Respons TKN Soal Rencana Tim Prabowo-Sandi Pindah Markas ke Jateng
Minggu, 09 Desember 2018 - 22:31 WIB
Respons TKN Soal Rencana Tim Prabowo-Sandi Pindah Markas ke Jateng
A
A
A
JAKARTA - Calon Wakil Presiden nomor urut 02, Sandiaga S Uno memberikan perhatian penuh terhadap Provinsi Jawa Tengah (Jateng), sehingga Sandi sapaan akrabnya berniat memindahkan markas pemenangan mereka dari Jakarta ke Jateng Januari mendatang.
Rencana ini sebagaimana diungkap Direktur Materi Debat Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi, Sudirman Said.
Merespons hal ini, Wakil Ketua Tim Kampanye Nasional (TKN) pasangan nomor urut 01 Jokowi-KH Ma'ruf Amin, Abdul Kadir Karding menganggap, kubu Prabowo-Sandi menyadari Jateng basis pemilih Jokowi yang sangat kuat.
"Maka mereka menggunakan segala cara untuk menggerus suara warga Jawa Tengah," ujar Karding saat dihubungi, Minggu (9/12/2018).
Karding menganggap, semakin mereka memindahkan markas pemenangan ke Jateng, maka militansi warga Jateng semakin menguat kepada Jokowi. Sehingga, rencana pemindahan tersebut malah menguntungkan Jokowi-Ma'ruf.
"Dan kampanye mereka ini masih kampanye model-model kuno. Sekarang ini era informasi, era medsos, dan sebagainya. Tempat kampanye itu tidak akan memberi pengaruh yang besar," tandasnya.
Rencana ini sebagaimana diungkap Direktur Materi Debat Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi, Sudirman Said.
Merespons hal ini, Wakil Ketua Tim Kampanye Nasional (TKN) pasangan nomor urut 01 Jokowi-KH Ma'ruf Amin, Abdul Kadir Karding menganggap, kubu Prabowo-Sandi menyadari Jateng basis pemilih Jokowi yang sangat kuat.
"Maka mereka menggunakan segala cara untuk menggerus suara warga Jawa Tengah," ujar Karding saat dihubungi, Minggu (9/12/2018).
Karding menganggap, semakin mereka memindahkan markas pemenangan ke Jateng, maka militansi warga Jateng semakin menguat kepada Jokowi. Sehingga, rencana pemindahan tersebut malah menguntungkan Jokowi-Ma'ruf.
"Dan kampanye mereka ini masih kampanye model-model kuno. Sekarang ini era informasi, era medsos, dan sebagainya. Tempat kampanye itu tidak akan memberi pengaruh yang besar," tandasnya.
(maf)