Badan Pengawas MA Akan Evaluasi Ketua PN Jaksel dan Jaktim

Kamis, 29 November 2018 - 19:30 WIB
Badan Pengawas MA Akan...
Badan Pengawas MA Akan Evaluasi Ketua PN Jaksel dan Jaktim
A A A
JAKARTA - Mahkamah Agung (MA) melalui badan pengawasnya akan melakukan evaluasi pada Ketua Pengadilan Negeri Jakarta Selatan (Jaksel) dan Jakarta Timur (Jaktim) karena aparatur pengadilan keduanya telah ditetapkan tersangka karena terlibat kasus suap.

"Jelas ini akan dievaluasi oleh Badan Pengawas Mahkamah Agung apakah pimpinan dari Pengadilan tersebut sudah sesuai atau tidak dengan peraturan MA No 8 Tahun 2016. Dimana dalam peraturan itu, dia (ketua pengadilan negeri) mempunyai kewajiban untuk membina dan mengawasi para anggotanya," ujar Juru Bicara MA Suhadi dalam jumpa pers di Media Center MA, Jakarta, Kamis (29/11/2018).

Suhadi menjelaskan, Badan Pengawas MA akan mengecek apakah Ketua PN Jaksel dan Jaktim pernah melakukan rapat pembinaan, mengecek absensi hingga notulen. "Kalau sudah optimal dilakukan upaya tersebut, ternyata pembinaan dan pengawasan terus menerus dilakukan Ketua PN, maka Ketua PN itu bisa lepas dari sanksi," jelas Suhadi.

Namun bila diketahui Ketua PN lalai tidak melakukan pembinaaan kepada anggotanya, MA tidak segan-segan akan memberikan sanksi atas kelalaian Ketua PN tersebut.

"Seperti di Bengkulu dicopot dari jabatannya. Tapi itu melalui proses, proses sesuai dengan peraturan Mahkmah Agung Nomor 8 itu diproses oleh Badan Pengawas MA," jelas Suhadi.

Diketahui KPK menetapkan dua orang Hakim PN Jaksel, Iswahyu Widodo dan Irwan serta Panitera Pengganti PN Jaktim Muhammad Ramadhan sebagai tersangka atas dugaan suap terhadap Hakim Pengadilan Negeri Jakarta Selatan terkait dengan putusan perkara perdata di PN Jakarta Selatan Tahun 2018.
(kri)
Berita Terkait
OTT Hakim di Depok,...
OTT Hakim di Depok, KPK Sita Uang Ratusan Juta Rupiah
Penampakan Ketua Pengadilan...
Penampakan Ketua Pengadilan Negeri Depok Kenakan Rompi Oranye KPK
OTT Hakim di Depok,...
OTT Hakim di Depok, KPK Tangkap Ketua PN dan 6 Orang Lainnya
OTT KPK Tangkap Hakim...
OTT KPK Tangkap Hakim PN Surabaya
Hakim Agung Kena OTT...
Hakim Agung Kena OTT KPK, Diduga Terkait Suap Pengurusan Perkara
Baru OTT 2 Kali Sepanjang...
Baru OTT 2 Kali Sepanjang Semester I Tahun 2025, KPK Minta Maaf
Berita Terkini
Ditetapkan Tersangka...
Ditetapkan Tersangka oleh KPK, Bupati Cilacap Syamsul Ajukan Praperadilan
Langkah Berani Kejagung...
Langkah Berani Kejagung Sentuh Korupsi MBG Jadi Sinyal Kuat Penegakan Hukum Tanpa Impunitas
Cegah Kasus Korupsi...
Cegah Kasus Korupsi di BGN Terulang, Saut Situmorang Beri Saran Ini ke Nanik Deyang
Geger, WNI Bunuh WNI...
Geger, WNI Bunuh WNI di Hokkaido Jepang, Satu Anggota Polisi Ikut Terluka
Prihatin Kasus Korupsi...
Prihatin Kasus Korupsi di BGN, Hasto PDIP: Suara Kritis Masyarakat Sudah Mengungkapkan Hal Itu
Kelakar Jenderal Sigit:...
Kelakar Jenderal Sigit: Selesai Jadi Kapolri, Saya Gantian Jadi Aktivis
Infografis
Piala Dunia 2026: Panggung...
Piala Dunia 2026: Panggung Terakhir Messi-Ronaldo dan Lahirnya Era Baru
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved