Kemendagri dan BSSN MoU Pemanfaatan Data Kependudukan

Senin, 19 November 2018 - 21:28 WIB
Kemendagri dan BSSN...
Kemendagri dan BSSN MoU Pemanfaatan Data Kependudukan
A A A
JAKARTA - Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) dan Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) menandatangani Nota Kesepahaman tentang Keamanan Teknologi Informasi dan Komunikasi dan Pemanfaatan Data Nomor Induk Kependudukan (NIK), Data Kependudukan dan KTP Elektronik. Penandatangan dilakukan Mendagri Tjahjo Kumolo dan Kepala BSSN Djoko Setiadi di Auditorium Reobiono Kertopati, Kantor BSSN, Jakarta Selatan, Senin (19/11/2018).

Tjahjo menyampaikan pentingnya MoU pemanfaatan teknologi informasi dan komunikasi melalui data NIK. Dengan MoU ini program single identity number diharapkan segera terealisasi.

Menurutnya, MoU Kemendagri dengan BSSN sangat penting sekali menyangkut Pileg, Pilpres dan keperluan kementerian/lembaga serta kepentingan masyarakat lainnya. Dari sekitar 263 juta penduduk Indonesia bisa diakses jika ada izin dan MoU.

“Sebagai contoh kemarin Kemendagri membantu Inafis Polri di RS Kramatdjati mengidentifikasi korban Lion Air JT 610. Ternyata banyak ditemukan penumpang yang membeli tiket tidak menggunakan nama lengkap apalagi mencantumkan NIK-nya. Itu salah satu contohnya,” kata Tjahjo.

Lebih lanjut, Ia juga mengharapkan paling lambat tahun depan seluruh warga negara Indonesia (WNI) sudah single identity number dengan NIK bisa diakses untuk keperluan apapun. “Kami sudah bekerja sama dengan swasta dan lembaga lainnya. Kami proaktif dengan semua lembaga yang ada dan harus didukung juga dengan partisipasi masyarakat dalam melakukan perekaman e-KTP yang sebenarnya untuk kepentingan masyarakat juga,” ujarnya.

Tjahjo menegaskan bahwa prinsipnya data dari Kemendagri sudah fix, tidak mungkin mengeluarkan NIK baru. Mengenai faktor keamanan, ia menjamin tidak mungkin Ditjen Dukcapil Kemendagri mengeluarkan NIK baru atau ganda.

“Kemendagri terus mendorong data kependudukan yang saat ini sekitar 263 juta yang ada tersedia rapi dalam database kependudukan. Kemendagri terus merapikan data kependudukan dengan selalu bekerjasama dengan kementerian/lembaga lainnya. Karena ini penting karena data kependudukan harus didukung semua pihak,” tandasnya.
(poe)
Berita Terkait
Kemendagri Permudah...
Kemendagri Permudah Transgender Dapatkan e-KTP
TKSK Gresik Bantu Dispendukcapil...
TKSK Gresik Bantu Dispendukcapil Rampungkan Perekaman e-KTP ODGJ dan Disabilitas
Jemput Bola, Pemkot...
Jemput Bola, Pemkot Jaksel Sasar Perekaman e-KTP di Sekolah
20 Tahun Dianggap Sebagai...
20 Tahun Dianggap Sebagai Warga Liar, Kini Warga Kebun Sayur Miliki KTP dan KK
Khilafatul Muslimin...
Khilafatul Muslimin Bikin NIW Pengganti e-KTP, Kemendagri: Perlu Ditindak Tegas
Sangat Mudah Miliki...
Sangat Mudah Miliki e-KTP Digital, Yuk Simak Syarat dan Cara Membuatnya
Berita Terkini
Gugatan Paulus Tannos...
Gugatan Paulus Tannos di Singapura Ditolak, KPK: Percepat Proses Ekstradisi ke Indonesia
Tumbuhkan Asa Jurnalis...
Tumbuhkan Asa Jurnalis Muda di Era Disruspi Digital, IJTI Gelar Konferensi Jurnalis Kampus se-Indonesia
Kemenag Catat 2 Juta...
Kemenag Catat 2 Juta Hewan Kurban Senilai Rp18,28 Triliun Dipotong saat Iduladha
KPK Kembali Geledah...
KPK Kembali Geledah Rumah Silmy di Jalan Brawijaya Jaksel
LPSK Siap Berikan Perlindungan...
LPSK Siap Berikan Perlindungan bagi Justice Collaborator Kasus BGN dan Imipas
Ditangkap Kejagung,...
Ditangkap Kejagung, Eks Waka BGN Sony Sonjaya Masih Syok
Infografis
Piala Dunia 2026: Panggung...
Piala Dunia 2026: Panggung Terakhir Messi-Ronaldo dan Lahirnya Era Baru
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved