Prabowo: Kenapa Tak Boleh Gunakan Stadion, Itu Milik Rakyat

Jum'at, 29 Maret 2019 - 17:57 WIB
Prabowo: Kenapa Tak...
Prabowo: Kenapa Tak Boleh Gunakan Stadion, Itu Milik Rakyat
A A A
JAKARTA - Di hadapan ribuan warga Bogor, calon presiden (capres) nomor urut 02 Prabowo Subianto mempertanyakan alasan tidak diperkenankan kampanye terbuka di dalam Stadion Pakansari, Cibinong, Jawa Barat, Jumat (29/03).

"Saya tidak mengerti kenapa kita tidak boleh menggunakan stadion. Itu stadion dibangun oleh uang rakyat," kata Prabowo disambut riuh sorakan dan tepukan pendukungnya yang berkumpul sejak di halaman parkir Gerbang 8, Stadion Pakansari, Cibinong, Kabupaten Bogor, Jumat (29/03) petang.

Prabowo yang didampingi pimpinan partai pendukung dan pengusungnya, baik pengurus pusat maupun daerah mengungkapkan kekecewaannya kepada pengurus daerah partai yang dipimpinnya lantaran hanya berkampanye terbuka di area parkir Stadion Pakansari.

"Ini partai Gerindra di Bogor kenapa tidak berjuang untuk rakyat yang ingin gunakan Stadion Pakansari sebagai tempat kampanye politik. Ini bukti, saya tegas pada partai sendiri. Kenapa rakyat tak boleh pakai. Stadion rakyat itu," kata Prabowo sambil menunjuk Stadion Pakansari yang letaknya sekitar 30 meter dari tempatnya berorasi.

Dalam orasi politiknya, Prabowo bersemangat membangkitkan warga Bogor demi menyongsong perubahan.

"Saya yakin saudara-saudara hadir disini untuk menyatakan mendukung Prabowo-Sandi sebagai capres dan cawapres karena ingin perubahan dan tak mau terus dibohong-bohongi," katanya.

Tidak hanya itu, dia juga menyampaikan kepada ribuan pendukungnya terkait alasan maju kembali sebagai Capres lantaran tak ingin negara Indonesia hanya dikuasai elite-elite partai.

"Saya tak mau negara ini dikuasai elite-elite yang tak punya hati. Mereka jadi kaya karena mereka menipu rakyat. Maka dari itu ayo datang ke TPS pada 17 April ajak tetangga dan keluarga untuk memilih Prabowo-Sandi," tuturnya.

Lantaran para pendukungnya datang sejak pagi dan solat jumat di area parkir, Prabowo mengungkapkan rasa simpatiknya kepada masyarakat Bogor yang mau mengorbankan waktunya untuk hadir.

"Pengorbanan luar biasa. Tadi pagi saya di Karawang, kemudian Bandung dan sekarang datang ke Bogor, mereka datang tak dikasih duit. Terima kasih dan sangat luar biasa. Kita harus yakin bersama Prabowo-Sandi dan koalisi Adil Makmur Indonesia akan menang," katanya.

Dalam setiap kampanye, Prabowo juga sering menyampaikan keinginannya menyelamatkan aset negara karena selama ini dikuasai asing. "Kita ingin kekayaan bangsa kembali dikuasai rakyat Indonesia. Sudah muak aset negara, dilihat dalam keadaan yang. Ya sudah lah saya tak mau bicara banyam sekarang karena nanti dibilang hoax," tandasnya.

Dia menegaskan satu hal hal yang harus diingat, bahwa perjuangannya hingga saat ini bakal membangkitkan seluruh komponen bangsa untuk memajukan Indonesia. "Kita tak ingin kekayaan Indonesia diambil terus ke luar negeri, gimana rakyatnya mau sejahtera. Kita harus kembali merebut kekayaan untuk rakyat Indonesia. Ini yang dipertaruhkan. Pada 17 April nanti kau bukan milih prabowo- sandi tapi kau menyelamatkan Indonesia. Kami hanya manusia biasa," ungkapnya.

Sebelumnya, dalam kesempatan yang sama, Ketua Umum Partai Amanat Nasional Zulkifli Hasan meminta kadernya kerja lebih keras memenangkan Prabowo-Sandi. Dalam orasinya di Pakansari, Cibinong, Zulkifli mengatakan proritas kerja Prabowo menurunkan tarif listrik.

"Saat ini kita susah, apa susah? Kita harus memenangkan Prabowo-Sandi karena program kerja 100 hari menurunkan tarif listrik untuk menyejahterakan masyarakat," katanya.

Dia menambahkan, saat ini mencari kerja sangat sulit dan keadilan masih tumpul dan tebang pilih. Untuk itu, kata dia, sudah saatnya kekuasaan hari ini diganti dengan Prabowo yang lebih berdedikasi.

Saat ini, lanjutnya, survei kader PAN baru 65% yang memilih Prabowo-Sandi dan ke depan, harus 100%. "Bila di sebelah kerja kerja keras, kita harus lebih keras lagi. Bila di sebelah, baik, kita harus lebih baik lagi. Saya perintahkan kader PAN untuk 100 persen harus pilih Prabowo-Sandi," katanya.
(dam)
Berita Terkait
Sejarah Pemilu di Indonesia...
Sejarah Pemilu di Indonesia dari Masa ke Masa, Info Penting untuk Tugas Sekolah
Refly Harun: Putusan...
Refly Harun: Putusan MA Sama Sekali Tak Pengaruhi Hasil Pilpres 2019
Haikal Hassan: Hentikan...
Haikal Hassan: Hentikan Sebut Cebong-Kadrun, Enggak Malu Sama Orang Tua Kita Dulu
Anies Blak-blakan 2...
Anies Blak-blakan 2 Kali Tolak Tawaran Jadi Capres di Pilpres 2019
Gelar Konser Rakyat,...
Gelar Konser Rakyat, Warga Pacitan Deklarasi Dukung Cak Imin Presiden 2024
Kilas Balik Nomor Urut...
Kilas Balik Nomor Urut Capres-Cawapres, dari Pilpres 2004 hingga Pilpres 2019
Berita Terkini
Febrie Adriansyah Dicegah...
Febrie Adriansyah Dicegah ke Luar Negeri
Baleg DPR Sangkal Kabar...
Baleg DPR Sangkal Kabar RUU Perampasan Aset Dicoret dari Prolegnas Prioritas 2026
Saatnya Koperasi Naik...
Saatnya Koperasi Naik Kelas
Momen Kapolri dan Jaksa...
Momen Kapolri dan Jaksa Agung Foto Bareng Menko Polkam, Panglima TNI, serta Kepala BIN
Prabowo: Yang Merasa...
Prabowo: Yang Merasa Indonesia Suram, Silakan kalau Mau Cari Negara Lain
BEM PTNU: Komitmen Prabowo...
BEM PTNU: Komitmen Prabowo dalam Kasus Jampidsus Cerminkan Semangat Asta Cita
Infografis
Daftar Anggaran yang...
Daftar Anggaran yang Dipangkas Prabowo, Tak Sentuh Bansos
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved