Demokrat Bebaskan Caleg Dukung Capres, Kubu Jokowi Hormati Sikap SBY

Kamis, 15 November 2018 - 10:32 WIB
Demokrat Bebaskan Caleg...
Demokrat Bebaskan Caleg Dukung Capres, Kubu Jokowi Hormati Sikap SBY
A A A
JAKARTA - Partai Gerindra mempertanyakan sikap partai Demokrat yang sampai saat ini Ketua Umumnya, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dan Komandan Kogasma Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) belum melakukan kampanye untuk Prabowo Subianto-Sandiaga S Uno.

Selisih pendapat pun terjadi antar elite partai pengusung nomor urut 02 itu. Kabar terbaru kenapa partai berlambang bintang mercy itu belum mau berkampanye untuk Prabowo-Sandi karena memilih fokus memenangkan caleg yang diusung partai tersebut.

Sekretaris Tim Kampanye Nasional (TKN) Pasangan Jokowi-Ma'ruf Amin, Hasto Kristiyanto menghomati keputusan SBY dan Partai Demokrat yang membebaskan seluruh calegnya menentukan pilihan pasangan capres-cawapres.

"Ini kami beri apresiasi mengingat Pak SBY di dalam mengambil keputusan ada pertimbangan yang matang," ujar Hasto di Rumah Cemara, Menteng, Jakarta, Rabu 14 November 2018.

Dalam hal ini, Hasto menilai sikap Demokrat yang membebaskan calegnya dalam pilpres secara tidak langsung sebenarnya telah membolehkan dukungan kepada pasangan nomor urut 01 Jokowi-Ma'ruf.

"Mengingat dengan adanya kebebasan tersebut ini juga berangkat dari realitas berdasarkan hasil survei dan juga dukungan kepala daerah lintas koalisi Indonesia kerja juga menunjukkan kepemimpinan Pak Jokowi-Ma'ruf dapat diterima secara luas," tuturnya.

Selain itu, Hasto menganggap pernyataan secara resmi untuk memberi kebebasan kepada caleg juga menunjukkan bahwa berdasarkan adu gagasan, adu program, dan rekam jejak dimulai dari rekam jejak keluarga, rekam jejak karier politik, rekam jejak membangun Indonesia ke depan, memang itu mengisyaratkan bahwa Demokrat menyatakan bahwa dukungan keada Prabowo-Sandi secara formal di KPU ternyata sekarang mengalami perubahan.

"Ini merupakan bagian dari dinamika politik dan buat kami, kami nilai sebagai hal positif," tandas Sekjen DPP PDIP itu.
(kri)
Berita Terkait
Sempat Jadi Rival di...
Sempat Jadi Rival di Pilpres, Prabowo Ungkap Alasannya Mau Jadi Menteri Jokowi
Reshuffle Kabinet, Partai...
Reshuffle Kabinet, Partai Demokrat: Kami Tidak Akan Mencampurinya
Prabowo Ungkap Alasan...
Prabowo Ungkap Alasan Mau Gabung Kabinet Jokowi: Saya Tidak Ingin Bangsa Ini Pecah
AHY Ungkap Perebutan...
AHY Ungkap Perebutan Demokrat untuk Kendaraan Politik Pilpres 2024
Partai Demokrat Minta...
Partai Demokrat Minta Penanganan Wabah Corona Tidak Politis
Prabowo-Sandi Jadi Menteri...
Prabowo-Sandi Jadi Menteri Jokowi, Memenya Bikin Ngakak
Berita Terkini
Madam Halimah Yacob...
Madam Halimah Yacob Membuka Harmony in Diversity Award Perdana di Jakarta
Jadi Saksi Dalam Sprindik...
Jadi Saksi Dalam Sprindik Baru, Kejagung Sebut Status Tersangka Febrie Adriansyah dari Polri Tak Gugur
Harlah ke-28 PKB, Panji...
Harlah ke-28 PKB, Panji Bangsa Gelar Turnamen Mini Soccer Inklusif
Kualitas Negara Hukum...
Kualitas Negara Hukum Terletak dari Kemampuan Aparat Menjaga Hati Nurani
Bakamla Gelar Latihan...
Bakamla Gelar Latihan Menembak di Perairan Dekat Pulau Galang
Gus Ipul Respons Wacana...
Gus Ipul Respons Wacana Cak Imin soal Pemimpin Baru PBNU: Baik untuk Didiskusikan
Infografis
8 Menteri Era Jokowi...
8 Menteri Era Jokowi yang Terjerat Kasus Korupsi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved