Debat Cawapres dan Hasil Survei Bikin Tim Jokowi-Ma'ruf Kian Optimistis

Selasa, 19 Maret 2019 - 19:29 WIB
Debat Cawapres dan Hasil...
Debat Cawapres dan Hasil Survei Bikin Tim Jokowi-Ma'ruf Kian Optimistis
A A A
JAKARTA - Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo-Ma'ruf Amin semakin optimistis dapat meraih kesuksesan pada Pemilihan Presiden-Wakil Presiden (Pilpes) 2019.

Penampilan Ma'ruf Amin dalam debat ketiga pilpresdan hasil survei terbaru dari Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC) yang memperlihatkan selisih elektabilitas Jokowi-Ma'ruf dan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno yang semakin jauh menjadi alasan mereka optimistis.

TKN Jokowi-Ma'ruf pun akan tetap meneruskan strategi yang sudah memperlihatkan hasil positif. Caranya tetap fokus pada penyebaran informasi tentang hasil kerja yang sudah dicapai Presiden Jokowi, melakukan kegiatan door to door ke masyarakat, serta mengedepankan ajakan serta niat baik untuk memilih pemimpin yang sudah terbukti bekerja nyata, menjadi prinsip yang ditanamkan kepada simpatisan, relawan, dan pendukung saat mengkampanyekan Jokowi-Ma'ruf.

Hal itu disampaikan Ketua TKN Erick Thohir di Jakarta, Selasa (19/3/2019) menanggapi tren positif bagi kubu 01 menjelang hari pemilihan yang kurang dari sebulan lagi.

"Hasil debat ketiga lalu sungguh-sungguh sangat positif. Kiai Ma'ruf tampil melebihi ekspektasi sehingga saya optimismis undecide voters dan swing voters banyak yang mulai mengalihkan pilihan kepada kami. Kami sangat berterima kasih mengenai hal itu. Lalu, hasil survei terakhir dari SRMC yang sejalan dengan apa yang terjadi di masyarakat, yakni pasangan calon nomor urut 01 (Jokowi-Ma'ruf) menjadi pilihan terbaik bagi rakyat Indonesia," tuturnya.

Erick menilai, secara internal, TKN kian memperlihatkan soliditas demi mencapai target utama, yakni memenangkan Jokowi-Ma'ruf Amin. hasil survei SMRC pun menyatakan elektabilitas Jokowi-Ma’ruf sudah 57,6%, sementara Prabowo-Sandi 31,8%. Selisihnya sudah lebih dari 25% dan jumlah suara yang belum memutuskan juga semakin kecil.

"Hasil survei, terlebih yang dilakukan lembaga publik yang asosiasinya diakui KPU, pasti kami perhatikan dan akui kredibilitasnya. Namun, itukan baru survei. Finalnya masih tetap menunggu paska pemilihan 17 April mendatang. Jadi hasil-hasil positif survei tetap kami jadikan penyemangat dan juga pengingat bahwa kami harus tetap gas pol hingga hari H agar apa yang disajikan lembaga survei saat ini menjadi kenyataan," tutur Erick.

Dia menambahkan, bahwa dalam 28 hari tersisa akan meningkatkan mobilitas dan komunikasi dengan banyak elemen seperti tokoh agama dan masyarakat, partai politik Koalisi Indonesia Kerja (KIK), kalangan pengusaha, aktivis serta para relawan.

"Konsolidasi antara TKN Jokowi-Ma’ruf dan elemen lain juga akan terus ditingkatkan agar tak ada lagi hambatan komunikasi dan semua bersatu untuk memenangkan Jokowi-Ma'ruf Amin. Kami akan mengandalkan metode kampanye yang bisa diterima semua lapisan masyarakat, baik itu rakyat biasa, ASN, PNS, atau Polri, dan TNI, sehingga jika mereka memilih Jokowi-Ma'ruf Amin, maka itu pilihan murni dan jujur. Tanpa mobilisasi atau kompensasi berupa janji-janji," tutur Erick
(dam)
Berita Terkait
Survei Indikator Politik:...
Survei Indikator Politik: Pemilih Jokowi-Maruf Cenderung ke Ganjar Pranowo
Sempat Jadi Rival di...
Sempat Jadi Rival di Pilpres, Prabowo Ungkap Alasannya Mau Jadi Menteri Jokowi
Pilpres 2024, Perindo...
Pilpres 2024, Perindo Jamin Lanjutkan Gagasan Jokowi-Ma'ruf Amin
Maruf Amin Harap Kepemimpinannya...
Ma'ruf Amin Harap Kepemimpinannya dengan Jokowi Berakhir Husnulkhatimah
Prabowo Ungkap Alasan...
Prabowo Ungkap Alasan Mau Gabung Kabinet Jokowi: Saya Tidak Ingin Bangsa Ini Pecah
Buruh Puji Kabinet Jokowi...
Buruh Puji Kabinet Jokowi Tak Terpengaruh Kasak-kusuk Pilpres 2024
Berita Terkini
Kapuspen Sebut Keterlibatan...
Kapuspen Sebut Keterlibatan TNI Tangani Begal Demi Kebutuhan Masyarakat
Di Sidang Paripurna,...
Di Sidang Paripurna, Ketua Komisi III Puji Listyo Sigit Prabowo Salah Satu Kapolri Terbaik
2 Jam Diperiksa Polda...
2 Jam Diperiksa Polda Metro Jaya, Ketum YLBHI Ditanya soal Pembentukan Tim Investigasi Kasus Andrie Yunus
Mengubah Ledakan Populasi...
Mengubah Ledakan Populasi Lansia Indonesia Menjadi Kekuatan Emas: Menjemput Bonus Demografi Kedua
Jenderal Sigit Tegaskan...
Jenderal Sigit Tegaskan Polri Tidak Sembarangan Tempatkan Personel di Luar Struktur
Tak Ada Batasan Anggota...
Tak Ada Batasan Anggota Polri Duduki Jabatan Sipil, Wamenkum Persilakan Gugat ke MK
Infografis
6 Strategi Iran Memperpanjang...
6 Strategi Iran Memperpanjang Durasi Perang dengan AS dan Israel
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved