Jokowi Sebut Suara di Jateng Turun 2%, TKN: Untuk Memotivasi Pendukung

Minggu, 03 Februari 2019 - 13:52 WIB
Jokowi Sebut Suara di...
Jokowi Sebut Suara di Jateng Turun 2%, TKN: Untuk Memotivasi Pendukung
A A A
JAKARTA - Calon Presiden (Capres) nomor urut 01, Joko Widodo (Jokowi) menyatakan bahwa suaranya di Provinsi Jawa Tengah (Jateng) sempat turun 2%. Hal itu disampaikan Jokowi saat menghadiri deklarasi Alumni Jatim 01 di Surabaya beberapa waktu lalu.

Sekretaris Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma'ruf Amin , Hasto Kristiyanto mengatakan apa yang disampaikan Jokowi untuk memotivasi para pendukungnya agar bekerja lebih giat lagi.

"Ya itu memberikan semangat. Karena di dalam demokrasi, kita harus menyiapkan berbagai opsi. Dan Jateng ditargetkan mencapai 80 persen. Karena itulah dengan indikasi turun 2 persen, dari 67 menjadi 65, maka semua harus bergerak bersama," ujar Hasto di Gedung Djoeang Menteng, Jakarta, Minggu (3/2/2019).

(Baca juga: Soal Video Mbah Moen, Rommy: Ini Cara Kotor untuk Menang )


Sebaliknya, kata Hasto, berdasarkan survei internal suara Jokowi di Jateng masih kokoh dan meninggalkan penantangnya, Prabowo-Sandi. Hasto menganggap, apa yang disampaikan Jokowi cara petahana untuk menyemangati para pendukungnya.

Ditegaskan Hasto, sampai saat ini pihaknya meyakini menang tebal dari pasangan Prabowo-Sandi. Sebagai Sekjen PDIP, dirinya menyatakan menang besar di Jateng yang merupakan basis. Bahkan PDIP bisa mencapai rekor tertinggi semenjak Pemilu 1999 lalu.

"Di dapilnya Mbak Puan mencapai 61 persen. Sehingga kita lihat apa yang disampaikan Pak Jokowi dalam rangka membangunkan semangat militansi. Karena bagaimanapun kita sedang membangunkan semangat militansi," kata dia.

(Baca juga: Doa Mbah Moen Diklaim untuk Prabowo, Begini Reaksi TKN Jokowi )

"Membangun militansi itu semakin penting karena fitnah dan hoaks yang berinduk pada Obor Rakyat di 2014 diklaim berasal dari Tim Kampanye Prabowo," tandasnya.
(kri)
Berita Terkait
Survei Indikator Politik:...
Survei Indikator Politik: Pemilih Jokowi-Maruf Cenderung ke Ganjar Pranowo
Sempat Jadi Rival di...
Sempat Jadi Rival di Pilpres, Prabowo Ungkap Alasannya Mau Jadi Menteri Jokowi
Pilpres 2024, Perindo...
Pilpres 2024, Perindo Jamin Lanjutkan Gagasan Jokowi-Ma'ruf Amin
Maruf Amin Harap Kepemimpinannya...
Ma'ruf Amin Harap Kepemimpinannya dengan Jokowi Berakhir Husnulkhatimah
Prabowo Ungkap Alasan...
Prabowo Ungkap Alasan Mau Gabung Kabinet Jokowi: Saya Tidak Ingin Bangsa Ini Pecah
Buruh Puji Kabinet Jokowi...
Buruh Puji Kabinet Jokowi Tak Terpengaruh Kasak-kusuk Pilpres 2024
Berita Terkini
Dugaan Keterkaitan Eks...
Dugaan Keterkaitan Eks Jampidsus dengan Sejumlah Kasus Korupsi Disorot
Febrie Adriansyah Belum...
Febrie Adriansyah Belum Putuskan Ajukan Praperadilan
Perhitungan Kerugian...
Perhitungan Kerugian Negara Dipertanyakan, Pengamat Dorong Reformasi Audit BPKP
Wamendagri: Indonesia...
Wamendagri: Indonesia Punya Satu Kesempatan Manfaatkan Bonus Demografi Menuju Negara Maju
Legislator Golkar: Ratifikasi...
Legislator Golkar: Ratifikasi Perjanjian Dagang Harus Berdampak Nyata bagi UMKM dan Industri
Kapolri dan Istri Tinjau...
Kapolri dan Istri Tinjau Bazar Kreasi Bhayangkari Nusantara, Dukung Penguatan UMKM
Infografis
10 Pesawat Militer Termahal...
10 Pesawat Militer Termahal di Dunia, Harga 7 Bomber B-2 Hampir Setara Anggaran MBG
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved