TKN: Tidak Ada Keajaiban yang Dapat Mengubah Ketertinggalan Prabowo-Sandi

Jum'at, 03 Mei 2019 - 14:38 WIB
TKN: Tidak Ada Keajaiban...
TKN: Tidak Ada Keajaiban yang Dapat Mengubah Ketertinggalan Prabowo-Sandi
A A A
JAKARTA - Tim Kampanye Nasional (TKN) capres-cawapres nomor urut 01 Jokowi-Ma'ruf Amin yakin tidak akan ada keajaiban yang dapat mengubah real count hasil Pilpres 2019 yang dimuat di laman pemilu2019.kpu.go.id. Real count pada Sistem Informasi Penghitungan Suara (Situng) Pemilu 2019 tercatat telah mencapai 63,6% pada Jumat (3/5/2019).

Dari jumlah tersebut, pasangan 01 unggul dengan perolehan 55,95% suara. Sementara nomor urut 02 sebesar 44,05%. "Walaupun kubu paslon 02 masih yakin akan ada keajaiban dari Jawa Barat yang penghitungannya masih di bawah 50%, saya kira tetap tidak dapat mengejar ketertinggalan suara Prabowo-Sandi," ungkap Anggota TKN Jokowi-Ma'ruf, Inas N Zubir dalam rilisnya pada Jumat (3/5/2019).

Ketua DPP Hanura ini menjelaskan, suara sah di Jabar mencapai 26.789.795 pemilih. Dari jumlah itu, pasangan Jokowi-Amin diasumsikan hanya meraih 40% atau 10.715.918 suara. Sementara pasangan Prabowo-Sandi mengantongi 60% atau 16.073.877 suara.

"Selisihnya hanya 5.357.959 suara. Angka ini saya kira sudah tercover dengan selisih suara di Jawa Tengah yang mencapai delapan juta suara untuk keunggulan Jokowi-Ma'ruf," katanya.

Melihat fakta-fakta tersebut, Inas meyakini Jokowi-Ma'ruf akan memimpin Indonesia periode 2019-2024. Inas melihat terbuka ruang kubu Prabowo-Sandi bakal menggugat hasil Pilpres 2019 ke Mahkamah Konstitusi (MK) nantinya.

Akan tetapi, hal itu tidak akan menggagalkan kemenangan Jokowi-Ma'ruf.
"Tentunya nanti akan dilihat kesiapan dokumen yang dimiliki BPN Prabowo-Sandi, karena jalan terjal yang akan mereka hadapi tidak punya C1 asli. Itu terungkap ketika mereka berupaya meminta copy C1 ke Bawaslu, padahal copy C1 tidak dapat digunakan untuk menggugat di MK. Maka sudah tepat saya menyebut welcome back Mr President Jokowi," ucap Inas.
(whb)
Berita Terkait
Survei Indikator Politik:...
Survei Indikator Politik: Pemilih Jokowi-Maruf Cenderung ke Ganjar Pranowo
Sempat Jadi Rival di...
Sempat Jadi Rival di Pilpres, Prabowo Ungkap Alasannya Mau Jadi Menteri Jokowi
Pilpres 2024, Perindo...
Pilpres 2024, Perindo Jamin Lanjutkan Gagasan Jokowi-Ma'ruf Amin
Maruf Amin Harap Kepemimpinannya...
Ma'ruf Amin Harap Kepemimpinannya dengan Jokowi Berakhir Husnulkhatimah
Prabowo Ungkap Alasan...
Prabowo Ungkap Alasan Mau Gabung Kabinet Jokowi: Saya Tidak Ingin Bangsa Ini Pecah
Buruh Puji Kabinet Jokowi...
Buruh Puji Kabinet Jokowi Tak Terpengaruh Kasak-kusuk Pilpres 2024
Berita Terkini
Jaga Kredibilitas Negara,...
Jaga Kredibilitas Negara, Pengamat Dukung Kejagung Usut Korupsi MBG
PDIP: UU Polri Harus...
PDIP: UU Polri Harus Mampu Cegah Intervensi Politik dan Kepentingan Oligarki
Penampakan Bupati Muara...
Penampakan Bupati Muara Enim Edison Pakai Rompi Oranye usai Ditetapkan Tersangka
Tiyo Ardianto Tolak...
Tiyo Ardianto Tolak Tawaran Bertemu Petinggi Lembaga Berbintang yang akan Berikan Apa pun yang Dia Mau
Semangat Otsus Harus...
Semangat Otsus Harus Tercermin dalam Desain Politik Papua
Meritokrasi di TNI,...
Meritokrasi di TNI, Kapuspen: Jabatan Tak Ditentukan seperti Urut Kacang Tapi Kompetensi
Infografis
Skuad Timnas Spanyol...
Skuad Timnas Spanyol di Piala Dunia 2026, Tak Ada Pemain Real Madrid
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved