Fahri Hamzah: OTT di Kemenpora Gerus Elektabilitas Jokowi

Jum'at, 21 Desember 2018 - 18:19 WIB
Fahri Hamzah: OTT di...
Fahri Hamzah: OTT di Kemenpora Gerus Elektabilitas Jokowi
A A A
JAKARTA - Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah menilai, operasi tangkap tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terhadap pejabat di Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora), bisa menggerus elektabiltas Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Sebab menurut Fahri, peristiwa pemberantasan korupsi menjelang Pemilu itu pasti menjatuhkan reputasi pemerintahan.

"Dasar OTT itu pengintipan. Pak Jokowi mengerti enggak ini barang, apapun ini akan menggerus elektabilitas Pak Jokowi," kata Fahri Hamzah di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Jumat (21/12/2018).

Fahri menambahkan, semakin sering OTT KPK itu dilakukan menjelang Pemilu, maka reputasi pemerintah akan semakin jatuh. "Rakyat akan mengatakan pemerintahan ini justru korupsinya tambah banyak," ujar Politikus Partai Keadilan Sejahtera (PKS) ini.

Maka itu, dia menyarankan Presiden Jokowi segera berkoordinasi dengan para pembantunya di kabinet untuk menyikapi OTT KPK itu. "Sehingga betul-betul ini jangan sampai menjadi faktor kekacauan politik," ujar legislator asal Nusa Tenggara Barat (NTB) ini.

Selain itu menurut dia, Presiden Jokowi perlu melakukan evaluasi terhadap berbagai sumber pendanaan pemerintahan. "Sebab ini lagi-lagi hibah kan. Nah yang non budjeter itu ada dimana saja dan metode pelaporanya dan penanganan dan pengelolaannya harus dibikin standar supaya dia tidak menjadi sumber terindikasi menjadi korupsi," tuturnya.

Sekadar diketahui, Deputi IV Prestasi Olahraga Kementerian Olahraga (Kemenpora) Mulyana (MUL) telah ditetapkan sebagai tersangka dugaan suap terkait penyaluran bantuan dari Pemerintah melalui Kemenpora kepada KONI tahun anggaran 2018 oleh KPK.

Selain itu, KPK juga menetapkan tersangka empat orang lainnya dalam kasus tersebut, Sekretaris Jenderal KONI Ending Fuad Hamidy (EFH), Bendahara Umum KONI Jhonny E Awuy (JEA), Pejabat Pembuat Komitmen pada Kemenpora Adi Purnomo (AP) dan Staf Kemenpora Eko Triyanto (ET).
(maf)
Berita Terkait
Ditangkap KPK, Ini Tiga...
Ditangkap KPK, Ini Tiga Kontroversi Bupati Penajam Paser Utara
OTT Hanya Dua Kali dalam...
OTT Hanya Dua Kali dalam 6 Bulan, KPK: Penjahatnya Lebih Pintar
Breaking News: KPK Gelar...
Breaking News: KPK Gelar OTT Jakarta dan Bekasi, Pejabat Negara Ditangkap
OTT di Jakarta dan Semarang,...
OTT di Jakarta dan Semarang, KPK Amankan Pejabat Perkeretaapian
Hanya Tangkap 5 Orang,...
Hanya Tangkap 5 Orang, KPK Akui Tak Banyak OTT Sepanjang Semester I 2022
Usai Terjaring OTT KPK,...
Usai Terjaring OTT KPK, Bupati Meranti Segera Diterbangkan ke Jakarta
Berita Terkini
Mendagri Harapkan Lulusan...
Mendagri Harapkan Lulusan IPDN Jadi Agen Perubahan ASN
Mendagri Tito: Pelibatan...
Mendagri Tito: Pelibatan Sektor Swasta Akan Optimalkan Realisasi Program Perumahan Rakyat
KPK Tahan 3 Tersangka...
KPK Tahan 3 Tersangka Kasus Suap Dana Hibah Pokmas Jawa Timur
Mendagri Apresiasi 10...
Mendagri Apresiasi 10 Calon Wisudawan Terbaik IPDN Angkatan XXXIII dari Beragam Latar Belakang
Apresiasi Penunjukan...
Apresiasi Penunjukan Sudaryono sebagai Kepala BGN, Amos Simanjuntak: Pilihan Tepat
Perludem Usulkan MMP,...
Perludem Usulkan MMP, Partai Perindo Sebut Jadi Alternatif Solutif Reformasi Pemilu
Infografis
10 Negara dengan Harga...
10 Negara dengan Harga Bensin Termurah di Dunia, Libya Cuma Rp427 per Liter
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved