KPU Akan Pertahankan Komite Damai dalam Debat Keempat
Senin, 18 Maret 2019 - 10:04 WIB
KPU Akan Pertahankan Komite Damai dalam Debat Keempat
A
A
A
JAKARTA - Komisi Pemilihan Umum (KPU) akan mempertahankan keberadaan Komite Damai untuk pelaksanaan debat pilpres keempat. KPU menilai keberadaan Komite Damai berdampak positif terhadap jalannya debat cawapres.
"Tentu akan kami pertahankan. Artinya kan ini (Komite Damai) berjalan efektif sehingga tidak ada konflik atau fiksi di antara pendukung dua kandidat sebagaimana sebelumnya," ujar Komisioner KPU, Ilham Saputra kepada wartawan usai debat cawapres di Hotel Sultan, Senayan, Jakarta Pusat, Minggu (17/3/2019).
(Baca juga: Di Tengah Debat, Sandi Doakan Korban Bencana di NTB dan Papua)
Ilham mengatakan jalannya debat cawapres kemarin berjalan dengan sangat baik. Hingga debat usai pun, kata dia, tidak ada protes dari pihak dua kandidat cawapres.
Selain itu, hal positif lainnya yang didapati dari kondusifnya debat kemarin adalah soal pengurangan jumlah pendukung masing-masing kandidat yang berdampak pada ketenangan di dalam arena debat. Dengan demikian, Ilham menilai format yang baik dari debat cawapres kali ini perlu dipertahankan untuk dua debat selanjutnya.
"Saya kira sama ya dengan saat ini. Anda bisa lihat tadi waktunya efektif, orang tak ramai, kandidat tidak terburu-buru dalam menyampaikan visi, misinya. Sehingga semuanya bisa dimengerti oleh masyarakat. Ini tentu bisa menjadi pelajaran yang baik untuk debat selanjutnya," tuturnya.
Komite Damai terdiri dari perwakilan KPU, Bawaslu, TKN dan BPN. Dari TKN Jokowi-Ma'ruf Amin menunjuk Direktur Program Aria Bima dan Gugus Tugas Khusus Rizal Mallarangeng. BPN Prabowo-Sandiaga Uno menunjuk Putra Jaya Husein dan Imelda Sari masuk ke dalam komite tersebut.
Sedangkan Perwakilan Komite Damai dari KPU yakni Kondisioner KPU Wahyu Setiawan. Anggota Bawaslu Mochamad Afifuddin akan menjadi perwakilan dari Bawaslu.
"Tentu akan kami pertahankan. Artinya kan ini (Komite Damai) berjalan efektif sehingga tidak ada konflik atau fiksi di antara pendukung dua kandidat sebagaimana sebelumnya," ujar Komisioner KPU, Ilham Saputra kepada wartawan usai debat cawapres di Hotel Sultan, Senayan, Jakarta Pusat, Minggu (17/3/2019).
(Baca juga: Di Tengah Debat, Sandi Doakan Korban Bencana di NTB dan Papua)
Ilham mengatakan jalannya debat cawapres kemarin berjalan dengan sangat baik. Hingga debat usai pun, kata dia, tidak ada protes dari pihak dua kandidat cawapres.
Selain itu, hal positif lainnya yang didapati dari kondusifnya debat kemarin adalah soal pengurangan jumlah pendukung masing-masing kandidat yang berdampak pada ketenangan di dalam arena debat. Dengan demikian, Ilham menilai format yang baik dari debat cawapres kali ini perlu dipertahankan untuk dua debat selanjutnya.
"Saya kira sama ya dengan saat ini. Anda bisa lihat tadi waktunya efektif, orang tak ramai, kandidat tidak terburu-buru dalam menyampaikan visi, misinya. Sehingga semuanya bisa dimengerti oleh masyarakat. Ini tentu bisa menjadi pelajaran yang baik untuk debat selanjutnya," tuturnya.
Komite Damai terdiri dari perwakilan KPU, Bawaslu, TKN dan BPN. Dari TKN Jokowi-Ma'ruf Amin menunjuk Direktur Program Aria Bima dan Gugus Tugas Khusus Rizal Mallarangeng. BPN Prabowo-Sandiaga Uno menunjuk Putra Jaya Husein dan Imelda Sari masuk ke dalam komite tersebut.
Sedangkan Perwakilan Komite Damai dari KPU yakni Kondisioner KPU Wahyu Setiawan. Anggota Bawaslu Mochamad Afifuddin akan menjadi perwakilan dari Bawaslu.
(kri)