Sengketa Pilpres, Pakar Tata Negara Nilai Tim Prabowo Tak Konsisten

Sabtu, 15 Juni 2019 - 17:02 WIB
Sengketa Pilpres, Pakar...
Sengketa Pilpres, Pakar Tata Negara Nilai Tim Prabowo Tak Konsisten
A A A
JAKARTA - Pakar hukum tata negara dari Universitas Bengkulu, Juanda menilai tim hukum Prabowo Subianto-Sandiaga Uno justru menggiring hakim konstitusi menjadi Mahkamah Kalkulator.

Padahal, kata dia, ketua tim hukum Prabowo-Sandi, Bambang Widjojanto (BW) pernah menyampaikan harapan agar MK tidak menjadi Mahkamah Kalkulator dalam memutus perkara sengketa hasil Pilpres 2019.

Adapun pernyataan itu disampaikan BW saat menyerahkan berkas permohonan kepada Mahkamah Konstitusi (MK) pada tanggal 24 Mei 2019 yang lalu. "Nah kemarin (sidang perdana-red), mau tidak mau pasangan 02 melalui kuasa hukumnya juga menerapkan persoalan ada 37 ribu TPS yang akhirnya memengaruhi 8 juta suara. Nah ini kan menggiring supaya hakim konstitusi juga bicara kalkulator sebenarnya," tutur Juanda dalam diskusi Polemik Trijaya Network bertajuk Mahkamah Keadilan untuk Rakyat di d'Consulate Cafe dan Lounge, Jalan Wahid Hasyim, Menteng, Jakarta Pusat, Sabtu (15/6/2019).

Untuk itu, tim hukum pasangan calon presiden dan wakil presiden nomor urut 02 itu tidak konsisten. "Artinya ada ketidakkonsistenan 02 dalam hal memegang prinsip awalnya juga. Agak tercoreng saat itu," tuturnya.

Di samping itu, dia memastikan hakim konstitusi memiliki pandangan yang berbeda. "Tapi saya lihat kemarin itu semua hakim menggunakan paradigma berkeadilan," ujarnya.

Mengenai gugatan tim hukum Prabowo-Sandi, dia melihat ada upaya untuk meyakinkan hakim dan masyarakat agar apa yang didalilkan bisa diterima. "Persoalannya, mampukah mereka buktikan dalil ini?" ungkapnya.
(dam)
Berita Terkait
Sejarah Pemilu di Indonesia...
Sejarah Pemilu di Indonesia dari Masa ke Masa, Info Penting untuk Tugas Sekolah
Haikal Hassan: Hentikan...
Haikal Hassan: Hentikan Sebut Cebong-Kadrun, Enggak Malu Sama Orang Tua Kita Dulu
Anies Blak-blakan 2...
Anies Blak-blakan 2 Kali Tolak Tawaran Jadi Capres di Pilpres 2019
Refly Harun: Putusan...
Refly Harun: Putusan MA Sama Sekali Tak Pengaruhi Hasil Pilpres 2019
Gelar Konser Rakyat,...
Gelar Konser Rakyat, Warga Pacitan Deklarasi Dukung Cak Imin Presiden 2024
Kilas Balik Nomor Urut...
Kilas Balik Nomor Urut Capres-Cawapres, dari Pilpres 2004 hingga Pilpres 2019
Berita Terkini
Ketum All Cipayung Nusantara...
Ketum All Cipayung Nusantara Berharap Sidang Kasus Ijazah Jokowi Digelar Terbuka
Tersangka Kasus Ijazah...
Tersangka Kasus Ijazah Jokowi Desak Polisi Buat Kepastian Hukum
Pengacara Roy Suryo:...
Pengacara Roy Suryo: Polisi dan Jaksa Ragu-ragu di Kasus Ijazah Jokowi
Kecam Ketimpangan Layanan...
Kecam Ketimpangan Layanan Dialisis, KPCDI Desak Pemerintah Benahi Sistem
Pengacara Jokowi: Ada...
Pengacara Jokowi: Ada Dugaan Manipulasi Bukti Elektronik dalam Kasus Ijazah Jokowi
PKS Sebut Sinergi Pemerintah,...
PKS Sebut Sinergi Pemerintah, Dunia Usaha, hingga Masyarakat Kunci Jaga Stabilitas
Infografis
UU DKJ Diteken Jokowi,...
UU DKJ Diteken Jokowi, Jakarta Tak Lagi Jadi Ibu Kota Negara
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved