BPIP Mengutuk Penembakkan Brutal di Masjid Selandia Baru

Minggu, 17 Maret 2019 - 01:29 WIB
BPIP Mengutuk Penembakkan...
BPIP Mengutuk Penembakkan Brutal di Masjid Selandia Baru
A A A
JAKARTA - Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) mengutuk keras aksi terorisme dan tindak kekerasan yang dilakukan Brenton Harrison Tarrant (28), pria Australia terhadap puluhan jamaah salat Jumat di dua masjid, di Christchurch, Selandia Baru, Jumat 15 Maret 2019.

Dalam peristiwa penembakan itu, sebanyak 49 orang dinyatakan tewas. Satu di antaranya Warga Negara Indonesia (WNI). Sedangkan, korban luka ayah dan anaknya asal Indonesia hingga kini masih dalam perawatan medis.

Sementara, pelaku penembakan sudah diamankan oleh otoritas keamanan Selandia Baru dan masih dalam proses pemeriksaan intensif guna mengungkap motif sekaligus jaringannya.

"Kami atas nama pimpinan BPIP mengutuk keras atas tindakan yang terjadi di Christchurch, Selandia Baru kepada saudara kita sesama muslim," kata Plt Kepala BPIP Hariyono saat mengunjungi Pulau Kepala Dua, Kepulauan Seribu, Sabtu 16 Maret 2019.

Menurut dia, kasus penembakan itu menjadi pelajaran bagi umat beragama di Indonesia bahwa toleransi antar masyarakat yang berbeda budaya dan etnis itu harus dirawat dan dijaga.

"Ini juga menunjukan kepada kita bahwa kekerasan atau terorisme bukan monopoli etnis atau agama tertentu tetapi terorisme, radikalisme dan tindak kekerasan itu hanya terjadi pada masyarakat yang cenderung tertutup dan enggan untuk menciptakan kerukunan dan toleransi terhadap mereka yang berbeda budaya dan agama," ucapnya.

Sebagai bangsa Indonesia, kata dia, sudah sepatutnya bersyukur bahwa Indonesia punya pandangan hidup dan dasar Pancasila yang bisa mengatasi dan menjembatani silang budaya dan kerukunan antarumat beragama. "Ini harus kita jaga dan kembangkan kepada seluruh umat manusia sedunia," ucapnya.
(mhd)
Berita Terkait
Gelar Pembinaan Ideologi...
Gelar Pembinaan Ideologi Pancasila, BPIP Luncurkan Virtual Expo 2025 di UI Depok
Presiden Tegaskan Kedudukan...
Presiden Tegaskan Kedudukan Pancasila sebagai Paradigma IPTEK
BPIP Rampungkan Kajian,...
BPIP Rampungkan Kajian, Analisis dan Rekomendasi Peraturan Perundang-undangan
BPIP Gelar Rakor Program...
BPIP Gelar Rakor Program Paskibraka, Ini Hasilnya
Kunjungi PLBN Sota,...
Kunjungi PLBN Sota, BPIP: Perkuat Ideologi Pancasila di Perbatasan Papua
BPIP Gandeng UPI untuk...
BPIP Gandeng UPI untuk Perkuat Ideologi Pancasila ke Masyarakat
Berita Terkini
Dubes Wang Lutong Ungkap...
Dubes Wang Lutong Ungkap Purbaya Bakal ke China Pekan Depan, Bahas Apa?
Ketum Rampai Nusantara:...
Ketum Rampai Nusantara: Kami Yakin Roy Suryo Akan Segera Ditahan
Yusril Bicara Kedekatan...
Yusril Bicara Kedekatan Prabowo-Trump, Sebut Hubungan RI-AS Tak Sekadar Urusan Pemerintah
Jelang Muktamar ke-35,...
Jelang Muktamar ke-35, Calon Ketum PBNU Gus Salam Silaturahmi dengan PWNU dan PCNU se-NTT
AS Rayakan 250 Tahun...
AS Rayakan 250 Tahun Kemerdekaan, Soroti Masa Depan Kemitraan Strategis dengan Indonesia
Kejagung Limpahkan 11...
Kejagung Limpahkan 11 Tersangka Kasus Korupsi Ekspor CPO ke Jaksa Penuntut Umum
Infografis
5 Kapal Perang Paling...
5 Kapal Perang Paling Canggih di ASEAN
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved