TKN: Penampilan Cawapres Ma'ruf Amin Jawab Keraguan Publik

Senin, 18 Maret 2019 - 06:09 WIB
TKN: Penampilan Cawapres...
TKN: Penampilan Cawapres Ma'ruf Amin Jawab Keraguan Publik
A A A
JAKARTA - Sekretaris Tim Kampanye Nasional (TKN) pasangan nomor urut 01, Jokowi-KH. Ma'ruf Amin, Hasto Kristiyanto menganggap, penampilan Cawapres Kiai Ma'ruf di luar dugaan banyak orang. Performa Kiai Ma'ruf dianggap mampu menjawab keraguan publik.

Hasto menganggap, dalam balutan tampilan sarung khas ulama tanah air, Kiai Maruf memiliki pemahaman yang luas terhadap berbagai persoalan bangsa. "Issue kekinian seperti ten years chalenge, stunting, platform digital, hingga rencananya membuat opera house yang lebih hebat dari yang ada di Sydney, namun tidak melupakan kearifan lokal, menjadikan Kiai Maruf Amin tampil unggul dari Sandiaga Uno yang praktis tanpa terobosan," ujar Hasto kepada wartawan, Senin (18/3/2019).

Menurut Hasto, publik akhirnya melihat, dalam diri Kiai Maruf sebagai seorang ulama sarungan, mampu menampilkan jati diri keIndonesiaan. Ia menuturkan, Islam dihayati sebagai nilai, sebagai kekuatan pembawa kebaikan bagi semua orang dan seluruh isi alam raya. Islam dalam diri Kiai Maruf berkolaborasi sempurna dengan kemajuan, modernitas dan tetap genuine dalam balutan tradisi nusantara.

"Ketegasan Kiai Maruf bahwa kepemimpinannya akan memerangi hoax yang membunuh peradaban mendapat apresiasi luas. Demikian halnya dedikasinya bagi Indonesia maju serta komitmen menyiapkan kepemimpinan baru pada tahun 2024 sangat diapresiasi publik" ucapnya.

Sekjen DPP PDI Perjuangan ini juga menganggap, dalam tampilan peci dan sarung, ternyata mampu mendominasi tampilan jas yang paling keren sekali pun. Selain itu, jam terbang seorang pemimpin yang terus berdialektika dengan umat, dan kebersihan hati-pikiran ternyata menjadi faktor kunci keunggulan kiai Maruf dibandingkan lawan debatnya, Sandiaga S Uno.

Menurut Hasto, apa yang ditunjukkan Ketua Umum MUI itu terbukti bahwa karakter jauh lebih penting daripada tampilan. Terbukti, kata Hasto, bahwa Visi dan jiwa muda jauh lebih penting daripada sekedar berpenampilan muda namun miskin kebijaksanaan. "Selamat datang pemimpin Islami penuh pemahaman kebijaksanaan lokal, dan modern di dalam alam pikiran dan gagasan," pungkasnya.
(nag)
Berita Terkait
Minta Debat Cawapres...
Minta Debat Cawapres Tak Didampingi Capres, Partai Perindo: Samakan Saja dengan Pilpres 2019
Kilas Balik Nomor Urut...
Kilas Balik Nomor Urut Capres-Cawapres, dari Pilpres 2004 hingga Pilpres 2019
KPU Diminta Bikin Debat...
KPU Diminta Bikin Debat Pilpres 2024 Lebih Panas
Pilpres 2024, Golkar...
Pilpres 2024, Golkar Mulai Kaji Pasangan Airlangga Hartarto
Anies Blak-blakan 2...
Anies Blak-blakan 2 Kali Tolak Tawaran Jadi Capres di Pilpres 2019
Survei: 62,2% Pendukung...
Survei: 62,2% Pendukung di 2019 Tetap Loyal Pilih Prabowo di Pilpres 2024
Berita Terkini
Mahfud MD Soroti Pengalihan...
Mahfud MD Soroti Pengalihan Penyidikan Febrie Adriansyah ke Kejaksaan: Banyak yang Terkecoh
Febrie Adriansyah Dicegah...
Febrie Adriansyah Dicegah ke Luar Negeri
Baleg DPR Sangkal Kabar...
Baleg DPR Sangkal Kabar RUU Perampasan Aset Dicoret dari Prolegnas Prioritas 2026
Saatnya Koperasi Naik...
Saatnya Koperasi Naik Kelas
Momen Kapolri dan Jaksa...
Momen Kapolri dan Jaksa Agung Foto Bareng Menko Polkam, Panglima TNI, serta Kepala BIN
Prabowo: Yang Merasa...
Prabowo: Yang Merasa Indonesia Suram, Silakan kalau Mau Cari Negara Lain
Infografis
Publik Arab Senang Israel...
Publik Arab Senang Israel Mengalami Kebakaran yang Hebat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved