KPU Anggap Debat Pilpres Tahun Ini Lebih Baik
Minggu, 20 Januari 2019 - 20:05 WIB
KPU Anggap Debat Pilpres Tahun Ini Lebih Baik
A
A
A
JAKARTA - Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU), Wahyu Setiawan menganggap bahwa debat pilpres putaran pertama tahun 2019 lebih hidup dibanding pada pilpres 2014.
"Dalam beberapa pencapaian, kita merasa dibandingkan dengan debat 2014 yang lalu, ini lebih hidup. Ini diakui oleh banyak pihak. Karena debatnya itu di ronde awal sudah debat," kata Wahyu saat menghadiri diskusi di kawasan Setia Budi, Jakarta Selatan, Minggu (20/1/2019).
Namun Wahyu mengakui bahwa masih banyak kekurangan pada debat perdana Pilpres 2019 yang berlangsung pada Kamis (17/1)) kemarin. Hall itu didapati Wahyu setelah KPU melakukan evaluasi serta adanya kritikan-kritikan pasca-debat perdana dilaksanakan.
"Hasil evaluasi kami, kami menyadari bahwa debat pertama (kemarin) belum sepenuhnya, artinya sudah ada yang terpenuhi tapi tidak sepenuhnya harapan publik itu terpenuhi," jelasnya.
Wahyu mengungkapkan, pihaknya terbuka jika ada kritikan baik dari masyarakat pada proses debat perdana. Masukan dan kritik tersebut nantinya dijadikan acuan pada debat kedua.
"Kami KPU akan melakukan evaluasi dan ini sudah kami lakukan setiap debat. Jadi debat pertama kita evaluasi untuk debat kedua, debat kedua pun kita evaluasi untuk debat ketiga. Demikian seterusnya," tuturnya.
Diketahui, debat Pilpres 2019 putaran kedua rencananya akan digelar pada 17 Februari 2019, mendatang. Debat kedua nanti mengangkat tema energi, pangan, sumber daya alam dan lingkungan hidup.
"Dalam beberapa pencapaian, kita merasa dibandingkan dengan debat 2014 yang lalu, ini lebih hidup. Ini diakui oleh banyak pihak. Karena debatnya itu di ronde awal sudah debat," kata Wahyu saat menghadiri diskusi di kawasan Setia Budi, Jakarta Selatan, Minggu (20/1/2019).
Namun Wahyu mengakui bahwa masih banyak kekurangan pada debat perdana Pilpres 2019 yang berlangsung pada Kamis (17/1)) kemarin. Hall itu didapati Wahyu setelah KPU melakukan evaluasi serta adanya kritikan-kritikan pasca-debat perdana dilaksanakan.
"Hasil evaluasi kami, kami menyadari bahwa debat pertama (kemarin) belum sepenuhnya, artinya sudah ada yang terpenuhi tapi tidak sepenuhnya harapan publik itu terpenuhi," jelasnya.
Wahyu mengungkapkan, pihaknya terbuka jika ada kritikan baik dari masyarakat pada proses debat perdana. Masukan dan kritik tersebut nantinya dijadikan acuan pada debat kedua.
"Kami KPU akan melakukan evaluasi dan ini sudah kami lakukan setiap debat. Jadi debat pertama kita evaluasi untuk debat kedua, debat kedua pun kita evaluasi untuk debat ketiga. Demikian seterusnya," tuturnya.
Diketahui, debat Pilpres 2019 putaran kedua rencananya akan digelar pada 17 Februari 2019, mendatang. Debat kedua nanti mengangkat tema energi, pangan, sumber daya alam dan lingkungan hidup.
(pur)