Kuota Ditambah, Kemenag Siap Tambah Para Petugas Haji

Minggu, 21 April 2019 - 20:17 WIB
Kuota Ditambah, Kemenag...
Kuota Ditambah, Kemenag Siap Tambah Para Petugas Haji
A A A
JAKARTA - Direktur Bina Haji Ditjen Penyelenggara Haji dan Umrah Kementerian Agama (Kemenag), Khoirizi H Dasir mengatakan, siap menambah petugas haji. Kebijakan ini sebagai lanjutan dari penambahan 10.000 kuota haji yang diberikan Pemerintah Arab Saudi kepada Indonesia.

"Petugas yang akan kita tambah itu petugas penyerta kloter, yang berjumlah lima orang masing-masing kloter. Terdiri dari dua orang TKHI, satu TPHI, satu TPIHI, dan satu TPHD," kata Khoirizi usai membuka Munas ke-I Forum Komunikasi Alumni Petugas Haji Indonesia (FKAPHI) di Asrama Haji Pondok Gede, Jakarta Timur, Minggu (21/4/2019).

Menurutnya, dengan adanya penambahan kuota sebanyak 10.000 jamaah, maka diperkirakan terdapat minimal 25 kloter tambahan. Ini berarti diperlukan minimal 125 petugas tambahan untuk menyertai kloter.

Namun, mengingat tenggat waktu yang terbatas, maka rekrutmen petugas tidak akan dilakukan dengan cara seleksi. "Strateginya, kami akan minta Kakanwil dan Kabid PHU untuk mengidentifikasi petugas tahun lalu yang memiliki kinerja baik, untuk dapat disertakan kembali menjadi petugas," kata Khoirizi.

Senada dengan Khoirizi, Ketua Komisi VIII DPR RI Ali Taher menyatakan bahwa penambahan jumlah petugas mutlak dilakukan seiring dengan penambahan jumlah jemaah. Ali meyakini dari sisi petugas, pemerintah memiliki kesiapan yang cukup untuk dapat menerapkan penambahan kuota di tahun ini.

"Saya kira petugas haji dengan sendirinya mereka kan sudah punya SOP. Nah SOP itu lah yang kemudian akan kita ikuti. Kalau dari segi kesehatan petugas haji sangat siap. Kementerian agama juga petugasnya sangat siap," kata Ali.

Menurut Ali, Komisi VIII DPR akan menggelar rapat kerja bersama pemerintah terkait penambahan kuota haji bagi Indonesia sebesar 10.000 jemaah, Selasa (23/4/2019) lusa. Raker penting untuk mencari alternatif terbaik agar penerapan tambahan kuota haji dapat terselenggara dengan baik.

"Dicarikan alternatif-alternatif yang paling mungkin, yang paling bisa. Apakah 10.000 itu bisa tahun ini berangkat, atau kah tahun yang akan datang," kata Ali.

Menurut Ali, DPR berharap penerapan tambahan kuota dapat terlaksana tahun ini guna memangkas masa tunggu calon jemaah haji. Namun, Ali menambahkan perlu dilihat kesiapan dari semua lini agar penerapan kuota tersebut tidak terkesan dipaksakan dan dapat mengakibatkan penurunan kualitas pelayanan.

"Kita akan mendengarkan stakeholder semuanya supaya penambahan kuota ini dapat diterapkan merata, adil, wajar. Jangan sampai dipaksakan," ujar Ali.
(maf)
Berita Terkait
Kemenag Sebut Ibadah...
Kemenag Sebut Ibadah Haji Tahun Ini Merupakan Haji Akbar
Hari Ini Kemenag Gelar...
Hari Ini Kemenag Gelar Sidang Isbat Idul Adha
Siapa yang Berhak Berangkat...
Siapa yang Berhak Berangkat Haji 2022? Ini Penjelasan Kemenag
Tak Ada Batasan Usia,...
Tak Ada Batasan Usia, Kemenag: Ada Jamaah Haji Umur 100 hingga 109 Tahun
Ucapkan Selamat Idul...
Ucapkan Selamat Idul Adha 2022, Menag: Mari Kita Rayakan dengan Gembira
Kemenag Buka Rekrutmen...
Kemenag Buka Rekrutmen Petugas Pembimbing Haji 2023 Lebih Awal
Berita Terkini
Prabowo dan Jusuf Kalla...
Prabowo dan Jusuf Kalla Bahas Isu Global hingga Swasembada Energi
OTT KPK di BPK Berujung...
OTT KPK di BPK Berujung 5 Tersangka, Bupati Muara Enim Edison Ikut Terjerat
Nanik S Deyang Merapat...
Nanik S Deyang Merapat ke Istana, Mau Lapor Efisiensi Anggaran MBG
Prabowo Bakal Bertemu...
Prabowo Bakal Bertemu JK
MUI Desak Pemerintah-DPR...
MUI Desak Pemerintah-DPR Rumuskan Regulasi Soal LGBT: Harus Lebih Berat dari Perzinaan!
Perkuat Gerak Pelayanan,...
Perkuat Gerak Pelayanan, PKB Jabar Gelar PKBFest
Infografis
Jadwal Puncak Ibadah...
Jadwal Puncak Ibadah Haji 2025
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved