Kubu Jokowi-Ma'ruf Nilai Reuni 212 untuk Mendukung Prabowo
Senin, 03 Desember 2018 - 13:42 WIB
Kubu Jokowi-Ma'ruf Nilai Reuni 212 untuk Mendukung Prabowo
A
A
A
JAKARTA - Kehadiran Calon Presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto dalam reuni akbar alumni 212 kemarin dipandang berbau politis. Koalisi Joko Widodo (Jokowi) - KH Ma'ruf Amin menilai reuni yang diselenggarakan di Monas, Jakarta itu dimaksudkan untuk mendukung Prabowo Subianto - Sandiaga Uno.
"Kan kalau bagi kami itu sudah jelas bahwa forum reuni itu memang dimaksudkan untuk mendukung pencapresan Pak Prabowo," ujar Wakil Ketua Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo (Jokowi) - KH Ma'ruf Amin, Arsul Sani di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Senin (3/12/2018).
Namun, dia mempersilakan masyarakat untuk menilai apakah kehadiran Prabowo Subianto dalam reuni akbar alumni 212 itu sebagai bentuk kampanye atau tidak. "Sebab kalau TKN yang mempersoalkan segala macam, itu saya kira enggak kondusif lah politik kita, nanti situasi lapor melapor itu akan terus, tapi kan kita enggak bisa menghalangi elemen masyarakat yang berkeberatan," kata sekretaris jenderal Partai Persatuan Pembangunan (PPP) ini.
Di samping itu, dia bersyukur bahwa acara reuni akbar alumni 212 itu sudah selesai diselenggarakan. "Alhamdulillah, terlepas dari kontroversi bahwa forum itu bagi sebagian orang termasuk di kami juga itu aroma politiknya itu begitu kental, unsur kampanyenya juga ada, tapi karena itu sudah selesai, lancar, tidak terjadi apa-apa, ya kita syukuri saja," kata anggota Komisi III DPR ini.
Dia pun mengakui acara reuni akbar alumni 212 itu berjalan dengan baik. "Ya sudah kita terima saja," pungkasnya.
"Kan kalau bagi kami itu sudah jelas bahwa forum reuni itu memang dimaksudkan untuk mendukung pencapresan Pak Prabowo," ujar Wakil Ketua Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo (Jokowi) - KH Ma'ruf Amin, Arsul Sani di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Senin (3/12/2018).
Namun, dia mempersilakan masyarakat untuk menilai apakah kehadiran Prabowo Subianto dalam reuni akbar alumni 212 itu sebagai bentuk kampanye atau tidak. "Sebab kalau TKN yang mempersoalkan segala macam, itu saya kira enggak kondusif lah politik kita, nanti situasi lapor melapor itu akan terus, tapi kan kita enggak bisa menghalangi elemen masyarakat yang berkeberatan," kata sekretaris jenderal Partai Persatuan Pembangunan (PPP) ini.
Di samping itu, dia bersyukur bahwa acara reuni akbar alumni 212 itu sudah selesai diselenggarakan. "Alhamdulillah, terlepas dari kontroversi bahwa forum itu bagi sebagian orang termasuk di kami juga itu aroma politiknya itu begitu kental, unsur kampanyenya juga ada, tapi karena itu sudah selesai, lancar, tidak terjadi apa-apa, ya kita syukuri saja," kata anggota Komisi III DPR ini.
Dia pun mengakui acara reuni akbar alumni 212 itu berjalan dengan baik. "Ya sudah kita terima saja," pungkasnya.
(pur)