Bukan Target, Polisi Sebut Profesional Tangani Kasus Dokter Ani Hasibuan

Minggu, 19 Mei 2019 - 17:09 WIB
Bukan Target, Polisi...
Bukan Target, Polisi Sebut Profesional Tangani Kasus Dokter Ani Hasibuan
A A A
JAKARTA - Polisi menyebutkan tidak ada target atau kriminalisasi dalam kasus dokter Spesialis Syaraf, Roboah Khairani Hasibuan alias Ani Hasibuan. Polisi menegaskan semua kasus ditangani secara profesional, termasuk kasus Ani Hasibuan.

"Polisi bertugas secara profesional saja, tidak ada target," ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Argo Yuwono, kepada wartawan, Minggu (19/5/2019). (Baca juga: Pengacara Minta Dokter Ani Tak Dijadikan Target Kriminalisasi)

Menurut dia, Dokter Ani Hasibuan bukanlah target polisi ataupun dikriminalisasi. Sebab polisi bekerja sesuai laporan yang masuk dan tidak terburu-buru dalam menyelesaikan kasus apapun. (Baca juga: Sakit, Dokter Ani Hasibuan Batal Diperiksa Polisi)

Di samping itu, kata dia, polisi memberikan waktu kepada terlapor untuk klarifikasi. Artinya terlapor bisa membela diri dengan bukti-bukti atau dokumen yang ada. (Baca juga: Kuasa Hukum Sebut Dokter Ani Hasibuan Tak Bisa Dijerat Hukum)

"Kita lakukan penyelidikan berdasarkan laporan masuk. Saat ini kan masih tahap pemeriksaan saksi terlapor, jika saksi keberatan dengan tuduhannya silakan klarifikasi," tuturnya.

Polisi sebelumnya melayangkan surat pemanggian terhadap Ani Hasibuan. Dalam surat panggilan nomor S/Pgl/1158/V/RES.2.5/2019/Dit Reskrimsus yang beredar, Ani dipanggil dalam kasus dugaan tindak pidana menyebarkan informasi yang ditujukan untuk menimbulkan rasa kebencian individu dan/atau kelompok masyarakat tertentu berdasarkan atas suku, agama, ras, dan antargolongan (SARA) dan/atau menyiarkan berita atau pemberitahuan bohong sebagaimana kontens yang terdapat di portal berita tamshnews.com pada Minggu 12 Mei 2019. (Baca juga: Dokter Ani Bakal Laporkan Media Pemuat Pernyataannya)
(thm)
Berita Terkait
Menghindari Hoaks dengan...
Menghindari Hoaks dengan Terbiasa Berpikir Kritis
Habib Bahar Tersangka...
Habib Bahar Tersangka Penyebaran Hoaks, Polri: Silakan Tempuh Jalur Hukum
Kepercayaan Publik Anjlok,...
Kepercayaan Publik Anjlok, Bisakah Facebook Bertahan?
Posting Ujaran Kebencian,...
Posting Ujaran Kebencian, Pengacara di Medan Diciduk Polda Sumut
Terancam Dilaporkan...
Terancam Dilaporkan ke Polda Metro Kasus Ujaran Kebencian, Munarman: Terserah!
Tak Sekadar Revisi UU...
Tak Sekadar Revisi UU ITE, Masyarakat Juga Harus Bijak Bermedsos
Berita Terkini
Penjelasan Menteri PU...
Penjelasan Menteri PU Dody Hanggodo tentang Isu Tak Mau Salaman dengan Bawahan dan Pakai Private Jet
Kuntadi Jadi Jampidsus,...
Kuntadi Jadi Jampidsus, Yusril: Tugas Pokoknya Selesaikan Kasus Febrie Adriansyah
Celoteh Hotman Paris,...
Celoteh Hotman Paris, Pakar: Penghinaan Wartawan Bisa Diproses Hukum
Jaksa Agung Mutasi 8...
Jaksa Agung Mutasi 8 Kepala Kejaksaan Tinggi, Ada Kajati Aceh hingga Sulsel
Ditjen Imigrasi Siapkan...
Ditjen Imigrasi Siapkan Satu Jenis Paspor Nasional, Nomor Tak Berubah Seumur Hidup
Koalisi Sipil Tolak...
Koalisi Sipil Tolak Pelibatan Babinsa dalam Pengawasan Pajak, Dinilai Ancam Supremasi Sipil
Infografis
Deretan Nama Perwira...
Deretan Nama Perwira Polisi yang Terseret Kasus Narkoba
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved