Kemenag Buka Rekrutmen Petugas Pembimbing Haji 2023 Lebih Awal
Rabu, 30 November 2022 - 17:31 WIB
loading...
Direktur Bina Haji Kementerian Agama (Kemenag), Arsad Hidayat mengatakan, bahwa pihaknya membuka rekrutmen petugas pembimbing ibadah haji 2023/1444 H. Foto/SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Direktur Bina Haji Kementerian Agama (Kemenag) , Arsad Hidayat mengatakan, pihaknya membuka rekrutmen petugas pembimbing ibadah haji 2023/1444 H. Dia memperkirakan rekrutmen petugas akan dilakukan lebih dahulu pada awal Januari 2023.
"Rekrutmen petugas pembimbing ibadah akan dilakukan lebih awal. Harapannya mereka yang terpilih bisa langsung berkolaborasi dengan jamaah yang akan berangkat untuk memberikan bimbingan manasik," kata Arsad dikutip dalam laman resmi Kemenag , Rabu (30/11/2022).
Baca juga: Biden Sebut Ibadah Haji Adalah Pengingat akan Komitmen Islam Terhadap Kesetaraan
Arsad menyampaikan, bimbingan manasik ke depan akan diorientasikan guna menciptakan jamaah mandiri. Untuk itu, seluruh proses dan aktivitas bimbingan manasik harus berorientasi pada kemandirian jamaah.
"Semua jamaah yang dibimbing harus mandiri. Ini antara lain bisa dilakukan dengan membekali tentang cara dan tips mudah beribadah di Masjidil Haram dan Nabawi. Termasuk juga tips jika jamaah mengalami salah arah pulang, penggunaan sarana prasarana hotel, dan lainnya," ucap Arsad.
"Jadi jamaah harus dibekali sejak awal. Jangan kondisikan jamaah terus memiliki ketergantungan," ujarnya.
Baca juga: Bolehkah Seorang Muslimah Menunaikan Ibadah Haji Sendiri atau Tanpa Mahram?
"Rekrutmen petugas pembimbing ibadah akan dilakukan lebih awal. Harapannya mereka yang terpilih bisa langsung berkolaborasi dengan jamaah yang akan berangkat untuk memberikan bimbingan manasik," kata Arsad dikutip dalam laman resmi Kemenag , Rabu (30/11/2022).
Baca juga: Biden Sebut Ibadah Haji Adalah Pengingat akan Komitmen Islam Terhadap Kesetaraan
Arsad menyampaikan, bimbingan manasik ke depan akan diorientasikan guna menciptakan jamaah mandiri. Untuk itu, seluruh proses dan aktivitas bimbingan manasik harus berorientasi pada kemandirian jamaah.
"Semua jamaah yang dibimbing harus mandiri. Ini antara lain bisa dilakukan dengan membekali tentang cara dan tips mudah beribadah di Masjidil Haram dan Nabawi. Termasuk juga tips jika jamaah mengalami salah arah pulang, penggunaan sarana prasarana hotel, dan lainnya," ucap Arsad.
"Jadi jamaah harus dibekali sejak awal. Jangan kondisikan jamaah terus memiliki ketergantungan," ujarnya.
Baca juga: Bolehkah Seorang Muslimah Menunaikan Ibadah Haji Sendiri atau Tanpa Mahram?
Lihat Juga :