Muhammadiyah Minta Andre Taulany Diberi Teguran Keras

Minggu, 05 Mei 2019 - 10:07 WIB
Muhammadiyah Minta Andre...
Muhammadiyah Minta Andre Taulany Diberi Teguran Keras
A A A
JAKARTA - Lawakan yang dibawakan oleh Andre Taulany di salah satu stasiun televisi nasional yang bernada meremehkan Nabi Muhammmad menuai banyak pro dan kontra.

“Saya mengimbau agar ke depan Andre Taulany berhati-hati ketika membawakan acara hiburan, khususnya lawakan,” ujar Sekretaris Lembaga Seni, Budaya dan Olahraga Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Defy Indiyanto Budiarto.

Menurut Defy, lawakan berfungsi untuk memberikan hiburan, namun harus tetap hati-hati agar tidak memancing polemik.

Seni memang merupakan seni kebebasan berkespresi, namun seni juga mesti memiliki pemikiran dan atitude yang baik.

“Seni seyogyanya tidak mengabaikan sopan santun, mencerah dan mendidik, sehingga bukan hanya memberi hiburan namun juga berfungsi untuk edukasi publik," katanya.

Meski demikian, Defy mencoba memahami mengingat latar belakang Andre merupakan penyanyi yang gagal kemudian mencoba per untungan dengan menjadi komedian sehingga gaya melawaknya belum bisa menyesuaikan.

“Saya menghargai iktikad baik Andre telah datang ke Kantor MUI dan mengakui kesalahan dan meminta maaf, namun demi menimbulkan efek jera, televisi juga memberikan peringatan keras dan men-skorsingnya sehingga kedepan tidak terulang lagi," tuturnya.
(dam)
Berita Terkait
Post Truth Era, Persepsi...
Post Truth Era, Persepsi Dinilai Lebih Penting daripada Realitas
Kekerasan Etnis di India:...
Kekerasan Etnis di India: Desa-desa Dibakar Menjadi Abu
Cegah SARA di Sekolah,...
Cegah SARA di Sekolah, Wagub Emil Minta Kedepankan Upaya Preventif
Pesan dari Kabareskrim,...
Pesan dari Kabareskrim, Forkamri: Jangan Main-main dengan Isu SARA
Dari Gambar Bermuara...
Dari Gambar Bermuara Isu SARA
Bentrok Antaretnis Kembali...
Bentrok Antaretnis Kembali Pecah di India, 9 Orang Tewas
Berita Terkini
Geledah Rumah Silmy...
Geledah Rumah Silmy Karim, KPK Yakin Ada Bukti Tambahan
Gugatan Paulus Tannos...
Gugatan Paulus Tannos di Singapura Ditolak, KPK: Percepat Proses Ekstradisi ke Indonesia
Tumbuhkan Asa Jurnalis...
Tumbuhkan Asa Jurnalis Muda di Era Disruspi Digital, IJTI Gelar Konferensi Jurnalis Kampus se-Indonesia
Kemenag Catat 2 Juta...
Kemenag Catat 2 Juta Hewan Kurban Senilai Rp18,28 Triliun Dipotong saat Iduladha
KPK Kembali Geledah...
KPK Kembali Geledah Rumah Silmy di Jalan Brawijaya Jaksel
LPSK Siap Berikan Perlindungan...
LPSK Siap Berikan Perlindungan bagi Justice Collaborator Kasus BGN dan Imipas
Infografis
Bill Gates Sumbang Rp2,6...
Bill Gates Sumbang Rp2,6 Triliun tapi Minta Uji Vaksin di Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved