TKD Banten: Dukungan Pemilih Islam ke Jokowi-Ma'ruf Menguat

Jum'at, 05 April 2019 - 17:15 WIB
TKD Banten: Dukungan...
TKD Banten: Dukungan Pemilih Islam ke Jokowi-Ma'ruf Menguat
A A A
BANTEN - Menjelang hari pemungutan suara pada 17 April 2019, kedua pasangan calon presiden-calon wakil presiden (capres-cawapres) Joko Widodo (Jokowi)-Ma'ruf Amin dan Prabowo Subianto-Sandiaga Salahudin Uno terus berupaya menggalang dukungan suara dengan berkeliling daerah.

Beberapa wilayah yang sebelumnya menjadi kantung suara Prabowo pada Pemilu 2014 kini diklaim perlahan berhasil diimbangi oleh Jokowi. Salah satunya wilayah Banten yang tercatat memiliki sekira 8 juta lebih pemilih pada Pemilu 2019.

Selisih suara antara Jokowi dan Prabowo di Banten terpaut tipis, meski begitu ada peningkatan signifikan di pemilih Jokowi jika merujuk hasil perolehan suara pada Pemilu 2014 lalu. Ketika itu, kandidat yang bertarung dalam pilpres adalah Prabowo-Hatta Rajasa dan Jokowi-Jusuf Kalla (JK).

Prabowo-Hatta meraih sekira 3,1 juta suara atau 57,10%. Sedangkan Jokowi-JK memeroleh sekira 2,3 juta suara atau 42,90%. Namun kini, selisih itu bisa terkejar. Perbedaan antara suara Jokowi dan Prabowo hanya terpaut tipis.

Wakil Ketua TKD Provinsi Banten, Wawan Iriawan menuturkan, peningkatan suara Jokowi di Provinsi Banten disebabkan banyak faktor. Apalagi pemilih di Banten lebih kental dengan segmen pemilih Islam.

"Ada peningkatan signifikan dari segmen pemilih Islam karena di Banten ini memang mayoritasnya Muslim. Jadi ada pergeseran dari pemilih Prabowo pada Pemilu 2014 lalu yang saat ini mendukung Jokowi," kata Wawan, Jumat (5/4/2019).

Menurut Wawan, berdasarkan penelitian lembaga survei baru-baru ini menunjukkan pergeseran suara pemilih Islam terjadi menjelang Pemilu 2019. Pasangan Jokowi-Ma'ruf mendapat 50,9%, sedangkan Prabowo-Sandiaga memeroleh 41,6%.

"Kami amati juga dari beberapa survei memang keterwakilan pemilih Islam terhadap Pak Jokowi-Ma'ruf itu tinggi. Baik di tingkat nasional, atau pun di Banten sendiri," ucapnya.

Lembaga Indikator Politik Indonesia menyebutkan, berdasarkan exit poll pada Pilpres 2014, jumlah pemilih muslim yang memilih Jokowi sebesar 48,6%, lalu yang memilih Prabowo 51,4%.

Namun jika pada Pilpres 2014 Prabowo lebih unggul, kata dia, kini justru di Pilpres 2019 Jokowi disebut unggul pada segmen kalangan pemilih Islam. Pasangan Jokowi-Ma'ruf mendominasi suara pemilih muslim atau yang berafiliasi dengan organisasi NU maupun Ormas lain.

Dalam hasil survei, tingkat keterpilihan Jokowi-Ma'ruf di kalangan pemilih NU sebesar 62,7%, sedangkan pasangan Prabowo-Sandiaga terpaut jauh di bawah, yakni hanya mendapat 31,9%.

Sementara survei dukungan suara dari ormas lain, Jokowi-Ma'ruf unggul dengan perolehan suara 58,3% dan Prabowo-Sandi hanya 35,8%. Dibeberkan pada survei itu, dari periode Oktober 2018 hingga Maret 2019, basis dukungan Jokowi-Ma'ruf di kalangan pemilih Islam memang cenderung menguat, dan kelompok undecided voters kian rendah.

Survei Indikator Politik Indonesia dilakukan terhadap 1.220 responden dengan metode random sampling. Adapun margin of errornya sebesar 2,9 persen, dengan tingkat kepercayaan 95 persen.
(dam)
Berita Terkait
Sempat Jadi Rival di...
Sempat Jadi Rival di Pilpres, Prabowo Ungkap Alasannya Mau Jadi Menteri Jokowi
Prabowo-Sandi Jadi Menteri...
Prabowo-Sandi Jadi Menteri Jokowi, Memenya Bikin Ngakak
Soal Reshuffle Kabinet,...
Soal Reshuffle Kabinet, Pengamat: Jokowi Menang 2-0 Atas Prabowo-Sandi
Survei Indikator Politik:...
Survei Indikator Politik: Pemilih Jokowi-Maruf Cenderung ke Ganjar Pranowo
Prabowo Ungkap Alasan...
Prabowo Ungkap Alasan Mau Gabung Kabinet Jokowi: Saya Tidak Ingin Bangsa Ini Pecah
Prabowo - Sandi Jadi...
Prabowo - Sandi Jadi Menteri Jokowi, Cholil Nafis: Bisa Jadi Tradisi
Berita Terkini
Banggar Ungkap Anggaran...
Banggar Ungkap Anggaran MBG Turun pada RAPBN 2027, Jadi Rp174 Triliun
Prabowo dan PM Wong...
Prabowo dan PM Wong Sepakati 26 Kerja Sama, Pertahanan hingga Keselamatan Nuklir
Lulusan Tak Cukup Pintar...
Lulusan Tak Cukup Pintar AI, IHBS Cetak Generasi Berakhlak Islam di Tengah Revolusi Teknologi
Boni Hargens: Transformasi...
Boni Hargens: Transformasi Polri Harus Dinilai Secara Komprehensif, Bukan dari Satu Indeks
Perlambatan Ekonomi...
Perlambatan Ekonomi Tekan Pendapatan, Agus Taufiq Perindo Desak Perluasan Lapangan Kerja
23 Prajurit Kopassus...
23 Prajurit Kopassus dan Kostrad Dapat Kenaikan Pangkat Luar Biasa dari Panglima TNI
Infografis
Waspada! Ini Gejala...
Waspada! Ini Gejala Super Flu yang Masuk ke Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved