Ini Alasan WNI di Eropa Dukung Jokowi-KH Ma'ruf
Selasa, 05 Maret 2019 - 12:49 WIB
Ini Alasan WNI di Eropa Dukung Jokowi-KH Ma'ruf
A
A
A
JAKARTA - Lebih dari seribu relawan dari 22 negara di Eropa menghadiri deklarasi dukungan untuk calon presiden dan wakil presiden, Joko Widodo-Ma’ruf Amin di Den Haag, Belanda, kemarin. Deklarasi akan dilanjutkan di Hamburg dan Berlin (Jerman), Paris (Prancis), Genewa (Swiss) dan Oslo, Norwegia.
Koordinator Relawan dan Komunitas Indonesia Pendukung Jokowi di Eropa, Sinta Dewi mengatakan, WNI yang berada di Eropa merasa terkesan dengan prestasi calon petahana itu. Terlebih, kepemimpinan Jokowi selama hampir lima tahun ini menuai respons positif dari para pemimpin negara-negara di luar.
"Kami merasa bangga punya Presiden Jokowi. Baru pertama kali ini negara hadir. Kalau di Eropa beliau (Jokowi) bukan hanya dihormati oleh warga Indonesia tetapi oleh pemerintahan di negara-negara tempat kami tinggal, beliau itu juga dihargai dan dihormati," kata Sinta.
Sinta menuturkan, prestasi Jokowi cukup membanggakan para WNI yang berada di Eropa. Diantara prestasi itu seperti pengembangan tenaga surya untuk mengganti penggunaan energy fosil. Hal tersebut masih ditambah program unggulan lainnya di bidang pendidikan, kesehatan dan kesejahteraan masyarakat.
"Jadi kami mendukung dan pengen sekali Pak Jokowi itu terus melanjutkan semua. Kami juga Diaspora Indonesia di Eropa itu adalah orang orang yang sangat mencintaii keberagaman dan toleransi karena di sini kami juga macam-macam lintasnya, lintas negara, lintas generasi, lintas ras, lintas agama," ungkapnya.
"Kami juga sangat suka kalau Pak Jokowi memimpin kembali dan melihat kebijakan dan profilnya presiden yang toleran, presiden yang seperti yang kami harapkan dalam kepemimpinan," sambungnya.
Sementara itu, Ketua Relawan Cakra 19, Andi Widjajanto mengatakan, latarbelakang para WNI di Eropa mendukung Jokowi karena petahana yang berpasangan dengan KH Ma'ruf Amin itu terkesan dengan nawacita jilid pertama pemerintahan Jokowi. Menurut Andi, WNI di Eropa menginginkan agar nawacita tersebut dilanjutkan.
"Pada dasarnya Mereka melihat Indonesia selama masa pak Jokowi, berubah drastis. Di desa dengan dana desa, perubahannya juga terasa, untuk teknologi IT dengan keberadaan Palapa Ring misalnya, dan dukungan Pak Jokowi untuk perkembangan perkembangan unicorn di Indonesia. Jadi mereka melihat prestasi Pak Jokowi lengkap, mulai dari pemberantasan kemiskinan di desa sampai lompatan teknologi di Indonesia," tutur dia.
WN di Eropa, kata Andi, juga mengkhawatirkan maraknya hoax di Tanah Air. "Mereka melihat bagaimana politik ultranasionalis Eropa itu juga menggunakan strategi yang sama seperti kejadian di brexit misalnya, atau sekarang ada gelombang protes rasialis di perancis. Jadi Mereka benar-benar meminta agar mitigasi hoax itu dilakukan secara serius dan tim 01 tidak ikut dengan genderang hoax itu. Lebih fokus untuk mengangkat prestasi dan apa yang Pak Jokowi janjikan ke depan," pungkasnya.
Koordinator Relawan dan Komunitas Indonesia Pendukung Jokowi di Eropa, Sinta Dewi mengatakan, WNI yang berada di Eropa merasa terkesan dengan prestasi calon petahana itu. Terlebih, kepemimpinan Jokowi selama hampir lima tahun ini menuai respons positif dari para pemimpin negara-negara di luar.
"Kami merasa bangga punya Presiden Jokowi. Baru pertama kali ini negara hadir. Kalau di Eropa beliau (Jokowi) bukan hanya dihormati oleh warga Indonesia tetapi oleh pemerintahan di negara-negara tempat kami tinggal, beliau itu juga dihargai dan dihormati," kata Sinta.
Sinta menuturkan, prestasi Jokowi cukup membanggakan para WNI yang berada di Eropa. Diantara prestasi itu seperti pengembangan tenaga surya untuk mengganti penggunaan energy fosil. Hal tersebut masih ditambah program unggulan lainnya di bidang pendidikan, kesehatan dan kesejahteraan masyarakat.
"Jadi kami mendukung dan pengen sekali Pak Jokowi itu terus melanjutkan semua. Kami juga Diaspora Indonesia di Eropa itu adalah orang orang yang sangat mencintaii keberagaman dan toleransi karena di sini kami juga macam-macam lintasnya, lintas negara, lintas generasi, lintas ras, lintas agama," ungkapnya.
"Kami juga sangat suka kalau Pak Jokowi memimpin kembali dan melihat kebijakan dan profilnya presiden yang toleran, presiden yang seperti yang kami harapkan dalam kepemimpinan," sambungnya.
Sementara itu, Ketua Relawan Cakra 19, Andi Widjajanto mengatakan, latarbelakang para WNI di Eropa mendukung Jokowi karena petahana yang berpasangan dengan KH Ma'ruf Amin itu terkesan dengan nawacita jilid pertama pemerintahan Jokowi. Menurut Andi, WNI di Eropa menginginkan agar nawacita tersebut dilanjutkan.
"Pada dasarnya Mereka melihat Indonesia selama masa pak Jokowi, berubah drastis. Di desa dengan dana desa, perubahannya juga terasa, untuk teknologi IT dengan keberadaan Palapa Ring misalnya, dan dukungan Pak Jokowi untuk perkembangan perkembangan unicorn di Indonesia. Jadi mereka melihat prestasi Pak Jokowi lengkap, mulai dari pemberantasan kemiskinan di desa sampai lompatan teknologi di Indonesia," tutur dia.
WN di Eropa, kata Andi, juga mengkhawatirkan maraknya hoax di Tanah Air. "Mereka melihat bagaimana politik ultranasionalis Eropa itu juga menggunakan strategi yang sama seperti kejadian di brexit misalnya, atau sekarang ada gelombang protes rasialis di perancis. Jadi Mereka benar-benar meminta agar mitigasi hoax itu dilakukan secara serius dan tim 01 tidak ikut dengan genderang hoax itu. Lebih fokus untuk mengangkat prestasi dan apa yang Pak Jokowi janjikan ke depan," pungkasnya.
(maf)