LTM PBNU Ajak Takmir Bersih-bersih Masjid dari Provokasi Politik

Minggu, 24 Februari 2019 - 19:20 WIB
LTM PBNU Ajak Takmir...
LTM PBNU Ajak Takmir Bersih-bersih Masjid dari Provokasi Politik
A A A
JAKARTA - Lembaga Takmir Masjid Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (LTM PBNU) mengajak para takmir atau pengurus Dewan kemakmuran Masjid (DKM), jamaah masjid, serta tokoh masyarakat untuk berperan aktif mencegah dan melawan masuknya provokasi dan kampanye politik ke dalam masjid.

LTM pun mengajak untuk melakukan aksi Bersih-bersih Masjid (BBM) Berkah dari fitnah, hoaks, dan ujaran kebencian.

Hal itu diingatkan LTM PBNU karena masjid rentan dimasuki para petualang politik yang ingin melakukan manuver dengan memanfaatkan masjid sebagai ladang kampanye mereka."Para petualang politik tidak segan-segan melakukan provokasi dengan berbagai bentuk fitnah, hoaks, dan ujaran kebencian. Ini tidak bisa dibenarkan. Ini harus dihentikan. Ini harus dilawan," kata Koordinator Nasional BBM Berkah, Ali Sobirin dalam keterangan tertulis, Minggu (24/2/2019).
Menurut dia, politik masjid adalah politik kebangsaan, yaitu politik yang mengedepankan cinta dan kasih sayang untuk seluruh elemen bangsa.

Oleh karena itu, masjid harus bersih dari berbagai hal terkait politik kekuasaan atau politik jangka pendek."Karena itu melanggar fungsi dasar masjid dan mengancam norma-norma ukhuwah (persaudaraan dan persaturan) di tengah-tengah masyarakat," katanya.

LTM PBNU juga mengajak para takmir untuk berani mengingatkan, bahkan menghentikan para khatib atau dai yang melakukan provokasi politik-praktis di dalam masjid.

Organisasi terebut juga menegaskan menolak politisasi masjid. "Masjid harus bersih dari fitnah, hoaks, dan ujaran kebencian yang diinsinuasi oleh para petualang politik," tandasnya.

Untuk mencegah provokasi politik masuk masjid, para takmir dan jamaah diimbau mengintensifkan silaturahmi dan tabayun untuk mengatasi segala bentuk insinuasi politik dan manuver politisasi masjid, meramaikan masjid sebagai pusat persaudaraan dan persatuan seluruh umat Islam.

"Menghidupkan masjid sebagai pusat distribusi rahmatan lil ‘alamin di tengah-tengah masyarakat," katanya.
(dam)
Berita Terkait
Selamat untuk Nahdlatul...
Selamat untuk Nahdlatul Ulama!
Jembatan Peradaban Nahdlatul...
Jembatan Peradaban Nahdlatul Ulama
Visi Nahdlatul Ulama...
Visi Nahdlatul Ulama Abad Kedua
Kemesraan Muhammadiyah-Nahdlatul...
Kemesraan Muhammadiyah-Nahdlatul Ulama, Bagaimana Memahaminya?
Nahdlatul Ulama Akan...
Nahdlatul Ulama Akan Bangun Peradaban dari Lautan
Semua Wilayah Siap Menyukseskan...
Semua Wilayah Siap Menyukseskan Porseni Nahdlatul Ulama
Berita Terkini
Pangi Chaniago: Kisruh...
Pangi Chaniago: Kisruh Dialog UGM Cerminan Menumpuknya Kemarahan Publik
Muktamar NU Harus Jadi...
Muktamar NU Harus Jadi Momentum Pemurnian, Bukan Arena Perebutan Kekuasaan
Kejagung Ungkap Peran...
Kejagung Ungkap Peran Glory Harimas Sihombing di Kasus Korupsi MBG: Jual Titik SPPG
Glory Harimas Sihombing...
Glory Harimas Sihombing Jadi Tersangka Baru Korupsi MBG
Sony Sanjaya Beberkan...
Sony Sanjaya Beberkan Ada Pengadaan Fiktif CCTV dan Sidik Jari Rp300 Miliar di Program MBG
Sony Sonjaya Diperiksa...
Sony Sonjaya Diperiksa Kejagung 9 Jam, Daftar Nama terkait Jual Beli Titik SPPG Bertambah Jadi 41 Orang
Infografis
7 Perang Besar di Selat...
7 Perang Besar di Selat Malaka, dari Jalur Rempah hingga Medan Tempur Kekuatan Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved