Silaturrahim ke Ponpes Yatofa Bodak, Kiai Ma'ruf Disambut Ribuan Santri
Selasa, 02 April 2019 - 16:53 WIB
Silaturrahim ke Ponpes Yatofa Bodak, Kiai Ma'ruf Disambut Ribuan Santri
A
A
A
PRAYA - Cawapres nomor urut 01, KH Ma'ruf Amin bersilaturrahim dengan pengasuh dan santri Pondok Pesantren Yatofa Bodak, Praya, Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB), Selasa (2/4/2019) siang. Kiai Ma'ruf dan rombongan tiba di pondok pesantren tersebut sekitar pukul 13.15 Wita.
Kiai Ma'ruf ditemani istrinya, Nyai Wury Estu Handayani. Keduanya pun disambut ribuan santri Lombok dengan salam. "Assalamualikum..," ujar ribuan santri saat Kiai Ma'ruf turun mobilnya di lokasi acara.
Kiai Ma'ruf yang mengenakan sarung dan sorban putih kemudian berkumpul dengan para ulama Lombok yang sudah ada di lokasi lebih dulu. Kiai Ma'ruf dan para kiai tersebut duduk di karpet merah, termasuk Ketua Yayasan Ponpes Attohiriyah Alfadiliyah, Tuan Guru KH Fadli Fadhil Thohir.
Di awal acara, Tuan Guru Fadli menyambut Kiai Ma'ruf dengan mengikrarkan dukungan kepada pasangan nomor urut 01, Jokowi-Ma'ruf. "Jangankan saya diajak, saya wajib hukumnya mendampingi guru saya," kata Tuan Guru Fadli. "Bagi yang merasa menjadi murid saya, saya perintahkan, lekukkan telunjuknya, tarik jempolnya.”
Sementara di awal sambutannya, Kiai Ma'ruf mendorong santri Lombok untuk untuk mampu menjadi santri intelek dan mengikuti perkembangan zaman. Dia pun meminta para santri Lombok harus paham digital karena hidul di jaman digital.
"Alhamdulilah. Di sini ada Tuan Guru yang membimbing kita. Kepada para santri saya doakan jadi ulama intelek. Santri sekarang beda dengan santri yang dulu. Sekarang disebut santri zaman now. Saya ini santri zaman old," kata Kiai Ma'ruf yang mengundang tawa hadirin.
Kiai Ma'ruf ditemani istrinya, Nyai Wury Estu Handayani. Keduanya pun disambut ribuan santri Lombok dengan salam. "Assalamualikum..," ujar ribuan santri saat Kiai Ma'ruf turun mobilnya di lokasi acara.
Kiai Ma'ruf yang mengenakan sarung dan sorban putih kemudian berkumpul dengan para ulama Lombok yang sudah ada di lokasi lebih dulu. Kiai Ma'ruf dan para kiai tersebut duduk di karpet merah, termasuk Ketua Yayasan Ponpes Attohiriyah Alfadiliyah, Tuan Guru KH Fadli Fadhil Thohir.
Di awal acara, Tuan Guru Fadli menyambut Kiai Ma'ruf dengan mengikrarkan dukungan kepada pasangan nomor urut 01, Jokowi-Ma'ruf. "Jangankan saya diajak, saya wajib hukumnya mendampingi guru saya," kata Tuan Guru Fadli. "Bagi yang merasa menjadi murid saya, saya perintahkan, lekukkan telunjuknya, tarik jempolnya.”
Sementara di awal sambutannya, Kiai Ma'ruf mendorong santri Lombok untuk untuk mampu menjadi santri intelek dan mengikuti perkembangan zaman. Dia pun meminta para santri Lombok harus paham digital karena hidul di jaman digital.
"Alhamdulilah. Di sini ada Tuan Guru yang membimbing kita. Kepada para santri saya doakan jadi ulama intelek. Santri sekarang beda dengan santri yang dulu. Sekarang disebut santri zaman now. Saya ini santri zaman old," kata Kiai Ma'ruf yang mengundang tawa hadirin.
(poe)