Ma'ruf Amin di Sidimpuan: Orang NU Tidak Dukung Kader NU, Innalillahi

Minggu, 10 Maret 2019 - 15:51 WIB
Maruf Amin di Sidimpuan:...
Ma'ruf Amin di Sidimpuan: Orang NU Tidak Dukung Kader NU, Innalillahi
A A A
PADANGSIDIMPUAN - Calon Wakil Presiden (Cawapres) Nomor Urut 01, KH Ma'ruf Amin kembali menegaskan, orang Nahdhatul Ulama (NU) yang tidak mendukung kader NU, innalillahi. Sebab, alasannya bersedia mendampingi Joko Widodo (Jokowi) karena diminta ulama.

"Alasan yang kedua, saya bersedia mendampingi pak Jokowi karena keputusan itu penghormatan kepada ulama," ujar Ma'ruf Amin di hadapan ribuan peserta Tabligh Akbar dan Salat Dhuha bersama di Jalan Sudirman, Alaman Bolak, Kota Padangsidimpuan, Sumatera Utara (Sumut), Minggu (10/03/2019). Ma'ruf Amin turut didampingi Wali Kota Padangsidimpuan Irsan Effendi Nasution.

Menurut Maa'ruf Amin, ketika mengambil keputusan Jokowi bisa saja mengambil cawapres dari unsur TNI, Polri, politisi atau unsur lain. Namun Jokowi memilih ulama sebagai kecintaannya terhadap ulama. "Kalau yang didukung ulama tapi setelah jadi maka Wabillahi," tuturnya.

Alasan lain dia bersedia mendampingi Jokowi, karena selama masa jabatannya sebagai Presiden, Jokowi sudah banyak berbuat bagi rakyat dan negara, seperti membuat Kartu Indonesia Sehat (KIS). Program yang digagas langsung oleh mantan Gubernur DKI Jakarta itu sudah dibagikan kepada 215 juta rakyat Indonesia. "Alhamdulillah, sampai sekarang yang sudah dibayarkan hampir 100 juta penerima kartu," imbuhnya.

Selain itu menurut Amin, saat ini masyarakat tidak perlu takut untuk menyekolahkan anaknya, karena pemerintah sudah membuat program Kartu Indonesia Pintar (KIP). Dengan program ini seluruh warga negara dijamin pendidikannya oleh negara.

Diceritakannya, ada salah seorang mahasiswa bernama Herawati. Berkat adanya program KIP tersebut, dia sudah bisa menyelesaikam studinya hingga S3 dengan predikat cumlaude. "Padahal, orang tuanya hanya bekerja sebagai penarik becak," tuturnya.

Dia menambahkan, pada masa kepemimpinan Jokowi masyarakat Indonesia sudah bisa makan telor, melalui program PKH. Dengan majunya dia mendampingi Jokowi saat ini, maka diharapkan ke depannya akan lahir santri yang bisa menjadi calon presiden.

"Banyak santri yang sudah menjadi pemimpin seperti di Jawa Tengah, Jawa Timur, semuanya berasal dari santri. Seorang santri harus berfikiran optimistis," pungkasnya.
(thm)
Berita Terkait
Survei Indikator Politik:...
Survei Indikator Politik: Pemilih Jokowi-Maruf Cenderung ke Ganjar Pranowo
Sempat Jadi Rival di...
Sempat Jadi Rival di Pilpres, Prabowo Ungkap Alasannya Mau Jadi Menteri Jokowi
Pilpres 2024, Perindo...
Pilpres 2024, Perindo Jamin Lanjutkan Gagasan Jokowi-Ma'ruf Amin
Maruf Amin Harap Kepemimpinannya...
Ma'ruf Amin Harap Kepemimpinannya dengan Jokowi Berakhir Husnulkhatimah
Prabowo Ungkap Alasan...
Prabowo Ungkap Alasan Mau Gabung Kabinet Jokowi: Saya Tidak Ingin Bangsa Ini Pecah
Buruh Puji Kabinet Jokowi...
Buruh Puji Kabinet Jokowi Tak Terpengaruh Kasak-kusuk Pilpres 2024
Berita Terkini
TAUD Ajukan Penghentian...
TAUD Ajukan Penghentian Sidang Kasus Andrie Yunus ke Pengadilan Militer Jakarta
Milad ke-24, BSMI Komitmen...
Milad ke-24, BSMI Komitmen Kokohkan Pelayanan Kemanusiaan Bagi Indonesia dan Dunia
Mensesneg Tegaskan Belum...
Mensesneg Tegaskan Belum Ada Rencana Reshuffle Kabinet
KPK Panggil 2 Tersangka...
KPK Panggil 2 Tersangka Kasus Dugaan Korupsi Kuota Haji
Kapolri Buka Peluang...
Kapolri Buka Peluang Sipil Duduki Jabatan di Polri, Pakar: Modernisasi Kelembagaan
Fokus Belanja Negara
Fokus Belanja Negara
Infografis
10 Universitas Paling...
10 Universitas Paling Diminati di SNBT 2026, UI Paling Favorit
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved