Kisruh KNPI, KAMMI Sebut Alasan Kongres Lanjutan Tidak Substansial

Jum'at, 04 Januari 2019 - 13:37 WIB
Kisruh KNPI, KAMMI Sebut...
Kisruh KNPI, KAMMI Sebut Alasan Kongres Lanjutan Tidak Substansial
A A A
JAKARTA - Penolakan terhadap kongres lanjutan Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) yang rencananya digelar pada 5-6 Januari terus disampaikan oleh sejumlah pihak. Alasan pelaksanaan kongres lanjutan itu dinilai tidak substansial.

Pihak yang mendorong adanya kongres lanjutan beralasan bahwa sesuai tata tertib, belum ada calon ketua umum yang memperoleh suara 50% plus satu suara dalam Kongres KNPI XV pada 18-22 Desember 2018 lalu. Karena itu, perlu digelar pemilihan putaran kedua.

Namun, Ketua Pengurus Pusat Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (PP KAMMI) Bayu Anggara menilai alasan itu tidak substansial. Sebab, hasil Kongres KNPI di Bogor akhir tahun lalu merupakan keputusan final. Dalam kongres tersebut Haris Pertama terpilih sebagai Ketua Umum DPP KNPI 2018-2021. (Baca juga: Kongres KNPI XV Putaran Kedua Digelar Pekan Ini )

"Saya ingat betul sebelum pemilihan Ketua Umum KNPI, salah satu calon ketua umum menyatakan mundur sebelum pemilihan, sehingga tersisa dua kandidat yang bertarung. Bagi kami dengan bertarungnya kedua kandidat tersebut ya ibarat putaran akhir, sehingga tidak ada istilah pemilihan putaran pertama. Jadi lucu dong kualitas kongres KNPI dengan dua kandidat tapi pemilihannya diselenggarakan dua putaran," kata Bayu Anggara yang juga sebagai delegasi Kongres KNPI XV dari PP KAMMI, di Jakarta, Jumat (5/1/2018).

Bayu menegaskan saat itu para peserta kongres menginginkan pemilihan satu putaran. Hal itu karena masing-masing pendukung merasa percaya diri jika kandidatnya yang akan memenangkan pertarungan.

KAMMI menyimpulkan bahwa dengan ditetapkannya Ketua Umum DPP KNPI terpilih Haris Pertama dan ditutupnya Kongres KNPI ke XV oleh pimpinan sidang, artinya Kongres KNPI XV telah selesai dengan keputusan yang telah ditetapkan bersama. (Baca juga: Disayangkan jika Ada Pihak-pihak yang Membuat OKP Terbelah )
(amm)
Berita Terkait
Resmi Dilantik, Badar...
Resmi Dilantik, Badar Sumsel Siap jadi Mediator Rakyat dan Pemerintah
Langkah BUMN Libatkan...
Langkah BUMN Libatkan Milenial Diapresiasi Organisasi Kepemudaan
Organisasi Kepemudaan...
Organisasi Kepemudaan Bantaeng Turut Dilibatkan Percepatan Vaksinasi
PPI Mediasi OKP hingga...
PPI Mediasi OKP hingga Mahasiswa Deklarasi Tolak Paham Radikalisme
Dukung Aktivitas Kepemudaan,...
Dukung Aktivitas Kepemudaan, KNPI Luncurkan Bus Pemuda Turangga Seta
Syafii Efendi Terima...
Syafii Efendi Terima Mandat Organisasi Pemuda Islam Dunia
Berita Terkini
Gus Lilur: Rekonsiliasi...
Gus Lilur: Rekonsiliasi Nasional Harus Diawali Kebenaran dan Penegakan Hukum
Sidang Praperadilan...
Sidang Praperadilan ke-2 Hari Ini, Roy Suryo Siap Dengarkan Jawaban Polda Metro Jaya
Eks Jampidsus Febrie...
Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Tersangka, Gerindra Dorong Evaluasi Total Sistem Pengawas Internal Kejaksaan
Ungkap Asal Usul Ide...
Ungkap Asal Usul Ide KDMP, Prabowo: Agar Rakyat Tak Terjerat Lintah Darat
Sahroni: Komisi III...
Sahroni: Komisi III Awasi Langsung Penggeledahan Kasus Febrie sebagai Bentuk Transparansi Hukum
Pakar: Penanganan Kasus...
Pakar: Penanganan Kasus Dugaan Korupsi Eks Jampidsus Jadi Ujian Besar bagi Kejagung
Infografis
5 Alasan Perdamaian...
5 Alasan Perdamaian Amerika Serikat dan Iran Sulit Terwujud
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved