PPP Dukung Polisi Usut Keterlibatan Habil Marati di Kasus Makar

Selasa, 11 Juni 2019 - 22:41 WIB
PPP Dukung Polisi Usut...
PPP Dukung Polisi Usut Keterlibatan Habil Marati di Kasus Makar
A A A
JAKARTA - Sekretaris Jenderal PPP, Arsul Sani, mendukung pihak kepolisian untuk mengusut dugaan keterlibatan salah satu kadernya, Habil Marati dalam kasus dugaan makar dan upaya pembunuhan 4 tokoh nasional. Habil diduga sebagai penyedia dana bagi eksekutor upaya pembunuhan.

Menurut Arsul, semua orang mempunyai kedudukan yang sama di mata hukum, sehingga semua pelanggar hukum harus diproses.

"Prinsipnya, bagi PPP, jangankan kader PPP, siapa saja termasuk kader PPP yang diduga melakukan suatu perbuatan pidana ya silakan diselidik dan disidik dan dilakukan proses hukum ya," kata PPP Arsul, Selasa (11/6/2019).

Saat ini Habil memang masih terdaftar sebagai kader PPP, namun menurut aturan ia bisa diberhentikan secara tidak terhormat jika terbukti terlibat dalam kasus kriminal, apalagi berupa makar.

Anggaran Dasar dan Rumah Tangga partai menurut Arsul, mengatur pemberhentian anggota. "Ada dalam Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga PPP itu ada aturannya, kalau seseorang itu," jelasnya.

"Katakanlah, ditersangkakan atau kemudian dijatuhi hukuman dengan pidana penjara yang ancamannya penjara 5 tahun atau lebih, itu bisa diberhentikan dari Partai PPP," sambungnya.

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, Habil telah ditangkap pihak berwajib karena diduga sebagai penyandang dana atau pemberi uang untuk membeli senjata api yang akan digunakan untuk membunuh 4 tokoh.

Hal ini disampaikan oleh Kasubdit I Dirtipidum Bareskrim Polri Kombes Daddy Hartadi di Kantor Kemenko Polhukam, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Selasa (11/6/2019).

"Tersangka HM (Habil Marati) berperan memberikan uang. Uang yang diterima tersangka KZ (Kivlan Zen) berasal dari HM, maksud dan tujuannya adalah untuk pembelian senjata api," kata Kombes Daddy Hartadi, Selasa (11/6/2019).

Habil menyerahkan uang sebesar SGD 15.000 atau senilai Rp150 juta sebagai dana operasional. Menurut Kombes Daddy, Kivlan Zen kemudian mencari eksekutor dan memberi target 4 tokoh nasional.
(maf)
Berita Terkait
PPP Bertekad Jadikan...
PPP Bertekad Jadikan Kader sebagai Wapres Seperti Hamzah Haz, Pengamat: Harus Punya Tokoh Hebat
Dian Prasetio Dipercaya...
Dian Prasetio Dipercaya DPP PPP untuk Rangkul UMKM, Petani, dan Nelayan
Selamatkan PPP, FKPP...
Selamatkan PPP, FKPP Desak DPP Tindak Tegas Kader Pemecah Belah Partai
Jelang Muktamar, PPP...
Jelang Muktamar, PPP Buka Peluang Munculnya Figur Baru
Nama RTQ Tak Masuk Struktur...
Nama RTQ Tak Masuk Struktur Pimpinan Usulan Formatur DPC PPP Makassar
7 Fraksi PPP di Parlemen...
7 Fraksi PPP di Parlemen se-Sulsel Dapat Hak Suara di Muktamar IX
Berita Terkini
Prabowo Ingatkan Penanganan...
Prabowo Ingatkan Penanganan Sampah Tak Bisa Gunakan Cara-cara Lama
3 Pemimpin Dunia Bertemu...
3 Pemimpin Dunia Bertemu Prabowo dalam Sepekan, Bukti Indonesia Dipercaya Dunia
Satu Dekade Laut China...
Satu Dekade Laut China Selatan: Stabilitas Kawasan Ketimbang Kontestasi
Makna Prabowo Minta...
Makna Prabowo Minta Aparatur Introspeksi, Qodari: Tak Ada yang Istimewa di Mata Hukum
Soal Usulan Ambil Alih...
Soal Usulan Ambil Alih Kasus Febrie Adriansyah, KPK: Kita Ikuti Dulu Perkembangannya
Inpres Gajah Dinilai...
Inpres Gajah Dinilai Perkuat Perlindungan Habitat, Langkah Menhut Diapresiasi
Infografis
10 Pesawat Militer Termahal...
10 Pesawat Militer Termahal di Dunia, Harga 7 Bomber B-2 Hampir Setara Anggaran MBG
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved