Kubu Jokowi Sebut Kisi-kisi Debat Capres Permintaan Kubu Prabowo

Senin, 07 Januari 2019 - 21:30 WIB
Kubu Jokowi Sebut Kisi-kisi...
Kubu Jokowi Sebut Kisi-kisi Debat Capres Permintaan Kubu Prabowo
A A A
JAKARTA - Politikus PDIP, Charles Honoris menilai keputusan Komisi Pemilihan Umum (KPU) yang memberikan daftar pertanyaan kepada pasangan calon (paslon) sebelum pelaksanaan debat capres-cawapres justru menguntungkan Prabowo-Sandi yang sering ‘off-side’ karena tidak memakai data dalam menyampaikan pernyataan kepada publik. Atau kalaupun menggunakan data, data yang disampaikan pun kerap salah.

"Jadi, daftar pertanyaan dari KPU ini supaya Prabowo tidak lagi menyebut Haiti ada di Afrika, dan tidak lagi asal ngomong bahwa selang cuci darah di RSCM dipakai untuk 40 orang. Juga agar Sandiaga bisa mengingat lagi utang-utangnya saat membangun Tol Cipali, sehingga dia tidak (pura-pura) lupa saat bicara ke publik," ujarnya melalui rilis yang diterima SINDOnews, Senin (7/1/2018).

Dia mengatakan, bayangkan kalau hal-hal ngawur seperti itu tersampaikan dalam debat capres-cawapres hanya karena Prabowo-Sandi tidak dikasih daftar pertanyaan sebelumnya. Jelas publik yang paling dirugikan.

"Sebab, publik berhak atas informasi yang benar, bukan informasi ngawur tanpa data, apalagi hoaks," kata Anggota Komisi I DPR ini.

Menurut Charles, buat Joko Widodo (Jokowi) debat bukanlah hal sulit dengan atau tanpa daftar pertanyaan sebelumnya. Sebab, kata dia Jokowi sudah kenyang pengalamanan dalam memimpin pemerintahan.

"Mulai dari wali kota, gubernur di ibukota negara, sampai jadi presiden sekarang ini. Pak Jokowi tinggal bercerita saja tentang kesuksesan pemerintahan dan prestasi yang telah dia buat selama ini," ucapnya.

Sebaliknya, Charles menilai bagi Prabowo debat itu mungkin sulit karena tidak memiliki pengalaman dalam pemerintahan sehingga harus mengarang cerita. Belum lagi, Prabowo harus menutupi rekam jejak masa lalunya yang kelam saat mertuanya berkuasa.

"Debat capres-cawapres bukan cerdas cermat untuk menjawab pertanyaan hafalan. Yang harus dimengerti juga bahwa keputusan KPU terkait pemberitahuan daftar pertanyaan debat, tidak bisa dibuat tanpa kesepakatan dari kedua timses."

"Bahkan saya mendengar kubu Prabowo-lah yang pertama kali meminta kisi-kisi diberikan. Jadi kalau mau protes silakan protes ke timses yang menyetujui, bukan berkoar-koar di media sosial dengan ujaran-ujaran kebohongan baru," sambungnya.
(kri)
Berita Terkait
Terus Dukung Pemerintahan...
Terus Dukung Pemerintahan Jokowi, PDIP: Wabah Corona Masalah Bersama
PDIP Jamu Para Sekjen...
PDIP Jamu Para Sekjen Parpol Pendukung Jokowi-Ma'ruf Amin Nasi Liwet hingga Es Blewah
PDIP Diminta Kawal Ketat...
PDIP Diminta Kawal Ketat Pemerintahan Jokowi
Soal Reshuffle, PDIP...
Soal Reshuffle, PDIP Yakin Presiden Punya Pertimbangan Politik dan Strategis
PDIP Dukung Jokowi Rombak...
PDIP Dukung Jokowi Rombak Kabinet
Jokowi Evaluasi Kinerja...
Jokowi Evaluasi Kinerja Menteri, PDIP: Ini Momentum Tepat
Berita Terkini
Megawati Tegaskan Prabowo...
Megawati Tegaskan Prabowo Bukan Musuh: Itu Teman Saya
BGN Evaluasi Insentif...
BGN Evaluasi Insentif SPPG Rp6 Juta per Hari
Istana Wapres Sebut...
Istana Wapres Sebut Tidak Ada Kesepakatan soal Tenggat Waktu Realisasikan Tuntutan Mahasiswa
Prabowo Terima Telepon...
Prabowo Terima Telepon Mahmoud Abbas, Tegaskan Indonesia Berdiri Bersama Palestina
BGN Pastikan Anggaran...
BGN Pastikan Anggaran MBG Dikurangi, Ini Alasannya
Temui Gibran, Mahasiswa...
Temui Gibran, Mahasiswa Beri Tenggat Waktu 5 Hari ke Pemerintah untuk Realisasikan Tuntutan
Infografis
Profil Letjen TNI Robi...
Profil Letjen TNI Robi Herbawan, Ajudan Prabowo yang Jadi Kabais TNI
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved