KPU: Tak Mungkin Bisa Melakukan Kecurangan

Senin, 22 April 2019 - 13:57 WIB
KPU: Tak Mungkin Bisa...
KPU: Tak Mungkin Bisa Melakukan Kecurangan
A A A
JAKARTA - Komisi Pemilihan Umum (KPU) menegaskan menjunjung tinggi kepercayaan masyarakat. Untuk itu, KPU melibatkan masyarakat untuk berpartisipasi dalam penyelenggaraan pemilu.

Hal itu disampaikan Komisioner KPU Viryan Aziz menyikapi tudingan pihak-pihak yang menyebut lembaganya berbuat kecurangan.

Menurut Viryan, pemilu telah melibatkan berbagai petugas kelompok penyelenggara pemungutan suara (KPPS) yang diambil dari berbagai kelompok yang berbeda.

"Lho bagaimana curang, jajaran di KPPS itu ada 810 ribu. Tidak mungkin bisa melakukan kecurangan secara sistematis oleh KPU, enggak mungkin," kata Viryan, di Kantor KPU, Jalan Imam Bonjol, Jakarta, Senin (22/4/2019).

Viryan mengakui sempat salah melakukan input data scan C1 yang kemudian dikritisi sejumlah pihak.

Menurut dia, jika penyelenggara di bawah ingin melakukan curang maka hal tersebut bisa diubah sebelum data dimasukan atau di-input ke KPU.

Kata Viryan, karena terdapat kekeliruan maka pihaknya meminta di-input ulang. "Itu kan contoh, jangan sampai keliru, justru kekeliruan itu diketahui karena KPU transparan. Itu tidak mudah memantau 810 ribu hasil pemilu di TPS. Caranya KPU membuka diri, KPU mempersilakan publik mengkritisi makanya kita buka layanan buat call center," tuturnya.

Sebelumnya, tudingan kecurangan yang dialamatkan ke KPU disampaikan sebagian masyarakat, termasuk para warganet di media sosial. Tudingan semakin kencang menyusul adanya temuan beberapa kesalahan dalam data pemungutan suara KPU.

Bahkan, aksi massa mengingatkan KPU agar tidak curang terjadi. Puluhan kaum ibu-ibu yang tergabung dalam Emak-emak Seknas Prabowo-Sandi menggelar aksi di depan Kantor KPU, Jalan Imam Bonjol, Jakarta, Minggu 21 April 2019. Mereka berorasi meminta agar KPU tidak melakukan kecurangan.
(dam)
Berita Terkait
Calon Anggota KPU Ini...
Calon Anggota KPU Ini Dicecar DPR soal Ratusan Petugas KPPS Meninggal
KPU: Honor Anggota KPPS...
KPU: Honor Anggota KPPS Pemilu 2024 Naik Dua Kali Lipat
Ngotot Ingin Gelar Pilkada...
Ngotot Ingin Gelar Pilkada 2020, Pemerintah Diingatkan Tragedi Pemilu 2019
KPU Diminta Bikin Debat...
KPU Diminta Bikin Debat Pilpres 2024 Lebih Panas
Diduga Ada Kecurangan...
Diduga Ada Kecurangan Hitung Suara Sirekap, Ini Daftar Link Lapornya
Mantan Angggota KPU...
Mantan Angggota KPU Sebut MK Belokkan Keputusan yang Sudah Lurus
Berita Terkini
Belum Ditahan, di Mana...
Belum Ditahan, di Mana Febrie Adriansyah usai Jadi Tersangka Korupsi?
ASN Diizinkan Antar...
ASN Diizinkan Antar Anak di Hari Pertama Sekolah, Menteri PANRB: Tak Boleh Mengurangi Kualitas Pelayanan Publik
30 Pati TNI AU Naik...
30 Pati TNI AU Naik Pangkat, Danlanud Sultan Hasanuddin Pecah Bintang
Kejagung Janji Profesional...
Kejagung Janji Profesional Usut Kasus Dugaan Korupsi Febrie Adriansyah
BMKG Prediksi Curah...
BMKG Prediksi Curah Hujan Tetap Rendah di Wilayah Indonesia pada Pertengahan Juli 2026
Prabowo Panggil Menhan,...
Prabowo Panggil Menhan, Kapolri, hingga Jaksa Agung di Istana Malam Ini, Ada Apa?
Infografis
5 Rudal Paling Mematikan...
5 Rudal Paling Mematikan di Dunia, Satan II Rusia Bisa Hancurkan Banyak Kota Sekaligus
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved