BPN: People Power Amien Rais Jangan Dimaknai sebagai Kerusuhan

Senin, 01 April 2019 - 16:04 WIB
BPN: People Power Amien...
BPN: People Power Amien Rais Jangan Dimaknai sebagai Kerusuhan
A A A
JAKARTA - Pernyataan Ketua Dewan Kehormatan Partai Amanat Nasional (PAN) Amien Rais yang akan menggerakkan kekuatan rakyat atau people power jika menemukan kecurangan dalam Pemilu 2019 diminta tidak dimaknai sebagai kerusuhan.

Juru Bicara Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, Ferdinand Hutahaean pun menjelaskan maksud people power yang disampaikan oleh Amien Rais itu.

"Jangan dimaknai juga people power itu seperti sebuah kerusuhan. Tapi people power itu adalah dimana masyarakat datang meminta kedaulatan suaranya, mengambil kedaulatan suaranya dari tangan kecurangan," ujar Ferdinand Hutahaean kepada SINDOnews, Senin (1/4/2019).

(Baca juga: Soal People Power, Amien Rais: Wassalamu'alaikum, Kita Akan Bergerak)


Ferdinand pun menanggapi sindiran Sekretaris Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo (Jokowi)-KH Ma'ruf Amin, Hasto Kristiyanto yang menilai pernyataan Amien Rais soal people power tersebut tidak tepat. "Jadi kalau TKN merasa itu tidak tepat ya TKN jangan curang dong. Kan itu aja," kata Ferdinand yang juga sebagai Ketua DPP Partai Demokrat ini.

Sebab, Ferdinand menilai pernyataan Amien Rais terkait people power itu memiliki alasan yang kuat. "Alasan terbaru adalah bagaimana pengakuan seorang mantan Kapolsek di Garut yang mengaku diarahkan untuk memenangkan 01," katanya.

Menurut dia, hal tersebut merupakan salah satu bukti dari banyaknya kecurangan yang terjadi. "Bagaimana kekuasaan memperalat kekuasannya untuk memenangkan pemilu ini. Jadi kenapa kemudian Pak Amien Rais menyatakan akan menggerakkan people power ya tentu punya alasan karena kecurangan," tegasnya.

Dia pun mengingatkan pemerintah terkait pernyataan Amien Rais tersebut. "Supaya tidak ada people power, ya sebaiknya pemerintah, penguasa melakukan demokrasi ini dengan baik dan jujur, jangan curang," imbuhnya.

Karena, tambah dia, masyarakat tidak akan tinggal diam jika suaranya dicurangi, dikhianati atau ditipu. "Saya pikir Pak Amien Rais punya alasan bicara itu," pungkasnya.
(kri)
Berita Terkait
Belajar dari Panasnya...
Belajar dari Panasnya Pilpres 2019, PAN Ingin Presidential Threshold Dihapus
PAN Ungkap Pernah Diveto...
PAN Ungkap Pernah Diveto Amien Rais Ketika Ingin Gabung Jokowi-Ma'ruf di Pilpres 2019
Soal Koalisi Partai...
Soal Koalisi Partai Islam, Zulkifli Hasan Ungkap Luka Pilpres 2019
PAN Bilang Diveto Amien...
PAN Bilang Diveto Amien Rais saat Mau Dukung Jokowi, Begini Respons Waketum Partai Ummat
Gerindra Masih Berusaha...
Gerindra Masih Berusaha Rayu PAN, Ingatkan Pilpres 2014 dan 2019
Gaet Tokoh Muda hingga...
Gaet Tokoh Muda hingga Artis, Parpol Mulai Pikat Milenial untuk 2024
Berita Terkini
Bertemu Prabowo, Presiden...
Bertemu Prabowo, Presiden Jerman Singgung Deklarasi Jakarta Tahun 2012
Prabowo Sebut Indonesia-Jerman...
Prabowo Sebut Indonesia-Jerman Sepakat Konflik Harus Diselesaikan lewat Perundingan
Selain Bos Maktour,...
Selain Bos Maktour, KPK Panggil Tiga Saksi Lain Kasus Kuota Haji
Pertemuan Prabowo dengan...
Pertemuan Prabowo dengan Steinmeier Perkuat 75 Tahun Diplomatik Indonesia-Jerman
Ketua Dewan Pers Komaruddin...
Ketua Dewan Pers Komaruddin Hidayat Tekankan Sikap Kritis dan Konstruktif Media Massa
Kepala BPOM: Masa Depan...
Kepala BPOM: Masa Depan Indonesia Ditentukan SDM Unggul, Bukan Lagi Kekayaan SDA
Infografis
AS Klaim F-35 sebagai...
AS Klaim F-35 sebagai Jet Tempur Tercanggih, namun Jatuh 11 Kali
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved