Meski Kalah di 2014, PDIP Sebut Jokowi Tidak Melupakan Banten
Kamis, 20 Desember 2018 - 15:44 WIB
Meski Kalah di 2014, PDIP Sebut Jokowi Tidak Melupakan Banten
A
A
A
LEBAK - Sekjen DPP PDIP, Hasto Kristiyanto mengatakan Presiden Joko Widodo (Jokowi) kalah suara dari Prabowo Subianto di Banten pada Pemilu 2014. Namun, Jokowi tetap memperhatikan pembangunan di daerah tersebut.
Hal tersebut disampaikan Hasto saat safari kebangsaan dan konsolidasi partai di Kabupaten Lebak, Banten, Kamis (20/12/2018). Selain kader PDIP, turut hadir dalam konsolidasi itu para ulama dan tokoh masyarakat Banten.
"Meski di Banten 2014 Pak Jokowi-JK kalah apakah Banten dilupakan?" tanya Hasto seraya meminta kepada masyarakat yang hadir mencontohkan satu program yang dinikmati warga Banten.
Salah satu warga yang bersedia maju ke atas panggung pun menjawab program pemerintahan Jokowi itu. Sejumlah program yang dianggap menyentuh warga Banten seperti PKH, program KIS, KIP dan pembagian sertifikat tanah.
Bahkan Deri, salah satu warga menyebut pembangunan infrastruktur seperti jembatan dan jalan yang dilakukan Pemerintah Jokowi sangat membantu aktivitas warga di tempatnya. Kesaksian para warga ini pun langsung direspons Hasto.
Menurutnya, Presiden Jokowi telah membangun 30 jembatan gantung di Banten. Kata dia itu bukti perhatian Jokowi kepada masyarakat Banten. Meski Jokowi kalah suara pada Pilpres 2014, Jokowi tetap memimpin untuk seluruh rakyat Indonesia.
"30 jembatan gantung dibangun, dana desa, itu namanya prestasi. Itu namanya Pak Jokowi enggak beda-bedakan," kata dia.
Lantas, Hasto menayakan apakah ada keberhasilan Prabowo Subianto. Namun tidak ada yang menjawab. Karena itu Hasto mengatakan jelas ada perbedaan rekam jejak.
"Itulah yang maksudnya rekam jejak. Pemilu itu adu program bukan fitnah," pungkasnya.
Hal tersebut disampaikan Hasto saat safari kebangsaan dan konsolidasi partai di Kabupaten Lebak, Banten, Kamis (20/12/2018). Selain kader PDIP, turut hadir dalam konsolidasi itu para ulama dan tokoh masyarakat Banten.
"Meski di Banten 2014 Pak Jokowi-JK kalah apakah Banten dilupakan?" tanya Hasto seraya meminta kepada masyarakat yang hadir mencontohkan satu program yang dinikmati warga Banten.
Salah satu warga yang bersedia maju ke atas panggung pun menjawab program pemerintahan Jokowi itu. Sejumlah program yang dianggap menyentuh warga Banten seperti PKH, program KIS, KIP dan pembagian sertifikat tanah.
Bahkan Deri, salah satu warga menyebut pembangunan infrastruktur seperti jembatan dan jalan yang dilakukan Pemerintah Jokowi sangat membantu aktivitas warga di tempatnya. Kesaksian para warga ini pun langsung direspons Hasto.
Menurutnya, Presiden Jokowi telah membangun 30 jembatan gantung di Banten. Kata dia itu bukti perhatian Jokowi kepada masyarakat Banten. Meski Jokowi kalah suara pada Pilpres 2014, Jokowi tetap memimpin untuk seluruh rakyat Indonesia.
"30 jembatan gantung dibangun, dana desa, itu namanya prestasi. Itu namanya Pak Jokowi enggak beda-bedakan," kata dia.
Lantas, Hasto menayakan apakah ada keberhasilan Prabowo Subianto. Namun tidak ada yang menjawab. Karena itu Hasto mengatakan jelas ada perbedaan rekam jejak.
"Itulah yang maksudnya rekam jejak. Pemilu itu adu program bukan fitnah," pungkasnya.
(kri)