidak ada sama sekali," pungkasnya.
(kri)
Berita Terkait
Sejarah Pemilu di Indonesia...
Sejarah Pemilu di Indonesia dari Masa ke Masa, Info Penting untuk Tugas Sekolah
Refly Harun: Putusan...
Refly Harun: Putusan MA Sama Sekali Tak Pengaruhi Hasil Pilpres 2019
Haikal Hassan: Hentikan...
Haikal Hassan: Hentikan Sebut Cebong-Kadrun, Enggak Malu Sama Orang Tua Kita Dulu
Anies Blak-blakan 2...
Anies Blak-blakan 2 Kali Tolak Tawaran Jadi Capres di Pilpres 2019
Gelar Konser Rakyat,...
Gelar Konser Rakyat, Warga Pacitan Deklarasi Dukung Cak Imin Presiden 2024
Kilas Balik Nomor Urut...
Kilas Balik Nomor Urut Capres-Cawapres, dari Pilpres 2004 hingga Pilpres 2019
Berita Terkini
Aliansi BEM Bersatu...
Aliansi BEM Bersatu Endus Dugaan Keterlibatan Politikus PDIP dalam Aksi Tolak MBG
Budiman Sesalkan Pembubaran...
Budiman Sesalkan Pembubaran Diskusi di UGM: Seharusnya Kita Bisa Berdialog dengan Sehat
Usai Temui Jokowi, IKA...
Usai Temui Jokowi, IKA BEM Nusantara Akan Bertemu Gibran, Bahas Apa?
Bonatua Silalahi Ungkap...
Bonatua Silalahi Ungkap Kejanggalan di Fotokopi Ijazah Jokowi: Tak Ada Tanggal Legalisir, Melanggar Peraturan
Digeruduk Mahasiswa...
Digeruduk Mahasiswa UGM saat Diskusi, Budiman Sudjatmiko: Kami Bersedia untuk Dikritik
Kemenag Susun Kosa Isyarat...
Kemenag Susun Kosa Isyarat Istilah Fikih dan Teologi Islam untuk Disabilitas
Infografis
7 Perang Besar di Selat...
7 Perang Besar di Selat Malaka, dari Jalur Rempah hingga Medan Tempur Kekuatan Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved