Paviliun Indonesia Hadirkan 225 Pembicara

Selasa, 11 Desember 2018 - 13:33 WIB
Paviliun Indonesia Hadirkan...
Paviliun Indonesia Hadirkan 225 Pembicara
A A A
KATOWICE - Indonesia membuktikan diri menjadi salah satu negara paling terdepan dalam kesepakatan perubahan iklim. Bukti komitmen dan konsistensi pemerintah dalam kesepakatan global tersebut di tampilkan di Paviliun Indonesia pada Konferensi Perubahan Iklim (COP) 24, Katowice, Polandia, kemarin.

Ketua Paviliun Indonesia Agus Justianto mengungkapkan, Paviliun Indonesia di COP 24 merupakan refleksi implementasi Paris Agreement. Selama hampir dua pekan pelaksanaan COP 24 akan ada 52 sesi yang dihadiri 225 pembicara dengan perkiraan total 2.865 peserta diskusi dari berbagai negara peserta konferensi. “Sepanjang minggu pertama saja telah menghadirkan 83 pembicara dalam 21 sesi, di hadiri 1.265 peserta,” ungkap Agus dalam rilis yang diterima KORAN SINDO kemarin. Paviliun Indonesia, lanjut dia, menjadi salah satu favorit peserta konferensi.

Melalui berbagai sesi yang dihadirkan, keberadaannya menjadi rumah informasi bagi delegasi negara-negara di dunia tentang berbagai upaya mitigasi, adaptasi, kebijakan, aturan, dan implementasi perubahan iklim. Setiap hari tidak kurang dari 400-500 pengunjung bisa memenuhi lokasi dengan menggelar hingga delapan sesi diskusi.

Nara sumbernya mulai dari perwakilan pemerintah Indonesia, perwakilan dari negara para pihak, pemda (gubernur, bupati/wali kota), akademisi, para dubes, dunia usaha, hingga aktivis. “Bisa dikatakan nyaris tak pernah sepi di hari kerja karena antusiasme pengunjung dan peserta diskusi,” katanya.

Soft Diplomasi
Paviliun Indonesia menjadi bagian dari soft diplomasi Indonesia pada COP24 dan sudah berlangsung selama empat tahun berturut-turut dengan aktif saat pelaksanaan konferensi, dan pada akhir pekan dimanfaatkan para delegasi untuk melakukan evaluasi kerja.

“Koordinasi sudah dilakukan paling tidak empat kali pertemuan dengan para pihak, termasuk kementerian terkait, jauh sebelum COP24 dimulai,” ungkapnya. Agus menjelaskan, semua in formasi terkait Paviliun Indonesia juga bisa diakses melalui indonesiaunfccc.com.

Paviliun yang tampil dengan nuansa khas daerah serta kekayaan Indonesia lainnya ini telah disiapkan sedemikian rupa sejak 10 bulan lalu dengan kerja sama berbagai pihak. Dari lokasi ini, peserta COP24 bisa melihat kerja nyata Indonesia dalam agenda perubahan iklim global. (Sunu Hastoro)
(nfl)
Berita Terkait
Upaya Mendukung Pemerintah...
Upaya Mendukung Pemerintah dalam Mencapai Net Zero Carbon
Jaga Kondisi Lingkungan,...
Jaga Kondisi Lingkungan, Jadi Awal Lahirnya Token Anagata Karya Anak Bangsa
Hutan Kota Pakansari...
Hutan Kota Pakansari Berikan Berbagai Manfaat buat Masyarakat
Kurangi Dampak Negatif,...
Kurangi Dampak Negatif, Perlunya Produk Ramah Lingkungan
Sinergi Winmar Holding...
Sinergi Winmar Holding dan Beca Sci Tech Ciptakan Energi Ramah Lingkungan
Legislator Jabar: Konservasi...
Legislator Jabar: Konservasi Alam Mutlak Harus Dilakukan
Berita Terkini
Pakar Hukum: Secara...
Pakar Hukum: Secara Yuridis Pemeriksaan Mantan Jampidsus Tak Perlu Izin Kapolri dan Pejabat Negara Lainnya
Anggaran Rehab-Rekon...
Anggaran Rehab-Rekon Mulai Didistribusikan, Tito Minta K/L Informasikan Rencana Program pada Kepala Daerah
Roy Suryo: Rismon Tak...
Roy Suryo: Rismon Tak Layak Jadi Saksi di Kasus Ijazah Jokowi
Menteri Dody Ungkap...
Menteri Dody Ungkap Masalah Internal Kementerian PU Sangat Serius, Bongkar Berbagai Kasus termasuk Korupsi
OTT di Lombok Barat,...
OTT di Lombok Barat, KPK Sita Barang Bukti Rp9,06 Miliar
Kemendagri Kawal Penanganan...
Kemendagri Kawal Penanganan Tuberkulosis dalam RPJMD, RKPD, hingga APBD
Infografis
Trade Misinvoicing dan...
Trade Misinvoicing dan Upaya Penguatan Integritas Perdagangan Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved